TULUNGAGUNG - Motor listrik Gesits Raya G mulai mencuri perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Selain karena statusnya sebagai produk lokal dengan TKDN 60 persen, motor listrik ini juga disebut punya performa cukup nyaman untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube otomotif, Gesits Raya G diuji langsung untuk melihat kenyamanan berkendara, performa baterai, hingga fitur-fitur yang ditawarkan. Motor listrik Gesits Raya G sendiri hadir sebagai pengembangan dari seri sebelumnya, yakni Gesits G1.
Dengan harga di kisaran Rp27 jutaan sebelum subsidi, motor listrik Gesits Raya G masuk dalam daftar kendaraan listrik yang berhak mendapat bantuan pemerintah. Hal itu menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin beralih dari motor bensin ke kendaraan listrik.
Desain Gesits Raya G Mirip Skutik Premium
Secara tampilan, Gesits Raya G mengusung desain yang masih mirip dengan generasi sebelumnya. Namun, terdapat sejumlah pembaruan terutama di bagian lampu DRL dan area stang.
Model stang naked membuat motor ini terlihat lebih sporty dan modern dibandingkan Gesits G1 yang masih menggunakan batok stang tertutup. Sementara itu, bodinya dibuat menyerupai motor skutik populer dengan garis desain tajam ala motor perkotaan masa kini.
Pada sektor kaki-kaki, motor ini memakai ban ukuran 80/80 ring 14 dengan rem cakram di depan dan belakang. Suspensi belakangnya sudah menggunakan monoshock yang preload-nya bisa diatur sesuai kebutuhan pengendara.
Menariknya, bagian spakbor dibuat cukup tertutup sehingga area roda belakang tidak terlihat kopong. Hal itu membuat tampilan motor terasa lebih padat dan premium.
Posisi Berkendara Dinilai Nyaman
Reviewer menyebut posisi duduk Gesits Raya G cukup nyaman untuk penggunaan harian. Dengan tinggi badan sekitar 155 cm, pengendara memang sedikit jinjit karena jok motor cukup lebar.
Meski begitu, posisi berkendaranya tetap terasa ergonomis dan menyerupai skutik konvensional. Stang yang tinggi juga memberikan kesan semi adventure sehingga membuat pengendara lebih rileks saat dipakai di jalan perkotaan.
“Motor ini rasanya bukan seperti motor listrik, tapi lebih mirip motor bensin biasa,” ungkap reviewer dalam videonya.
Namun ada sedikit catatan pada bagian jok. Walaupun cukup nyaman, busanya dinilai tidak terlalu empuk untuk perjalanan jarak jauh.
Performa Motor Listrik Gesits Raya G
Motor listrik Gesits Raya G menggunakan dinamo BLDC dengan tenaga sekitar 1.500 watt dan peak power mencapai 3.000 watt. Posisi motor listrik diletakkan di tengah atau mid-drive sehingga distribusi bobot terasa lebih seimbang.
Tenaga motor disalurkan ke roda belakang melalui drive belt, membuat akselerasi terasa lebih halus dan nyaman dibanding motor listrik hub drive biasa.
Berdasarkan spesifikasi, motor ini memiliki tenaga sekitar 4 TK dengan torsi mencapai 26 Nm. Sementara top speed-nya mampu menyentuh angka 70 km/jam.
Respons gasnya disebut cukup agresif sejak putaran bawah. Tersedia pula mode berkendara high dan low yang memberikan karakter tenaga berbeda sesuai kebutuhan pengendara.
Jarak Tempuh dan Pengisian Daya
Gesits Raya G dibekali baterai 72 volt 20 Ah atau setara 1,4 kWh. Dalam klaim pabrikan, motor ini mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer untuk satu baterai.
Baca Juga: Megawati Hangestri Masuk Daftar Hyundai Hillstate, Sinyal Kuat Comeback ke Liga Voli Korea 2026-2027
Namun dalam pengujian harian di kondisi jalan Jakarta, jarak realistisnya berada di kisaran 40 kilometer per baterai. Jika menggunakan dua baterai, maka total jarak tempuh bisa mencapai sekitar 80 kilometer.
Motor listrik ini juga sudah memakai baterai lithium ion yang dianggap lebih modern dan tahan lama dibanding baterai konvensional.
Meski demikian, reviewer menemukan suhu baterai dan charger cukup panas saat proses pengisian daya berlangsung. Hal tersebut dinilai bisa menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna.
Kekurangan Gesits Raya G
Selain soal panas baterai, kekurangan lain dari Gesits Raya G terletak pada kapasitas bagasi yang sangat kecil. Ruang penyimpanannya bahkan disebut hanya cukup untuk sarung tangan atau jas hujan tipis.
Baca Juga: Torehkan Prestasi dan Sertifikasi Keahlian, SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Perkuat Daya Saing Siswa
Motor ini juga belum memiliki fitur regenerative braking yang bisa membantu mengisi ulang baterai saat deselerasi.
Di sisi lain, kualitas finishing plastik bodi dinilai masih perlu ditingkatkan agar terasa lebih premium.
Walaupun begitu, secara keseluruhan reviewer menilai Gesits Raya G tetap menarik di kelas motor listrik harga Rp20 jutaan, terutama karena kenyamanan berkendara dan status TKDN 60 persen yang membuatnya berhak mendapat subsidi pemerintah.
Editor : Axsha Zazhika