Radar Tulungagung – Kekhawatiran masyarakat terhadap daya tahan sepeda listrik dan motor listrik saat musim hujan masih sering menjadi perdebatan. Banyak calon pengguna bertanya-tanya apakah kendaraan listrik benar-benar aman digunakan saat menerjang genangan air atau hujan deras.
Dalam sebuah video ulasan di YouTube, seorang konten kreator membahas soal sepeda listrik tahan air dan berbagai jenis motor listrik yang sudah memiliki sertifikasi IP67. Pembahasan tersebut menarik perhatian karena penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Keyword “sepeda listrik tahan air” dan “motor listrik IP67” kini menjadi pencarian populer, terutama saat memasuki musim hujan. Banyak pengguna ingin memastikan kendaraan listrik yang dibeli aman digunakan di kondisi jalan basah maupun banjir ringan.
Apa Itu Sertifikat IP67 pada Motor Listrik?
Dalam penjelasannya, sertifikat IP67 merupakan standar perlindungan terhadap debu dan air pada perangkat elektronik maupun kendaraan listrik.
Kode IP67 berarti komponen kendaraan sudah memiliki perlindungan terhadap debu serta mampu bertahan di genangan air dengan kedalaman tertentu, umumnya hingga satu meter selama sekitar 30 menit.
Namun, kemampuan tahan air tersebut bukan berarti kendaraan aman direndam setiap hari. Pengulas menegaskan bahwa semua kendaraan, baik berbahan bakar bensin maupun listrik, tetap berpotensi mengalami kerusakan jika terlalu sering terkena air dalam waktu lama.
Ia menyebut komponen karet pelindung, soket pengisian daya, hingga bagian kelistrikan bisa mengalami penurunan kualitas apabila terus-menerus dipaksa melewati banjir.
Baca Juga: 7 HP Xiaomi 5G RAM 8/256 GB Paling Worth It 2026, Poco F7 dan Redmi Note 15 Pro Jadi Incaran Baru
Deretan Motor Listrik yang Sudah IP67
Beberapa model motor listrik yang disebut sudah mengantongi sertifikasi tahan air IP67 antara lain Winfly T90 dan Winfly T85.
Kedua model tersebut disebut cukup populer karena diklaim mampu melewati genangan banjir ringan dengan aman.
Selain itu, ada juga beberapa produk lain seperti Polytron Fox-R dan Polytron Fox 500 yang disebut memiliki perlindungan IP67 pada baterai dan komponen kelistrikannya.
Kemudian terdapat Alva Cervo dan Alva Cervo Q yang juga dirancang untuk menghadapi cuaca ekstrem di Indonesia.
Sementara itu, Gesits G1 disebut memiliki baterai dengan perlindungan IP65 hingga IP67 yang aman terhadap cipratan air dan hujan.
Beberapa model dari Yadea juga sudah dilengkapi perlindungan IPX7 yang membuatnya lebih aman digunakan saat hujan.
Tetap Tidak Disarankan Menerjang Banjir Terlalu Sering
Meski memiliki sertifikat tahan air, pengguna tetap disarankan tidak memaksakan kendaraan menerjang banjir tinggi.
Menurut pengulas, banyak iklan motor listrik yang menunjukkan kendaraan direndam di kolam atau tetap menyala saat terkena air. Namun kondisi tersebut biasanya hanya dilakukan untuk pengujian sesaat.
Jika digunakan setiap hari dalam kondisi banjir atau sering terendam air, risiko kerusakan tetap ada. Komponen seperti soket charger dan karet pelindung bisa aus seiring waktu sehingga air lebih mudah masuk ke sistem kelistrikan.
Hal serupa juga terjadi pada kendaraan bensin yang dapat mengalami kerusakan pada bagian karburator atau sistem kelistrikan jika terlalu sering terkena air.
Harga Motor Listrik Tahan Air Lebih Mahal
Motor listrik dengan sertifikasi IP67 umumnya dijual dengan harga lebih tinggi dibanding model standar.
Pengulas mencontohkan beberapa tipe seperti Winfly T90 yang dibanderol di atas Rp10 jutaan karena sudah dibekali perlindungan tahan air serta fitur kelistrikan lebih aman.
Meski demikian, pengguna tetap diminta memahami batas kemampuan kendaraan listrik dan tidak mudah percaya pada promosi ekstrem yang memperlihatkan motor direndam air terlalu lama.
Pada akhirnya, penggunaan dan perawatan tetap menjadi faktor utama agar sepeda listrik maupun motor listrik tetap awet dalam jangka panjang.
Editor : M. Helmi Nurhisam