RADAR TULUNGAGUNG - Gesit Raya mulai mencuri perhatian publik sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau. Motor listrik ini hadir sebagai versi lebih ekonomis dibandingkan pendahulunya, Gesit G, namun tetap menawarkan fitur yang cukup kompetitif di kelasnya.
Gesit Raya motor listrik murah ini menjadi perbincangan karena kombinasi harga, desain modern, serta klaim jarak tempuh yang cukup menjanjikan. Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, motor ini menunjukkan karakter yang berbeda dibandingkan model sebelumnya. Dengan banderol yang lebih rendah, Gesit Raya menyasar pengguna perkotaan dengan mobilitas jarak dekat hingga menengah.
Secara desain, Gesit Raya tampil dengan konsep street bike yang cukup futuristis. Stang model telanjang tanpa batok membuat tampilannya lebih agresif dan modern. Lampu depan sudah menggunakan teknologi LED dual projector, dengan pembagian lampu dekat di sisi luar dan lampu jauh di sisi dalam. Sementara itu, lampu sein sudah mengadopsi model sekuensial yang memberikan kesan premium sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Spesifikasi dan Fitur Gesit Raya
Motor listrik ini dibekali dinamo berkekuatan 1500 watt, lebih kecil dibandingkan Gesit G yang mencapai 2000 watt. Meski begitu, tenaga yang dihasilkan masih cukup untuk penggunaan harian. Torsi yang dihasilkan mencapai sekitar 26 Nm, memberikan akselerasi yang cukup responsif di kondisi jalan datar.
Pada bagian kaki-kaki, Gesit Raya menggunakan velg alloy dengan ukuran ring 14 di depan dan belakang. Sistem pengereman sudah mengadopsi cakram, memberikan keamanan lebih saat berkendara. Suspensi belakang menggunakan sistem monoshock yang membuat handling terasa stabil, meskipun bantingan terasa sedikit keras terutama di jalan bergelombang.
Fitur lainnya termasuk mode berkendara low dan high, panel instrumen digital monokrom, serta port USB untuk pengisian daya perangkat. Selain itu, tersedia juga kompartemen kecil untuk menyimpan barang seperti ponsel.
Jarak Tempuh dan Pengujian Nyata
Salah satu daya tarik utama Gesit Raya motor listrik murah adalah klaim jarak tempuhnya. Dengan baterai berkapasitas 72V 20Ah, motor ini diklaim mampu menempuh hingga 60 kilometer dalam kondisi ideal. Namun, hasil pengujian di lapangan menunjukkan angka yang sedikit berbeda.
Dalam penggunaan nyata, jarak tempuh efektif berada di kisaran 30 hingga 40 kilometer, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Saat baterai mulai menipis, motor secara otomatis masuk ke mode “kura-kura” yang membatasi kecepatan menjadi sekitar 20 km/jam untuk menghemat daya.
Hal ini membuat Gesit Raya lebih cocok digunakan untuk aktivitas harian seperti perjalanan dari rumah ke kantor atau keperluan jarak dekat. Pengguna disarankan untuk mengisi ulang baterai di tempat tujuan jika jarak tempuh cukup jauh.
Kelebihan dan Kekurangan
Dari sisi kelebihan, Gesit Raya menawarkan harga yang lebih terjangkau, desain modern, serta biaya operasional yang rendah. Motor ini juga ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi langsung.
Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Suspensi terasa cukup keras, terutama saat melewati jalan tidak rata. Selain itu, performa menanjak menurun drastis ketika baterai hampir habis. Stang yang lebar juga menjadi tantangan saat berkendara di jalan sempit atau macet.
Baca Juga: Cara Menambah Top Speed Sepeda Listrik Exotic X630 Jadi 40 Km/Jam, Mudah dan Cepat Tanpa Modifikasi!
Layak untuk Dibeli?
Gesit Raya motor listrik murah bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis dan hemat untuk mobilitas harian. Namun, untuk perjalanan jarak jauh, pengguna perlu mempertimbangkan keterbatasan jarak tempuh dan waktu pengisian baterai.
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Gesit Raya tetap menunjukkan bahwa motor listrik semakin relevan sebagai solusi transportasi masa depan di Indonesia.
Editor : Gita Dwi Nuraini