Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

BYD Dolphin Dibanderol Rp 425 Juta, Tenaganya 201 DK dan Bisa Tempuh 490 Km, Siap Jadi Ancaman Serius MG4 EV

Dyah Wulandari • Selasa, 5 Mei 2026 | 21:56 WIB
BYD Dolphin hadir dengan tenaga 201 dk dan jarak tempuh 490 km, siap jadi rival serius MG4 EV di Indonesia.
(screenshot youtube)
BYD Dolphin hadir dengan tenaga 201 dk dan jarak tempuh 490 km, siap jadi rival serius MG4 EV di Indonesia. (screenshot youtube)

JAKARTA - BYD Dolphin resmi menjadi mobil listrik termurah BYD di Indonesia. Dengan banderol sekitar Rp 425 juta untuk varian Premium Extended Range, hatchback listrik ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi tenaga besar, fitur melimpah, dan jarak tempuh panjang hingga 490 kilometer.

Kehadiran BYD Dolphin membuat persaingan mobil listrik di Indonesia semakin panas. Mobil ini diposisikan sebagai rival langsung MG4 EV hingga calon pesaing seperti Wuling Cloud EV. Menariknya, BYD memilih desain yang tidak terlalu futuristis sehingga lebih mudah diterima konsumen Indonesia yang terbiasa dengan hatchback konvensional seperti Honda Jazz.

Secara tampilan, BYD Dolphin memang terlihat sederhana. Namun, detail aerodinamisnya tetap menonjol sebagai mobil listrik modern. Grill depan tertutup, airdam bawah dirancang untuk aliran udara, sementara lampu full LED membuat tampilannya tetap modern. Pelek dual tone 17 inci dipadukan dengan ban Linglong Comfort Master ukuran 205/50 R17.

Baca Juga: Review BYD Dolphin: Mobil Listrik Hatchback 490 Km Ini Punya Tenaga Buas 200 DK, Tapi Ada Kekurangan yang Bikin Kaget

Desain Simpel, Interior Sarat Fitur

Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa. Interior BYD Dolphin mengusung tema maritim dengan beberapa detail unik seperti handle pintu berbentuk sirip lumba-lumba dan aksen dashboard menyerupai koral laut.

Head unit berukuran 12,8 inci menjadi pusat perhatian karena dapat diputar dari posisi horizontal ke vertikal hanya dengan satu tombol. Sistem infotainment sudah mendukung Android Auto, namun sayangnya belum tersedia Apple CarPlay.

Baca Juga: Review BYD Atto 3: SUV Listrik China Ini Bikin Terkejut, Build Quality Rapi dan Tenaganya Buas

Fitur lain yang cukup menarik adalah kehadiran NFC key card. Pengguna cukup menempelkan kartu NFC di spion untuk membuka kendaraan tanpa kunci konvensional.

BYD Dolphin juga dibekali panoramic roof, wireless charger, adaptive cruise control, blind spot monitor, hingga autonomous emergency braking. Bahkan perintah suara sudah tersedia untuk mengoperasikan beberapa fitur seperti membuka dan menutup sunshade.

Material interior memang masih didominasi plastik keras, tetapi build quality dinilai sangat rapi dan solid. Jok depan terasa empuk dan suportif, sedangkan ruang belakang cukup lega untuk penumpang dewasa.

Baca Juga: Megawati Hangestri Menggila di Liga Voli Korea, Cetak 35 Poin dan Spike Brutalnya Bikin Lawan Tak Berkutik

Performa Buas di Bodinya yang Ringkas

Salah satu daya tarik utama BYD Dolphin ada pada performanya. Mobil listrik ini menggunakan motor listrik tunggal bertenaga 150 kW atau setara 201 dk dengan torsi 310 Nm.

Tenaga sebesar itu membuat akselerasinya terasa sangat instan. Dalam pengujian, BYD Dolphin mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,1 detik. Angka tersebut tergolong impresif untuk hatchback listrik harian.

Baca Juga: Headshot Megawati Hangestri di Liga Korea Bukan Kebetulan, Ini Rahasia Spike Brutal Megatron yang Bikin Lawan Tumbang

Menariknya lagi, tenaga Dolphin tetap terasa kuat di kecepatan tinggi. Mobil ini bahkan mampu menyentuh kecepatan hingga 170 km/jam dengan relatif mudah. Karakter seperti ini cukup jarang ditemukan di mobil listrik kompak yang biasanya mulai kehilangan tenaga di kecepatan atas.

Namun ada satu catatan penting, yakni penggunaan ban Linglong dengan treadwear tinggi membuat grip terasa kurang maksimal saat akselerasi spontan. Dalam beberapa kondisi, roda depan masih mudah kehilangan traksi ketika pedal gas diinjak dalam.

Nyaman untuk Harian dan Perjalanan Jauh

Selain kencang, BYD Dolphin juga menawarkan kenyamanan berkendara yang baik. Suspensinya terasa empuk dan cocok untuk penggunaan harian di jalan perkotaan.

Baca Juga: Spike Megawati Hangestri Bikin Pelatih Korea Terpukau, Megatron Masuk Top Skor Liga Voli Korea 2026

Varian Premium Extended Range menggunakan suspensi belakang independent multilink yang membuat bantingan lebih nyaman dibanding varian standar yang masih memakai torsion beam.

Kabin juga cukup kedap, meski suara ban masih terdengar saat mobil melaju di atas 80 km/jam. Handling-nya tidak agresif seperti hot hatchback, tetapi tetap stabil dan mudah dikendalikan.

Untuk konsumsi energi, BYD Dolphin mencatat angka sekitar 8,5 km/kWh di dalam kota dan sekitar 6,5 km/kWh di tol. Dengan baterai berkapasitas 60,48 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 490 kilometer.

Baca Juga: BYD Dolphin Bikin Media Terkejut, Mobil Listrik Hatchback Ini Punya Akselerasi Buas dan Fitur ADAS Canggih

Siap Jadi Predator Baru Mobil Listrik

BYD Dolphin memang belum sempurna. Beberapa aspek fungsional seperti kapasitas bagasi dan karakter ADAS yang terlalu sensitif masih menjadi catatan.

Namun secara keseluruhan, mobil listrik ini menawarkan paket yang sangat menarik di kelasnya. Tenaga besar, fitur melimpah, build quality solid, dan jarak tempuh panjang membuat BYD Dolphin berpotensi menjadi predator baru di pasar mobil listrik Indonesia.

Baca Juga: Review BYD Atto 3: Mobil Listrik Rp515 Juta dengan Fitur Mewah, Voice Command Canggih dan Jarak Tempuh 480 Km

Tantangan terbesar BYD saat ini justru ada di jaringan dealer dan layanan purnajual yang masih harus diperluas agar mampu bersaing dengan merek-merek yang lebih dulu hadir di Tanah Air.

Editor : Dyah Wulandari
#mg4 ev #BYD Dolphin #hatchback listrik #Mobil listrik Indonesia #Mobil Listrik BYD