TULUNGAGUNG - Review Polytron Fox 350 kembali ramai dibahas setelah sejumlah reviewer otomotif mengulas performa motor listrik terbaru Polytron tersebut. Motor listrik bergaya maxi scooter ini disebut menjadi penerus Polytron Fox R dengan berbagai peningkatan fitur, desain, hingga kenyamanan berkendara.
Dalam ulasan yang diunggah di YouTube, Polytron Fox 350 disebut menawarkan kombinasi harga murah, fitur modern, dan jarak tempuh cukup jauh. Tak heran jika motor listrik ini mulai dilirik masyarakat yang ingin beralih dari motor bensin ke kendaraan listrik.
Review Polytron Fox 350 juga menyoroti sejumlah kelebihan seperti fitur cruise control, keyless entry, hingga sistem sewa baterai yang dianggap lebih ramah untuk pengguna pemula motor listrik di Indonesia.
Desain Maxi Scooter Lebih Sporty
Secara tampilan, Polytron Fox 350 masih mempertahankan desain khas generasi Fox sebelumnya. Namun kini tampilannya dibuat lebih tegas dan sporty dengan lekukan bodi yang lebih tajam.
Varian warna seperti Green Flux menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan efek warna berubah-ubah seperti bunglon. Motor ini juga menggunakan velg ring 14 inci yang membuat dimensinya terasa mirip motor matic bensin pada umumnya.
Posisi duduk menjadi salah satu sektor yang paling mendapat peningkatan. Pengendara kini bisa duduk lebih santai dengan posisi kaki selonjoran berkat tambahan comfy deck di bagian bawah.
Selain itu, jok motor dibuat lebih lebar dan empuk, terutama untuk pembonceng. Meski begitu, beberapa reviewer menilai busa jok pengendara terlalu tipis sehingga terasa menyentuh papan jok saat dipakai perjalanan jauh.
Performa Motor Listrik Polytron Fox 350
Dari sisi performa, Polytron Fox 350 dibekali motor listrik BLDC dengan tenaga 3.000 watt dan tenaga puncak hingga 6.400 watt. Motor ini memiliki dua mode berkendara, yakni mode D dan mode Sport.
Pada mode D, kecepatan maksimal berada di kisaran 60 km/jam. Sedangkan mode Sport mampu menembus top speed hingga 95 km/jam. Akselerasinya disebut cukup responsif dan sudah mampu menyaingi motor bensin harian di jalan raya.
Motor listrik ini juga dibekali fitur cruise control yang bisa aktif mulai kecepatan 40 km/jam. Fitur tersebut memudahkan pengendara saat melaju di jalan panjang tanpa harus terus memutar gas.
Baca Juga: Main Voli Jadi Cara Mahasiswa Tulungagung Jaga Kebugaran di Tengah Padatnya Aktivitas Kuliah
Fitur regenerative braking juga tersedia dalam dua level. Sistem ini membantu mengisi ulang daya baterai saat motor melakukan deselerasi atau pengereman.
Selain itu terdapat fitur hill start assist, reverse mode untuk mundur, alarm, hazard, hingga konektivitas smartphone melalui aplikasi Polytron EV.
Baterai Besar dan Sistem Sewa Jadi Andalan
Salah satu daya tarik utama Polytron Fox 350 adalah kapasitas baterainya yang mencapai 3,75 kWh dengan jenis Lithium Ferro Phosphate (LiFePO4).
Polytron mengklaim motor ini mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam kondisi tertentu. Namun berdasarkan pengujian reviewer, penggunaan harian dengan kondisi jalan beragam menghasilkan jarak tempuh sekitar 85 hingga 98 kilometer.
Pengisian daya standar membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam dengan konsumsi listrik sekitar 840 watt. Polytron juga menyediakan portable fast charger yang mampu memangkas waktu pengisian lebih cepat.
Hal menarik lainnya adalah sistem sewa baterai. Konsumen bisa membeli motor dengan harga sekitar Rp15,5 jutaan dan membayar biaya sewa baterai Rp200 ribu per bulan.
Skema tersebut dianggap menguntungkan karena pengguna tidak perlu khawatir soal penurunan performa baterai. Jika kapasitas baterai turun atau mengalami kerusakan, pihak Polytron akan melakukan penggantian.
Kekurangan yang Jadi Sorotan
Meski memiliki banyak fitur unggulan, review Polytron Fox 350 juga menemukan beberapa kekurangan. Suspensi depan dan belakang disebut masih terasa keras, terutama saat digunakan sendirian.
Selain itu, hand grip dinilai terlalu keras sehingga membuat tangan cepat pegal ketika dipakai perjalanan jauh. Ada pula catatan soal standar samping yang disebut menyangkut ke bodi motor saat digunakan.
Bagasi bawah jok juga dianggap kurang besar untuk ukuran motor maxi scooter karena sebagian ruang terpakai komponen kelistrikan.
Meski demikian, secara keseluruhan Polytron Fox 350 tetap dianggap menarik di kelas motor listrik Rp15 jutaan. Apalagi motor ini menawarkan fitur modern, desain kekinian, dan biaya operasional yang jauh lebih hemat dibanding motor bensin.
Editor : Axsha Zazhika