RADAR TULUNGAGUNG - Perdebatan soal pilihan varian Suzuki Ertiga GX dan Suzuki Ertiga Cruise kembali ramai diperbincangkan di kalangan pecinta otomotif. Menariknya, muncul fakta bahwa varian GX ternyata bisa di-upgrade menjadi tampilan seperti Cruise hanya dengan tambahan biaya modifikasi yang relatif jauh lebih murah dibanding selisih harga unit baru.
Dalam pembahasan terbaru di salah satu dealer Suzuki, Suzuki Ertiga GX disebut sebagai pilihan paling rasional bagi konsumen yang ingin mobil keluarga hemat namun tetap fleksibel untuk dimodifikasi. Dengan selisih harga sekitar Rp13–15 jutaan dibanding tipe Cruise, varian GX dinilai memiliki value lebih tinggi bagi konsumen yang ingin melakukan personalisasi.
Sejak awal, Suzuki Ertiga GX memang diposisikan sebagai varian tengah yang paling terjangkau di lini Ertiga. Namun, perkembangan aftermarket dan aksesori membuatnya kini bisa tampil menyerupai varian tertinggi tanpa harus mengeluarkan dana sebesar pembelian unit Cruise.
Selisih Harga dan Skema Pembelian
Dari sisi harga, Suzuki Ertiga GX dibanderol sekitar Rp285 jutaan untuk varian matic, sementara tipe Cruise berada di kisaran Rp298 jutaan. Selisih sekitar Rp13 jutaan ini menjadi bahan pertimbangan utama konsumen yang ingin memilih antara membeli unit Cruise langsung atau melakukan upgrade pada GX.
Pihak dealer menyebutkan bahwa diskon akhir tahun untuk kedua varian cukup besar, sehingga harga net bisa lebih kompetitif. Bahkan dalam beberapa kasus, selisih total setelah diskon masih memberikan ruang bagi konsumen untuk melakukan modifikasi pada unit GX.
Untuk pembelian kredit, DP bisa dimulai dari Rp8 jutaan dengan opsi bunga ringan jika DP dinaikkan ke 20 persen. Skema ini membuat angsuran lebih kecil dan total kelebihan bayar menjadi lebih terkontrol.
Modifikasi GX Jadi Tampilan Cruise
Yang paling menarik perhatian adalah perhitungan modifikasi untuk membuat Suzuki Ertiga GX tampil seperti varian Cruise. Berdasarkan penjelasan di lapangan, biaya yang dibutuhkan relatif terjangkau.
Beberapa komponen utama yang diubah antara lain body kit full set depan, samping, dan belakang dengan biaya sekitar Rp3,5 juta sudah termasuk pemasangan. Ditambah wrapping bagian atas sekitar Rp1 juta, serta beberapa aksesori tambahan seperti smart mirror dan head unit layar besar yang masing-masing berkisar Rp1–2 juta.
Selain itu, upgrade jok menjadi bahan semi kulit juga dapat dilakukan dengan biaya sekitar Rp3,5 juta untuk seluruh baris kursi. Jika ditotal, seluruh modifikasi ini masih berada di kisaran Rp5–8 jutaan, jauh lebih rendah dibanding selisih harga unit Cruise.
Fitur dan Interior Tetap Sama
Dari sisi interior, Suzuki Ertiga GX sebenarnya tidak memiliki perbedaan signifikan dengan varian Cruise. Fitur seperti cruise control, electronic stability program (ESP), hill hold control, engine start-stop, serta AC digital otomatis tetap tersedia di kedua varian.
Perbedaan utama hanya terletak pada tampilan aksen interior dan beberapa detail estetika seperti motif door trim serta finishing wood panel atau karbon. Hal ini membuat GX menjadi basis yang sangat fleksibel untuk dikustomisasi.
Head unit, sistem audio, hingga layout dashboard juga sama, sehingga upgrade lebih banyak berfokus pada estetika dan kenyamanan tambahan, bukan pada fungsi dasar kendaraan.
Performa Mesin dan Efisiensi
Suzuki Ertiga GX tetap menggunakan mesin 1.5 liter 4 silinder dengan tenaga sekitar 105 PS dan torsi 138 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis konvensional. Mesin ini sudah dilengkapi teknologi mild hybrid yang membantu efisiensi bahan bakar terutama saat kondisi stop and go.
Sistem ini menggunakan baterai kecil dan motor listrik untuk membantu akselerasi awal serta mengurangi konsumsi bahan bakar. Meski bukan full hybrid, teknologi ini tetap memberikan keuntungan dari sisi efisiensi dan biaya operasional.
Fleksibilitas dan Pilihan Konsumen
Fenomena menarik dari Suzuki Ertiga GX adalah fleksibilitasnya yang tinggi. Konsumen kini memiliki dua pilihan: membeli varian Cruise langsung dengan tampilan lengkap dari pabrik, atau memilih GX lalu melakukan modifikasi bertahap sesuai kebutuhan dan selera.
Bagi sebagian konsumen yang gemar melakukan personalisasi, GX justru dianggap lebih menguntungkan karena memberikan ruang kreativitas sekaligus penghematan biaya.
Editor : Gita Dwi Nuraini