JAKARTA - BYD Dolphin kembali menjadi sorotan setelah diuji langsung dalam perjalanan jarak jauh Bekasi–Bandung pulang-pergi. Uji coba ini menjadi bukti nyata bagaimana performa baterai, efisiensi energi, dan kenyamanan mobil listrik tersebut dalam penggunaan sehari-hari tanpa perlakuan khusus.
Dalam pengujian ini, BYD Dolphin digunakan dengan kondisi realistis, tanpa teknik eco driving berlebihan. AC tetap menyala sesuai kebutuhan, akselerasi dilakukan normal, dan mobil dipakai layaknya pengguna harian. Hasilnya cukup mengejutkan, terutama terkait jarak tempuh riil yang berhasil dicapai.
Pada kondisi baterai penuh 100 persen, BYD Dolphin menunjukkan estimasi jarak tempuh hingga 508 km dalam indikator dinamis. Namun secara spesifikasi resmi, mobil ini memiliki klaim 490 km berdasarkan metode NEDC. Jika mengacu pada standar WLTP yang lebih realistis, jarak tempuhnya berada di kisaran 417 km.
Baca Juga: Adu Irit Wuling Air ev vs BYD Dolphin di Rute Sentul, Siapa Lebih Hemat dan Kuat Nanjak?
Uji Nyata Bekasi–Bandung, Seberapa Irit?
Perjalanan dimulai dari Bekasi menuju Bandung dengan total jarak sekitar 160 km sekali jalan. Dengan tambahan mobilitas di dalam kota Bandung, total perjalanan mencapai lebih dari 320 km.
Saat mencapai KM 88 tol Cipularang, mobil telah menempuh 98 km dengan sisa baterai 78 persen dan estimasi jarak 369 km. Konsumsi energi tercatat sekitar 14,2 kWh per 100 km atau setara dengan 7 km/kWh. Angka ini tergolong efisien untuk mobil listrik di kelasnya.
Efisiensi tersebut dicapai tanpa penghematan ekstrem. Pengemudi tetap menggunakan AC pada suhu rendah dan berkendara dengan gaya normal. Hal ini menunjukkan bahwa BYD Dolphin cukup efisien untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Baca Juga: Review BYD M6 2026: Pajak Nol Rupiah, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan MPV Listrik Favorit!
Performa dan Akselerasi
Selain efisiensi, performa juga diuji melalui akselerasi 0–100 km/jam. Hasilnya, BYD Dolphin mampu mencatat waktu sekitar 6,7 detik berdasarkan pengukuran internal, dan 6,78 detik menggunakan alat GPS. Angka ini bahkan lebih cepat dari klaim pabrikan yang menyebutkan sekitar 7 detik.
Namun, akselerasi agresif ini tentu berdampak pada konsumsi baterai yang lebih boros. Oleh karena itu, penggunaan performa maksimal sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan agar tetap efisien.
Kenyamanan Jadi Nilai Utama
Dalam perjalanan jarak jauh, BYD Dolphin menunjukkan keunggulan pada sektor kenyamanan. Suspensi terasa empuk dengan karakter ayunan yang halus, bahkan disebut mendekati kenyamanan mobil premium.
Baca Juga: Adu Irit Wuling Air ev vs BYD Dolphin di Rute Sentul, Siapa Lebih Hemat dan Kuat Nanjak?
Saat melintasi jalan tol dengan sambungan beton, bantingan tetap stabil dan tidak terasa keras. Namun, karakter suspensi yang empuk ini membuat handling kurang optimal saat bermanuver cepat atau menikung tajam.
Fitur ADAS juga bekerja dengan baik. Adaptive cruise control dan lane keeping assist mampu menjaga posisi kendaraan dengan halus, bahkan dalam kondisi lalu lintas yang dinamis. Sistem ini dinilai pintar dan responsif, meningkatkan rasa aman selama berkendara.
Hasil Akhir: Nyaris Tembus 400 KM
Setelah perjalanan panjang, total jarak tempuh mencapai sekitar 360 km sebelum akhirnya pengemudi memutuskan mengisi ulang baterai. Saat itu, sisa baterai berada di kisaran 14 persen.
Baca Juga: Review BYD M6 Indonesia, MPV Listrik 7 Penumpang dengan Jarak 500 Km dan Fitur Melimpah
Jika dihitung secara keseluruhan, jarak tempuh riil BYD Dolphin berada di kisaran 440–450 km dalam kondisi kombinasi penggunaan. Angka ini berada di antara klaim NEDC dan WLTP, sehingga dianggap cukup realistis.
Pengisian daya juga terbukti cepat. Dalam pengujian singkat, pengisian sekitar 8,5 kWh hanya membutuhkan waktu sekitar 6 menit dan mampu menambah jarak tempuh hingga 60 km.
Layak untuk Perjalanan Luar Kota?
Meski efisien dan nyaman, penggunaan mobil listrik untuk perjalanan luar kota tetap membutuhkan perencanaan. Ketersediaan SPKLU yang belum merata menjadi salah satu tantangan utama.
Namun, dengan manajemen baterai yang baik dan perhitungan jarak yang tepat, BYD Dolphin terbukti mampu digunakan untuk perjalanan antar kota tanpa kendala berarti.
Kesimpulan
BYD Dolphin menawarkan kombinasi efisiensi, performa, dan kenyamanan yang sulit ditandingi di kelasnya. Mobil ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan berkendara dan efisiensi energi, meski harus sedikit mengorbankan handling.
Dengan hasil uji nyata ini, BYD Dolphin membuktikan diri sebagai salah satu mobil listrik paling rasional untuk penggunaan harian hingga perjalanan luar kota di Indonesia.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari