JAKARTA - Pasar motor listrik Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran Yadea Velax, skutik listrik terbaru yang dirancang khusus untuk pasar ASEAN. Motor listrik ini langsung mencuri perhatian karena tampil dengan desain sporty ala skutik Jepang dan dibanderol mulai Rp19 jutaan.
Menariknya, Yadea Velax disebut tidak dijual di pasar global lain karena memang dikembangkan khusus mengikuti selera konsumen Asia Tenggara, terutama Indonesia. Dari tampilan desain hingga ergonomi berkendara, motor ini terasa sangat familiar bagi pengguna motor matic Tanah Air.
“Desainnya benar-benar khas skutik ASEAN,” ujar reviewer otomotif dalam tayangan impresi pertamanya.
Baca Juga: Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Secara visual, banyak yang menyebut Yadea Velax sebagai “Vario listrik” atau “Fazzio listrik” karena garis desainnya yang tajam dari depan hingga belakang. Namun, motor ini tetap punya identitas sendiri lewat bodi ramping dan handle belakang minimalis yang berbeda dari motor listrik asal China maupun Taiwan pada umumnya.
Desain Sporty dan Full LED
Dari sektor pencahayaan, Yadea Velax sudah menggunakan lampu full LED di seluruh bagian. Tampilan depannya dibuat agresif dengan garis tajam yang memberikan kesan modern sekaligus sporty.
Kesan premium juga terlihat dari kualitas finishing bodi dan material plastiknya yang terasa padat. Bahkan bagian kompartemen depan menggunakan penutup magnet sehingga terasa lebih solid dibanding pengunci plastik biasa.
Di bagian kaki-kaki, motor listrik ini memakai suspensi teleskopik di depan dan dual shockbreaker adjustable di belakang. Sistem pengeremannya juga sudah cakram depan-belakang dengan fitur combi brake system (CBS).
Yadea Velax menggunakan ban ukuran 90/90 ring 14 di depan dan 100/90 ring 14 di belakang. Ban bawaan memakai merek Kenda dengan motif semi dual purpose yang cocok untuk penggunaan perkotaan.
Ergonomi Nyaman untuk Harian
Salah satu nilai jual utama Yadea Velax adalah ergonominya yang dibuat ramah untuk pengguna Asia Tenggara. Tinggi jok hanya 760 mm sehingga pengendara dengan tinggi badan sekitar 164 cm masih bisa menapak dengan mudah.
Posisi dek kaki juga dibuat rendah sehingga kaki terasa lebih rileks saat berkendara. Reviewer menyebut posisi duduknya mirip duduk di kursi meja makan karena terasa natural dan tidak terlalu menekuk.
Selain itu, jok motor terasa empuk dengan lumbar support yang nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan menengah.
“Buat riding harian ini enak banget. Ergonominya cocok buat orang Indonesia,” katanya.
Fitur Modern dan Bisa Terkoneksi Smartphone
Dari sisi fitur, Yadea Velax tergolong lengkap di kelasnya. Panel instrumen digital menampilkan indikator baterai, mode berkendara, trip meter, hingga speedometer digital.
Motor ini memiliki mode Eco dan Sport, cruise control, tombol reverse, hazard, pass beam, serta sistem keyless. Meski demikian, keyless masih membutuhkan tombol tambahan pada remote sebelum motor bisa dinyalakan.
Yadea juga menyematkan port USB Type-A tersembunyi di kompartemen depan untuk mengisi daya smartphone.
Sementara untuk bagasi, kapasitasnya cukup besar meski belum bisa memuat helm full face. Bagasi masih cukup untuk menyimpan charger portable, jas hujan, hingga sandal cadangan. Menariknya, di dalam bagasi terdapat lampu penerangan yang membantu saat mencari barang di tempat gelap.
Hadir dalam Tiga Varian
Yadea Velax hadir dalam tiga tipe berbeda di Indonesia, yaitu Entry, High Performance, dan Ultra.
Varian Entry dibanderol sekitar Rp19 jutaan dengan baterai graphene berkapasitas 2,7 kWh. Motor ini mampu menempuh jarak sekitar 75 km dalam sekali pengisian penuh dengan waktu charging 7-8 jam.
Kemudian varian High Performance dijual sekitar Rp23 jutaan. Tipe ini sudah menggunakan baterai lithium dengan jarak tempuh 65 km dan waktu pengisian 6-7 jam.
Sementara varian tertinggi Ultra dibanderol sekitar Rp29,8 juta. Motor ini menggunakan dua baterai lithium-ion dengan kapasitas total 3,8 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 110 km dalam sekali pengisian.
Fitur Keamanan Jadi Andalan
Perbedaan lain antarvarian juga terletak pada fitur konektivitas dan keamanan.
Tipe Entry hanya memiliki alarm dan pengunci dinamo otomatis. Sedangkan tipe High Performance sudah mendukung konektivitas smartphone dan GPS tracking melalui aplikasi Yadea.
Adapun varian Ultra dibekali fitur IoT dan geofencing. Pengguna bisa mematikan motor dari jarak jauh melalui smartphone jika motor keluar dari area tertentu.
Fitur lainnya memungkinkan motor terbuka otomatis saat pemilik mendekat sambil membawa smartphone yang sudah terhubung ke sistem.
Dengan harga yang cukup kompetitif, desain yang cocok untuk pasar Indonesia, serta fitur modern yang lengkap, Yadea Velax berpotensi menjadi salah satu motor listrik paling menarik di segmen skutik listrik 2026.
Editor : Dyah Wulandari