Radar Tulungagung - Motor listrik semakin ramai diminati masyarakat Indonesia, terutama untuk kebutuhan harian yang hemat biaya operasional. Salah satu merek yang cukup dikenal sebagai pionir kendaraan listrik di Tanah Air adalah Selis melalui produk andalannya, motor listrik Celis IMX.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube motorlistrik.com, reviewer Anto Mario membedah secara detail desain, fitur, hingga performa motor listrik Celis IMX. Menariknya, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 230 kilometer untuk varian long range.
Motor listrik Celis IMX hadir dengan desain sporty yang sekilas mirip dengan Winfly N9 Pro. Tampilan depannya sudah dilengkapi windshield kecil untuk melindungi panel instrumen serta lampu full LED lengkap dengan DRL di sisi kanan dan kiri.
Pada bagian kaki-kaki, Celis IMX menggunakan ban tubeless ring 10 berprofil 90/90. Sistem pengereman depan dan belakang sudah memakai double cakram sehingga menambah rasa aman saat berkendara. Sementara suspensinya memakai teleskopik di depan dan dual shockbreaker tabung di belakang.
Reviewer menyebut dek pijakan motor cukup lebar sehingga posisi berkendara terasa nyaman. Namun, dek berbahan plat aluminium tersebut disebut sebagian pengguna terasa agak licin ketika terkena air.
“H overall motor ini masih nyaman untuk dikendarai, posisi riding cukup enak dan tarikan gasnya juga halus,” ujar Anto Mario dalam ulasannya.
Desain Sporty dan Fitur Kekinian
Salah satu daya tarik motor listrik Celis IMX adalah desain bodinya yang compact dan modern. Jok motor dibuat cukup panjang dengan busa tebal sehingga nyaman digunakan berboncengan.
Pada bagian belakang juga tersedia sandaran penumpang berbahan busa empuk. Sementara behel besi di sisi kanan membantu pengguna saat menstandarkan motor.
Motor listrik ini juga sudah dibekali sistem keyless. Pengguna cukup menekan tombol bergambar petir dua kali untuk menyalakan motor tanpa anak kunci konvensional.
Panel instrumennya memang terlihat mungil, namun sudah menampilkan informasi penting seperti indikator baterai, speedometer, odometer, dan mode berkendara.
Celis IMX menyediakan tiga mode kecepatan. Berdasarkan pengujian tanpa beban, mode pertama mampu mencapai 35 km/jam, mode kedua 45 km/jam, dan mode ketiga menyentuh 55 km/jam.
Selain itu, terdapat fitur suara otomatis pada lampu sein yang akan berbunyi ketika sein kiri atau kanan dinyalakan.
Varian Baterai Jadi Andalan
Salah satu keunggulan utama motor listrik Celis IMX terletak pada pilihan baterainya. Selis menyediakan beberapa opsi sesuai kebutuhan pengguna.
Untuk tipe SLA, motor ini memiliki jarak tempuh sekitar 40 kilometer. Sedangkan tipe single lithium mampu mencapai 60 kilometer sekali cas.
Menariknya lagi, tersedia varian dua baterai lithium dengan jarak tempuh hingga 120 kilometer. Bahkan tipe long range diklaim mampu berjalan sampai 230 kilometer.
Motor ini menggunakan baterai lithium 60 volt 25 Ah dengan dinamo BLDC bertenaga 1500 watt. Khusus varian SLA, tenaga motor berada di angka 1200 watt.
Durasi pengisian daya berkisar 5 hingga 6 jam hingga baterai penuh. Kapasitas angkutnya juga cukup besar, yakni mencapai 200 kilogram.
Saat diuji menanjak dengan dua penumpang berbobot total sekitar 150 kilogram, motor listrik Celis IMX masih mampu melibas tanjakan dengan lancar. Bahkan saat dilakukan simulasi stop and go di tanjakan, motor tetap bisa berjalan tanpa kendala berarti.
Kekurangan Motor Listrik Celis IMX
Meski memiliki banyak kelebihan, reviewer juga mengungkap beberapa kekurangan motor listrik ini. Salah satunya adalah suspensi belakang yang terasa agak keras saat melewati jalan bergelombang.
Selain itu, ada pengguna yang mengeluhkan lampu depan dan belakang mudah kemasukan air ketika motor dicuci. Karena itu, pemilik disarankan lebih berhati-hati saat membersihkan kendaraan.
Bagasi di bawah jok juga dinilai kurang luas karena tidak cukup untuk menyimpan helm ukuran besar.
Untuk harga, motor listrik Celis IMX tipe single lithium dibanderol sekitar Rp15 jutaan. Dengan desain sporty, fitur modern, dan pilihan baterai beragam, motor ini masih menjadi salah satu opsi menarik di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Editor : Maylanni Diana Fitri