RADAR TULUNGAGUNG - Yamaha Aerox A motor listrik resmi mencuri perhatian publik setelah diperkenalkan di pasar India pada awal November 2025.
Skutik listrik bergaya sporty ini langsung jadi perbincangan karena tetap mempertahankan DNA agresif khas Aerox, namun kini hadir tanpa mesin bensin.
Kehadiran Yamaha Aerox A motor listrik menjadi bukti keseriusan Yamaha dalam memasuki era elektrifikasi, khususnya di segmen skutik performa tinggi.
Model ini bahkan digadang-gadang sebagai masa depan lini Aerox yang selama ini identik dengan kecepatan dan gaya sporty.
Sejak pertama kali diperlihatkan, motor ini langsung menarik perhatian berkat desainnya yang nyaris tidak berubah dari versi bensin seperti Yamaha Aerox 155.
Namun, perbedaan utama terletak pada absennya mesin konvensional yang kini digantikan oleh sistem motor listrik modern.
Desain Tetap Agresif, DNA Aerox Masih Kental
Secara tampilan, Yamaha Aerox A masih mempertahankan desain tajam dengan dual LED headlamp dan bodi aerodinamis. Siluet sporty tetap dipertahankan agar tidak kehilangan identitas sebagai skutik performa tinggi.
Bagian dek bawah kini menjadi tempat baterai modular, menggantikan posisi mesin bensin. Yamaha juga memastikan distribusi bobot tetap seimbang, sehingga handling tetap stabil seperti versi konvensional.
Lampu LED dengan DRL berbentuk X semakin memperkuat kesan futuristik. Selain itu, pilihan warna seperti biru metalik, matte silver, hingga hitam merah memberikan tampilan agresif yang khas anak muda.
Performa Nendang, Torsi Jauh Lebih Besar
Masuk ke sektor performa, Yamaha Aerox A dibekali motor listrik bertenaga 9,5 kW atau setara 12,7 hp. Angka ini memang tidak jauh dari versi bensin, namun yang membedakan adalah torsinya.
Motor listrik ini mampu menghasilkan torsi hingga 48 Nm, jauh melampaui Aerox 155 yang hanya sekitar 13,9 Nm. Hasilnya, akselerasi terasa instan dan lebih responsif sejak putaran awal.
Bahkan, sejumlah laporan uji coba menyebutkan motor ini mampu melesat dari 0–50 km/jam hanya dalam waktu sekitar 3 detik, dengan top speed mencapai 105 km/jam.
Tiga Mode Berkendara dan Fitur Boost
Untuk mendukung karakter berkendara, Yamaha menyematkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power.
Mode Eco cocok untuk penggunaan hemat energi di dalam kota. Mode Standard memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi, sementara mode Power menghadirkan akselerasi maksimal.
Tak hanya itu, terdapat fitur boost mode yang memberikan tambahan tenaga sesaat untuk kebutuhan menyalip. Fitur reverse mode juga disematkan untuk memudahkan manuver mundur di area sempit.
Baterai Ganda, Jarak Tempuh 100 Km Lebih
Yamaha Aerox A menggunakan dua baterai detachable dengan total kapasitas 6 kWh. Sistem ini memungkinkan pengguna melepas baterai untuk pengisian daya di rumah atau kantor.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 106 km dalam mode Eco, cukup untuk kebutuhan komuter harian. Pengisian daya hingga 80 persen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.
Dengan sistem belt drive, motor ini juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan minim perawatan dibanding motor berbasis rantai.
Fitur Modern dan Konektivitas Lengkap
Di sektor fitur, Yamaha Aerox A sudah dilengkapi panel instrumen digital dengan konektivitas Bluetooth melalui aplikasi Y-Connect.
Pengguna bisa memantau status baterai, jarak tempuh, hingga statistik perjalanan secara real time. Selain itu, tersedia smart key system, USB charger, serta sistem pengereman cakram dengan Combined Braking System (CBS).
Harga dan Potensi Masuk Indonesia
Untuk pasar India, harga Yamaha Aerox A diperkirakan berada di kisaran Rp28–31 juta. Jika masuk Asia Tenggara, termasuk Indonesia, harganya berpotensi lebih tinggi tergantung regulasi dan pajak.
Yamaha sendiri belum mengonfirmasi kehadiran motor ini di Indonesia. Namun, melihat tren kendaraan listrik yang terus berkembang, peluang kehadirannya cukup terbuka.
Yamaha Aerox A motor listrik bukan sekadar versi ramah lingkungan dari Aerox, tetapi evolusi yang menghadirkan performa lebih instan dan teknologi modern.
Dengan desain sporty, torsi besar, serta fitur canggih, motor ini berpotensi menjadi game changer di segmen skutik listrik performa tinggi.
Jika benar masuk Indonesia, bukan tidak mungkin motor ini akan menjadi incaran baru para pecinta skutik sporty di Tanah Air.
Editor : Manda Dwi Agustin