Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Honda Icon E Motor Listrik Rp28 Juta Diuji Jalan, Lincah di Kota Tapi Keteteran di Tanjakan?

Dinar Ananda Putri • Selasa, 5 Mei 2026 | 16:10 WIB
Honda Icon E motor listrik Rp28 juta diuji jalan, lincah di kota tapi lemah di tanjakan, ini hasil lengkapnya.
Honda Icon E motor listrik Rp28 juta diuji jalan, lincah di kota tapi lemah di tanjakan, ini hasil lengkapnya.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Honda Icon E kembali menarik perhatian setelah dilakukan uji jalan langsung oleh tim otomotif. Motor listrik Rp28 juta ini digadang-gadang sebagai solusi kendaraan harian yang praktis, namun bagaimana performa sebenarnya di jalan?

Honda Icon E sebagai motor listrik murah dari Honda memang menawarkan konsep kendaraan kompak dan ringan. Dengan harga Rp28 juta on the road Jakarta, motor ini menyasar pengguna perkotaan yang membutuhkan mobilitas efisien tanpa emisi.

Dalam pengujian, Honda Icon E menunjukkan karakter yang cukup khas. Mulai dari handling yang lincah hingga keterbatasan tenaga saat menghadapi medan tertentu, motor ini punya kelebihan sekaligus catatan penting bagi calon pengguna.

Dimensi Ringkas, Handling Lincah

Salah satu daya tarik utama Honda Icon E adalah dimensinya yang kompak. Dengan bobot sekitar 89 kg tanpa baterai dan mendekati 100 kg saat baterai terpasang, motor ini terasa sangat ringan saat dikendarai.

Tinggi jok hanya 742 mm membuatnya mudah dikendalikan oleh berbagai postur tubuh. Pengendara dengan tinggi sekitar 170 cm masih bisa menapak dengan nyaman menggunakan kedua kaki.

Handling menjadi keunggulan utama. Motor ini terasa gesit saat diajak bermanuver di jalan sempit maupun saat menghadapi kemacetan. Ukuran roda depan 12 inci dan belakang 10 inci turut mendukung kelincahan tersebut.

Namun, posisi dek yang tinggi akibat baterai membuat posisi kaki sedikit terangkat. Meski masih dalam batas nyaman, kondisi ini bisa terasa kurang ideal untuk perjalanan jauh.

Baca Juga: VinFast Limo Green 2026: MPV Listrik 7 Penumpang dengan Jarak 450 Km Ini Siap Guncang Pasar Indonesia!

Suspensi dan Kenyamanan Harian

Honda Icon E menawarkan karakter suspensi yang berada di tengah, tidak terlalu keras namun juga tidak terlalu empuk. Suspensi depan teleskopik dan belakang dual shock mampu meredam getaran dengan cukup baik.

Saat diuji dengan beban berlebih, termasuk berboncengan, suspensi masih mampu bekerja optimal tanpa gejala bottoming. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering membawa barang.

Deck yang luas juga menjadi keunggulan. Ruang kaki yang lega memungkinkan pengguna membawa barang besar seperti galon atau dus dengan mudah, menjadikannya motor yang cukup fungsional untuk aktivitas sehari-hari.

Performa Motor Listrik dan Mode Berkendara

Dari sisi performa, Honda Icon E dibekali motor listrik tipe hub drive dengan tenaga maksimal sekitar 2,4 PS. Torsi instan mencapai 85 Nm, namun hanya terasa di putaran awal.

Motor ini memiliki dua mode berkendara, yaitu ECON dan standar. Mode ECON memberikan efisiensi energi maksimal, namun respons gas terasa lambat dengan kecepatan puncak sekitar 49 km/jam.

Sementara mode standar menawarkan akselerasi lebih responsif dengan kecepatan maksimal mencapai 55 hingga 59 km/jam. Mode ini lebih cocok untuk penggunaan normal di jalan perkotaan.

Namun, ada catatan penting saat berkendara. Sistem akan memutus tenaga ketika rem sedikit ditekan, sehingga membutuhkan adaptasi bagi pengendara yang terbiasa mengontrol gas dan rem secara bersamaan.

Baca Juga: VinFast Limo Green 2026 Dibanderol Rp319 Juta? MPV Listrik 7 Penumpang Ini Siap Jadi Andalan Taksi Online!

Uji Tanjakan dan Batas Kemampuan

Dalam pengujian di tanjakan sekitar 15 derajat, Honda Icon E menunjukkan keterbatasannya. Saat menggunakan mode ECON, motor bahkan tidak mampu menanjak hingga berhenti di tengah jalan.

Pada mode standar, motor masih mampu mencapai puncak tanjakan, namun dengan kecepatan sangat rendah sekitar 5 km/jam. Hal ini menegaskan bahwa motor ini tidak dirancang untuk medan berat.

Dengan demikian, penggunaan ideal Honda Icon E adalah untuk jalan datar dan perjalanan jarak pendek di dalam kota.

Baterai, Jarak Tempuh, dan Fitur

Honda Icon E dibekali baterai lithium 48 volt dengan kapasitas 30,6 Ah. Jarak tempuhnya diklaim mencapai sekitar 50 km dalam sekali pengisian.

Waktu pengisian daya dari 0 hingga 100 persen mencapai sekitar 7 jam 20 menit. Namun, pengguna dapat mengisi daya dari 25 hingga 75 persen dalam waktu sekitar 3,5 jam.

Keunggulan lain adalah fleksibilitas pengisian. Baterai bisa dilepas atau diisi langsung melalui motor, memberikan kemudahan bagi pengguna.

Dari sisi fitur, motor ini sudah menggunakan lampu full LED, panel instrumen digital, USB charger, serta bagasi luas hingga 21 liter yang mampu menyimpan helm dan barang lainnya.

Secara keseluruhan, Honda Icon E menjadi pilihan menarik di segmen motor listrik murah. Dengan harga Rp28 juta, motor ini menawarkan kepraktisan dan efisiensi untuk kebutuhan harian, meski tetap memiliki keterbatasan di sisi performa.

Baca Juga: VinFast Limo Green 2026 Dibanderol Rp319 Juta? MPV Listrik 7 Penumpang Ini Siap Jadi Andalan Taksi Online!


 

Editor : Dinar Ananda Putri
#motor listrik Honda #Honda Icon E #spesifikasi Honda Icon E #test ride Honda Icon E #Motor Listrik Murah