RADAR TULUNGAGUNG - Honda Icon E menjadi sorotan sebagai motor listrik termurah Honda di Indonesia. Dibanderol sekitar Rp28 juta, Honda Icon E hadir dengan sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik untuk penggunaan harian di perkotaan.
Honda Icon E tidak hanya menawarkan harga terjangkau, tetapi juga desain unik dan fitur yang cukup lengkap di kelasnya. Motor listrik ini bahkan disebut memiliki karakter yang mirip dengan Honda EM1, namun dengan sejumlah pembaruan yang membuatnya lebih praktis.
Dalam ulasan terbaru, Honda Icon E diungkap memiliki lima fakta menarik yang patut diketahui calon konsumen. Mulai dari desain, sistem pengisian baterai, hingga performa di jalanan kota.
Desain Mirip EM1, Tapi Lebih Fungsional
Secara tampilan, Honda Icon E memiliki desain yang sekilas mirip dengan Honda EM1. Bentuknya ringkas, ramping, dan simpel, khas motor listrik perkotaan.
Namun, ada perbedaan signifikan pada penempatan baterai. Jika Honda EM1 menempatkan baterai di bagasi, Honda Icon E justru menyimpannya di bagian dek. Hal ini membuat dek terlihat lebih tebal, tetapi memberikan ruang bagasi yang lebih lega.
Untuk kaki-kaki, motor ini menggunakan kombinasi roda depan 12 inci dan belakang 10 inci. Semua sistem pencahayaan sudah menggunakan LED, menambah kesan modern pada kendaraan ini.
Pengisian Baterai Lebih Fleksibel
Salah satu keunggulan Honda Icon E adalah fleksibilitas dalam pengisian daya. Pengguna bisa memilih dua metode, yakni mengisi langsung di motor atau melepas baterai untuk diisi secara terpisah.
Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna yang tidak memiliki akses stop kontak dekat kendaraan. Baterai dapat dilepas dengan mudah dan dibawa ke dalam rumah atau kantor untuk diisi ulang.
Rasa Berkendara Cocok untuk Perkotaan
Dari sisi performa, Honda Icon E memiliki karakter yang mirip dengan Honda EM1. Motor ini dirancang untuk penggunaan dalam kota dengan mobilitas pendek hingga menengah.
Pengujian menunjukkan jarak tempuh bisa mencapai sekitar 57 km dalam kondisi penggunaan campuran, sedikit lebih tinggi dari klaim pabrikan yang berada di angka 53 km.
Suspensi terasa agak keras saat digunakan sendiri, namun justru memberikan kestabilan dan kelincahan saat bermanuver. Saat digunakan berboncengan, karakter suspensi menjadi lebih empuk dan nyaman.
Hal menarik lainnya adalah sistem pengereman. Meski roda depan menggunakan cakram, rem belakang tromol justru terasa lebih pakem dalam penggunaan sehari-hari.
Fitur Praktis dan Bagasi Luas
Honda Icon E menawarkan sejumlah fitur praktis yang mendukung kebutuhan harian. Di bagian depan terdapat dua kompartemen penyimpanan, salah satunya dilengkapi port USB untuk mengisi daya ponsel.
Bagasi menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan kapasitas 26 liter, ruang penyimpanan ini mampu menampung helm half face, jas hujan, hingga barang tambahan lainnya.
Pengguna bahkan bisa menyimpan baterai cadangan di dalam bagasi jika diperlukan untuk perjalanan lebih jauh.
Warna Ikonik dan Menarik Perhatian
Sesuai namanya, Honda Icon E hadir dengan pilihan warna yang mencolok dan berbeda dari motor Honda pada umumnya. Pilihan warna seperti mint, merah, putih, hitam doff, hingga oranye memberikan kesan segar dan modern.
Warna-warna ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengguna muda yang menginginkan kendaraan dengan tampilan berbeda.
Layak Dibeli atau Tidak?
Dengan harga Rp28 juta, Honda Icon E memang bukan yang termurah di pasar motor listrik Indonesia. Beberapa kompetitor menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga serupa.
Namun, faktor brand Honda dan kualitas yang ditawarkan menjadi nilai tambah tersendiri. Motor ini cocok bagi pengguna yang mencari kendaraan listrik praktis, ringan, dan mudah digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Secara keseluruhan, Honda Icon E menawarkan kombinasi desain menarik, fitur fungsional, dan fleksibilitas penggunaan yang menjadikannya salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik entry-level.
Editor : Dinar Ananda Putri