Radar Tulungagung – Persaingan motor listrik di Indonesia semakin ramai setelah Alpha resmi memperkenalkan Alpha One XP dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Motor listrik terbaru ini hadir sebagai versi penyempurnaan dari Alpha One generasi sebelumnya dengan sejumlah pembaruan menarik.
Alpha One XP langsung mencuri perhatian karena mengusung desain premium bergaya skutik bongsor mirip Honda PCX dan Yamaha NMAX. Selain tampilan modern, motor listrik ini juga dibekali fitur lebih canggih serta peningkatan pada sektor performa.
Menariknya lagi, harga Alpha One XP setelah subsidi pemerintah hanya berada di kisaran Rp31 jutaan, membuatnya menjadi salah satu motor listrik premium yang cukup kompetitif di pasar Indonesia.
Baca Juga: Infinix GT 30 Pro Snapdragon Gaming Murah? Ini Fakta Spesifikasi dan Performa Aslinya
Hadir dengan Pilihan Warna Lebih Segar
Secara desain bodi, Alpha One XP memang masih mempertahankan bentuk dasar Alpha One sebelumnya. Namun pabrikan memberikan sentuhan baru melalui pilihan warna yang lebih modern dan atraktif.
Motor listrik ini hadir dalam lima warna baru yakni G Turquoise, Supernova Black, Casual Blue, Indie Red, dan Hello White.
Tampilan warna yang lebih segar membuat motor ini terlihat lebih futuristis sekaligus cocok untuk pengguna muda maupun kalangan pekerja perkotaan.
Baca Juga: Gaji Pensiunan Taspen Naik 2026? Ini Fakta Resmi yang Bikin Banyak PNS Kaget
Speedometer TFT Digital Adaptif
Perubahan paling mencolok terdapat pada bagian panel instrumen. Alpha One XP kini menggunakan speedometer digital TFT adaptif yang dapat menyesuaikan tampilan berdasarkan kondisi cahaya.
Saat siang hari layar akan berubah terang agar tetap mudah dibaca, sedangkan ketika malam tampilan otomatis menjadi gelap supaya lebih nyaman di mata pengendara.
Informasi yang disajikan juga cukup lengkap, mulai dari indikator kecepatan, suhu udara, tegangan baterai, suhu motor listrik, trip meter, hingga riding mode.
Tiga Riding Mode dan Top Speed 90 Km/Jam
Alpha One XP dibekali tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal, dan Sport.
Pada mode Eco, kecepatan motor dibatasi sekitar 47 km per jam demi memaksimalkan efisiensi daya baterai.
Sementara mode Normal mampu mencapai sekitar 72 km per jam, dan mode Sport bisa menembus lebih dari 100 km per jam dalam kondisi tanpa beban.
Meski demikian, pihak Alpha mengklaim top speed normal motor listrik ini berada di angka sekitar 90 km per jam saat digunakan di jalan raya.
Motor listrik ini menggunakan dinamo hub motor dengan tenaga maksimal 4 kW dan torsi mencapai 46,5 Nm.
Jarak Tempuh Tembus 140 Kilometer
Salah satu keunggulan utama Alpha One XP terletak pada kemampuan jarak tempuhnya.
Dalam mode Eco, motor ini mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 131 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Bahkan jika menggunakan dua baterai sekaligus, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai sekitar 140 kilometer.
Slot baterai utama berada di bawah jok, sementara satu slot tambahan tersedia untuk baterai kedua.
Ketika hanya menggunakan satu baterai, ruang kosong di bawah jok juga masih bisa dimanfaatkan sebagai bagasi tambahan.
Fitur Modern Lengkap
Alpha One XP juga sudah dilengkapi berbagai fitur modern seperti USB charger, remote key, mode mundur, hingga aplikasi smartphone.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa mengakses fitur GPS tracker, monitoring baterai, pencarian charging station, hingga roadside assistance.
Pada sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi belakang tunggal dengan pengaturan preload lima tingkat.
Sistem pengereman depan dan belakang juga sudah menggunakan cakram serta Combined Braking System (CBS).
Harga Naik Tapi Masih Kompetitif
Dibanding generasi sebelumnya, harga Alpha One XP mengalami kenaikan sekitar Rp2 juta.
Motor listrik ini dijual Rp38,5 juta on the road Jakarta sebelum subsidi pemerintah.
Namun setelah mendapat subsidi Rp7 juta, harga jualnya turun menjadi sekitar Rp31,5 juta.
Dengan desain premium, fitur modern, dan jarak tempuh yang jauh, Alpha One XP dinilai menjadi salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik premium Indonesia.
Editor : M. Helmi Nurhisam