RADAR TULUNGAGUNG - Gesit Raya G kembali menjadi sorotan setelah hadir sebagai varian terbaru dengan harga lebih terjangkau namun menawarkan peningkatan jarak tempuh. Motor listrik ini digadang-gadang sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya, yakni Gesit G1.
Gesit Raya G motor listrik murah ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi harga yang lebih rendah dengan performa yang tetap kompetitif. Dibanderol sekitar Rp27,9 juta on the road Jakarta, motor ini justru memiliki klaim jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan pendahulunya.
Dalam tiga paragraf awal, Gesit Raya G motor listrik murah ini menegaskan posisinya sebagai solusi kendaraan ramah lingkungan yang semakin relevan di perkotaan. Dengan efisiensi biaya operasional dan desain modern, motor ini menyasar pengguna urban yang membutuhkan kendaraan praktis dan hemat.
Desain Lebih Modern dan Ramping
Secara tampilan, Gesit Raya G mengalami perubahan cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Bagian depan kini terlihat lebih simpel dengan lampu sein yang terintegrasi ke dalam bodi, tidak lagi menonjol seperti model lama.
Stang model naked alias telanjang menjadi ciri khas utama. Desain ini membuat motor terlihat lebih sporty sekaligus memudahkan pengguna untuk memasang aksesori seperti holder ponsel. Panel instrumen juga mengalami perubahan dengan tampilan lebih terang, sehingga mudah dibaca saat siang hari.
Dari sisi bodi, motor ini dibuat lebih ramping dan aerodinamis. Bagian belakang terlihat lebih kecil dan runcing, memberikan kesan modern meskipun ada catatan soal ketahanan komponen kecil seperti lampu sein yang dinilai lebih rentan.
Performa dan Spesifikasi
Gesit Raya G dibekali baterai lithium NMC berkapasitas 72V 20Ah. Dengan kapasitas tersebut, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Kecepatan maksimal yang bisa dicapai mencapai 70 km/jam, cukup untuk penggunaan di jalan perkotaan. Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam dapat ditempuh dalam waktu sekitar 5 detik, menunjukkan performa yang cukup responsif untuk kelasnya.
Menariknya, meskipun menggunakan dinamo yang lebih kecil, yakni 1500 watt dibandingkan 2000 watt pada model sebelumnya, efisiensi energi justru meningkat. Hal ini membuat jarak tempuh lebih jauh meski tenaga sedikit berkurang.
Motor ini juga memiliki torsi sekitar 30 Nm, memberikan dorongan yang cukup kuat saat akselerasi awal. Sistem penggerak menggunakan belt (pully), yang membuat suara lebih halus dibandingkan sistem hub motor.
Fitur dan Efisiensi
Fitur yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari mode berkendara low dan high, port USB untuk pengisian daya perangkat, hingga kompartemen penyimpanan di bagian depan.
Pengisian baterai dapat dilakukan langsung melalui stop kontak rumah. Waktu pengisian tergantung kondisi baterai, namun disarankan untuk langsung mengisi setelah digunakan agar siap dipakai keesokan harinya.
Motor ini juga mendukung penggunaan dua baterai. Jika menggunakan dua baterai, jarak tempuh bisa mencapai hingga 120 kilometer, menjadikannya lebih fleksibel untuk perjalanan yang lebih jauh.
Harga dan Potensi Subsidi
Dengan harga sekitar Rp27,9 juta, Gesit Raya G menjadi salah satu motor listrik yang cukup kompetitif di pasaran. Bahkan, terdapat wacana subsidi dari pemerintah sekitar Rp7 juta yang berpotensi menekan harga lebih jauh.
Jika subsidi tersebut terealisasi, motor ini bisa menjadi pilihan yang semakin menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Kesimpulan Pasar
Gesit Raya G motor listrik murah menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus mahal. Dengan strategi efisiensi produksi dan desain yang lebih sederhana, motor ini mampu menawarkan nilai lebih bagi konsumen.
Meski ada beberapa kompromi dari sisi material dan detail desain, peningkatan jarak tempuh serta harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik utama. Gesit Raya G pun berpotensi menjadi salah satu motor listrik favorit di pasar Indonesia.
Editor : Gita Dwi Nuraini