Radar Tulungagung – Motor listrik Yadea G6 kembali menjadi sorotan setelah pengalaman pemakaian harian dan review lengkapnya ramai dibahas di YouTube. Motor listrik bergaya premium ini disebut punya desain elegan, performa halus, serta handling stabil yang membuatnya cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Dalam video ulasan tersebut, Yadea G6 disebut sebagai salah satu motor listrik dengan desain paling matang di kelasnya. Bahkan desain motor ini dibuat oleh perusahaan desain ternama KISKA dan pernah memenangkan penghargaan Red Dot Award 2020 untuk kategori desain motor listrik terbaik.
Meski sudah diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu, tampilan Yadea G6 dinilai masih modern dan tidak ketinggalan zaman. Desain lampu depan LED dengan DRL khas logo Yadea menjadi identitas yang paling mencolok pada motor listrik ini.
Desain Premium Jadi Daya Tarik Utama
Secara tampilan, Yadea G6 memang terlihat berbeda dibanding kebanyakan motor listrik lain di kelas harga serupa. Bodinya dibuat membulat dengan garis desain yang halus sehingga memberi kesan premium ala skuter Eropa.
Bagian depan sudah menggunakan lampu full LED lengkap dengan lampu jauh dan DRL. Meski belum memakai projector, pencahayaannya disebut cukup terang untuk penggunaan malam hari.
Motor ini juga dibekali windshield kecil, rem cakram depan-belakang, serta suspensi teleskopik di bagian depan. Pelek berukuran 12 inci dipadukan dengan desain motor yang compact membuat handling terasa lincah saat digunakan di jalan padat.
Pada bagian dek kaki, ruang pijakan cukup luas untuk membawa barang. Bahkan reviewer menyebut area dek masih cukup untuk membawa dua galon air sekaligus, meski posisi lantainya tidak benar-benar rata.
Fitur Yadea G6 Cukup Lengkap
Motor listrik ini memiliki berbagai fitur yang cukup modern untuk kebutuhan harian. Terdapat port USB charging, bagasi luas 38 liter, alarm sensitif, hingga fitur auto cut-off yang membuat motor mati otomatis setelah lima menit tidak digunakan.
Bagasi Yadea G6 bahkan disebut mampu memuat helm full face ukuran besar. Joknya juga dibuat tebal dan empuk sehingga nyaman digunakan berkendara jarak jauh.
Namun ada satu kekurangan yang cukup disorot, yakni panel instrumen yang masih sangat sederhana. Indikator baterai hanya menggunakan sistem bar tanpa persentase akurat.
Hal itu membuat pengguna harus lebih teliti menghitung estimasi jarak tempuh agar tidak kehabisan daya di jalan.
Reviewer bahkan menyarankan penggunaan alat tambahan seperti Subnova untuk mengetahui kapasitas baterai secara lebih detail dalam bentuk persentase.
Performa Motor Listrik Yadea G6
Untuk sektor performa, Yadea G6 menggunakan motor BLDC berkekuatan 2.000 watt yang ditenagai baterai 72V 38Ah.
Motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan maksimum sekitar 65 km/jam.
Saat digunakan di jalan, akselerasi Yadea G6 disebut sangat halus dan responsif. Karakter torsinya terasa instan khas motor listrik, tetapi tidak menghentak secara agresif.
Reviewer bahkan menyebut beberapa motor bensin cukup sulit menyalip Yadea G6 ketika digunakan di jalan perkotaan.
Selain itu, motor ini punya handling yang dinilai sangat stabil. Saat diajak bermanuver dan melewati tikungan, motor tetap terasa nyaman serta mudah dikendalikan.
Sistem pengereman juga menjadi salah satu nilai plus terbesar. Selain menggunakan double disc brake, Yadea G6 punya sensasi engine brake ketika gas ditutup.
Teknologi regenerative braking atau TTFR juga disematkan pada motor ini. Sistem tersebut memungkinkan energi saat deselerasi dikonversi kembali menjadi daya untuk mengisi baterai.
Nyaman untuk Harian, Cocok Buat Komuter
Dalam penggunaan harian, reviewer mengaku memakai Yadea G6 untuk perjalanan sekitar 60 kilometer pulang-pergi setiap hari.
Dengan jarak tersebut, baterai masih tersisa satu hingga full bar tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Karakter suspensi belakang yang adjustable juga membuat motor ini terasa nyaman dipakai harian. Meski suspensi depan disebut sedikit stiff atau kaku, keseluruhan pengalaman berkendara tetap dinilai menyenangkan.
Top speed 65 km/jam juga dianggap sudah cukup untuk kebutuhan dalam kota. Bahkan reviewer merasa motor ini sebenarnya masih mampu melaju lebih cepat, tetapi kecepatannya dibatasi sistem bawaan pabrik.
Secara keseluruhan, Yadea G6 disebut sebagai motor listrik yang cocok untuk komuter harian karena nyaman, stabil, irit perawatan, dan tidak memerlukan bensin maupun ganti oli rutin.
Editor : Maylanni Diana Fitri