RADAR TULUNGAGUNG - Gesits kembali menghadirkan motor listrik baru bernama Gesits Raya. Berbeda dari model sebelumnya yakni Gesits G, versi terbaru ini hadir dengan harga lebih murah namun spesifikasi yang sedikit diturunkan agar lebih terjangkau.
Motor listrik Gesits Raya 2024 ini langsung menarik perhatian karena dibanderol di kisaran Rp17 jutaan setelah subsidi pemerintah. Dengan harga tersebut, Gesits Raya menjadi salah satu motor listrik lokal paling murah di kelasnya.
Namun, bagaimana performa dan jarak tempuh aslinya saat dipakai harian? Sebuah pengujian langsung dilakukan dengan menggunakan satu baterai untuk mengetahui kemampuan motor listrik ini di kondisi nyata.
Desain Lebih Sporty dan Futuristik
Secara tampilan, Gesits Raya mengusung konsep berbeda dibanding Gesits G. Motor ini menggunakan model street scooter dengan stang telanjang tanpa batok sehingga terlihat lebih sporty.
Desain bodinya masih mempertahankan garis tajam futuristik khas motor listrik modern. Lampu depannya juga sudah menggunakan dual projector LED.
Untuk lampu sein, Gesits Raya sudah memakai model sequential yang membuat tampilannya lebih modern dan premium.
Menariknya, lampu sein juga mengeluarkan suara agar pengguna lain lebih sadar keberadaan motor listrik yang nyaris tanpa suara saat berjalan.
Motor Listrik 1500 Watt
Gesits Raya menggunakan motor listrik berkapasitas 1500 watt dengan tenaga sekitar 4 dk dan torsi 26 Nm.
Tenaga tersebut memang lebih kecil dibanding Gesits G yang memakai motor 2000 watt. Karena itu, performa puncaknya juga tidak terlalu tinggi.
Motor ini hanya mampu mencapai kecepatan sekitar 60 km/jam saat menggunakan mode High. Sementara pada mode Low, top speed dibatasi sekitar 50 km/jam.
Meski begitu, karakter tenaga motor masih cukup nyaman untuk penggunaan dalam kota.
Pakai Sistem Mid Drive dan Belt
Berbeda dengan beberapa motor listrik lain yang menggunakan hub drive, Gesits Raya memakai sistem mid drive.
Tenaga motor disalurkan ke roda belakang menggunakan belt sehingga karakter akselerasinya terasa lebih halus.
Bagian belakang motor juga menggunakan suspensi monoshock. Namun, saat diuji, bantingan suspensinya disebut masih cukup keras baik di depan maupun belakang.
Selain itu, posisi stang yang lebar membuat motor agak merepotkan saat dipakai selap-selip di kemacetan.
Fitur Sudah Lumayan Lengkap
Meski harganya lebih murah, fitur Gesits Raya masih cukup lengkap.
Motor ini sudah dibekali panel instrumen digital monokrom yang menampilkan informasi riding mode, sisa baterai, estimasi jarak tempuh, RPM motor listrik, suhu motor, hingga jam digital.
Tersedia juga mode mundur atau reverse yang memudahkan saat parkir.
Di bagian depan terdapat kompartemen kecil lengkap dengan dua slot USB-A untuk mengisi daya smartphone.
Bagasi Kecil karena Dua Slot Baterai
Bagasi Gesits Raya memang tidak terlalu besar karena ruang di bawah jok digunakan untuk penyimpanan baterai.
Motor ini sebenarnya mendukung penggunaan dua baterai sekaligus. Namun untuk paket standar harga subsidi, pembeli hanya mendapatkan satu baterai.
Baterai yang digunakan berkapasitas 72 volt 20 Ah dengan klaim jarak tempuh sekitar 60 kilometer.
Jika ingin memakai dua baterai, pengguna harus membeli tambahan baterai dengan harga sekitar Rp8 juta hingga Rp8,5 juta per unit.
Baca Juga: Kepiawaian dan Kemenangan Iran dalam Negosiasi dengan Amerika
Tes Jarak Tempuh Asli
Dalam pengujian nyata, motor ini digunakan dari Gunung Sindur, Bogor menuju Palmerah, Bendungan Hilir, hingga Kebon Jeruk.
Saat baterai mulai tinggal satu strip, performa motor langsung menurun drastis dan masuk mode kura-kura dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.
Motor juga mulai kesulitan melewati tanjakan ketika baterai hampir habis.
Dari hasil tes tersebut, penggunaan realistis satu baterai diperkirakan nyaman untuk perjalanan sekitar 30 kilometer sekali jalan.
Namun, pengguna tetap disarankan mengisi daya di kantor atau tempat tujuan agar perjalanan pulang tetap aman.
Cocok untuk Mobilitas Dekat
Secara keseluruhan, Gesits Raya dinilai cocok untuk kebutuhan mobilitas jarak dekat dalam kota.
Dengan harga sekitar Rp17 jutaan setelah subsidi, motor listrik ini menawarkan desain modern, fitur cukup lengkap, dan biaya operasional murah.
Meski performa dan jarak tempuhnya tidak terlalu besar, Gesits Raya masih bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mulai beralih ke kendaraan listrik dengan budget terbatas.
Baca Juga: Kontrak Proyek Jembatan Junjung Tulungagung Ditarget Rampung Mei Ini, Pengerjaan Segera Dimulai
Editor : Fadhilah Salsa Bella