Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Jujur Honda Icon e 2026: Motor Listrik 'Beat' Versi Setrum Seharga 28 Juta, Jawaban Tepat Buat yang Masih Ragu Produk Tiongkok!

Vicky Permana Saputra • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:08 WIB
Review Honda Icon e 2026: Motor listrik lincah seharga 28 juta. Cek spek baterai, bagasi luas, dan impresi berkendara harian di sini!(Pinterest)
Review Honda Icon e 2026: Motor listrik lincah seharga 28 juta. Cek spek baterai, bagasi luas, dan impresi berkendara harian di sini!(Pinterest)

JAKARTA – Pasar motor listrik di Indonesia kini kedatangan penantang serius dari pabrikan penguasa pasar, Astra Honda Motor (AHM). Bagi konsumen yang selama ini masih menaruh ragu pada kualitas motor listrik asal Tiongkok namun enggan merogoh kocek terlalu dalam untuk merek premium, Honda Icon e hadir sebagai jawaban. Dibanderol dengan harga Rp28 juta, motor yang sering disebut sebagai "Beat versi listrik" ini menawarkan jaminan kualitas nama besar Honda dengan harga yang kian kompetitif di tahun 2026.

Sebagai informasi, nama "Icon" sendiri sebenarnya sudah sangat akrab bagi pencinta Honda di Thailand sebagai kembaran Honda Beat. Melalui Honda Icon e, Honda mencoba membawa DNA kelincahan tersebut ke dalam ekosistem nirkabel. Meski hadir sebagai model yang lebih terjangkau, motor ini tidak memangkas fitur-fitur esensial yang dibutuhkan untuk mobilitas harian di kota besar seperti Jakarta yang penuh kemacetan.

Secara visual dan impresi berkendara, Honda Icon e memang terasa sangat ringkas. Namun, sebagai motor listrik dengan harga bersahabat, terdapat beberapa penyesuaian untuk menekan biaya (cutting cost). Misalnya, penggunaan kunci kontak manual model lawas yang mengingatkan kita pada era Beat Karbu, rem belakang yang masih tromol, serta absennya sistem pengereman ABS. Kendati demikian, Honda tetap memberikan nilai lebih pada sektor kenyamanan dan fungsionalitas yang sulit ditemukan pada kompetitor sekelasnya.

Baca Juga: 7 HP 5G Realme Terbaik dan Paling Murah 2026, Spek Gaming Ganas, Kamera OIS hingga Baterai 7000 mAh

Sensasi Berkendara "Dingklik" dan Handling Lincah

Menguji Honda Icon e di jalan raya memberikan impresi yang unik. Bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 175 cm, posisi duduk mungkin akan terasa sedikit "dingklik" atau jongkok. Hal ini disebabkan oleh posisi dek kaki yang dibuat lebih tinggi untuk mengakomodasi penempatan baterai di bagian bawah. Meskipun posisi kaki agak menekuk ke atas, secara keseluruhan ergonomi setang dan tombol-tombolnya tetap terasa familiar seperti menunggangi Honda Beat konvensional.

Keunggulan utama dari penempatan baterai di bawah dek adalah titik gravitasi yang rendah. Hal ini membuat handling Honda Icon e menjadi sangat stabil dan lincah untuk selap-selip di kepadatan lalu lintas. Meski karakter suspensinya cenderung kaku karena jarak main (travel) yang pendek, justru hal ini memberikan kestabilan ekstra saat motor dipacu dalam kecepatan menengah. Untuk urusan parkir, bobotnya yang ringan membuat motor ini sangat mudah digeser, meski posisi standar sampingnya berada agak jauh ke belakang dari posisi kaki pengendara pada umumnya.

Performa Halus dan Fitur Keselamatan Pintar

Di sektor performa, Honda Icon e dibekali torsi instan sebesar 85 Nm. Berbeda dengan beberapa motor listrik murah yang tarikannya sering mengagetkan atau "ngejambak" secara liar, karakter gas pada Icon e dibuat sangat halus dan smooth. Honda menyematkan fitur safety yang cukup ketat: motor tidak akan berjalan jika tuas rem ditekan sedikit pun. Ini sangat berguna untuk mencegah lonjakan tenaga tak sengaja, meski bagi pengguna baru mungkin memerlukan adaptasi saat berada di kemacetan yang menuntut stop-and-go.

Untuk urusan tanjakan, pengguna diingatkan untuk tidak menahan gas terlalu lama saat posisi berhenti. Sistem pintar pada motor ini akan mematikan aliran daya secara otomatis guna melindungi unit hub-drive dari beban berlebih (overheat). Fitur ini dirancang untuk memperpanjang umur komponen motor listrik dalam jangka panjang. Selama pengoperasiannya benar, motor ini tetap mampu melibas tanjakan perkotaan dengan percaya diri.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Sepeda Listrik Exotic X630: Harga Terjangkau, Fitur Modern, Jarak Tempuh 40 Km!

Baterai, Pengisian Daya, dan Akomodasi Bagasi

Dapur pacu utama Honda Icon e adalah baterai berkapasitas 1,4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 53 km. Proses pengisian dayanya fleksibel; bisa langsung dicolok ke motor atau baterai dilepas untuk dicas di dalam ruangan. Paket pembelian sudah termasuk charger tanpa biaya tambahan. Waktu pengisian dari 0 hingga 100% membutuhkan waktu sekitar 7 jam, sementara untuk pengisian parsial (25-75%) hanya memakan waktu 3,5 jam.

Satu keunggulan mutlak dibanding seri Honda EM1 e adalah luas bagasinya. Karena baterai diletakkan di bawah dek kaki, ruang di bawah jok menjadi sangat lega. Bagasi ini sanggup menampung jas hujan, jaket, sepatu, hingga charger bawaan secara bersamaan. Dengan harga Rp28 juta, Honda Icon e sangat cocok bagi mereka yang melakukan perjalanan komuter jarak dekat, ibu-ibu ke pasar, hingga pekerja kantoran yang lokasi kerjanya tidak terlalu jauh dari rumah.

Editor : Vicky Permana Saputra
#Honda Icon E #harga Honda Icon E #Motor Listrik Honda 2026 #Review Honda Icon e #Motor Listrik 28 Juta