Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

ICAR V23 Resmi Meluncur di IMS 2026, SUV Listrik Retro Bergaya Offroad Ini Siap Tantang Jimny dan Defender

M. Helmi Nurhisam • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:21 WIB
ICAR V23 resmi hadir di IMS 2026 membawa desain retro modern, fitur offroad, dan teknologi mobil listrik terbaru. (Pinterest)
ICAR V23 resmi hadir di IMS 2026 membawa desain retro modern, fitur offroad, dan teknologi mobil listrik terbaru. (Pinterest)

Radar Tulungagung – ICAR V23 resmi hadir di Indonesia lewat ajang Indonesia International Motor Show (IMS) 2026. SUV listrik bergaya retro modern ini langsung mencuri perhatian publik karena desainnya yang unik, spesifikasi offroad yang cukup serius, serta konsep modular yang jarang ditemui di mobil listrik lain.

Kehadiran ICAR V23 juga menjadi debut resmi merek ICAR di Indonesia. Meski begitu, sebenarnya produk ICAR sudah lebih dulu masuk pasar Tanah Air lewat Chery J6 yang di negara asalnya menggunakan nama ICAR 03. Kini, V23 hadir sebagai model yang lebih compact namun memiliki karakter desain yang jauh lebih kuat.

ICAR V23 mengusung slogan “Born to Play” dan tampil dengan kombinasi desain retro serta modern yang sangat khas. Sekilas bagian depannya mengingatkan pada Toyota Land Cruiser hardtop lawas, namun dipadukan dengan sentuhan futuristik khas mobil listrik masa kini.

Baca Juga: OPPO A Series Makin Diburu, HP Murah dengan Baterai Awet dan Desain Premium

Desain Retro Modern Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu kekuatan utama ICAR V23 adalah desain eksteriornya. Mobil ini memiliki detail-detail unik mulai dari lampu depan bulat yang posisinya agak ke tengah, bumper menonjol ala mobil offroad klasik, hingga overfender besar yang memperkuat kesan tangguh.

Menariknya, sensor ADAS di bagian depan disamarkan menyerupai pelindung bumper sehingga tetap menyatu dengan tema desain retro yang diusung.

SUV listrik ini juga punya kemampuan offroad yang cukup menjanjikan. Approach angle mencapai 43 derajat dan departure angle 41 derajat dengan ground clearance setinggi 210 mm. Hal tersebut membuat mobil ini diklaim cocok digunakan di jalan perkotaan maupun medan rusak.

Secara dimensi, ICAR V23 memang lebih pendek dibanding Chery J6, namun justru hal itu membuat tampilannya terlihat lebih proporsional dan lincah.

Di bagian belakang, nuansa modern semakin terasa lewat lampu LED futuristik dan panel desain unik yang menyerupai box penyimpanan eksternal. Terdapat pula tulisan “Born to Play” yang menjadi identitas khas mobil ini.

Baca Juga: OPPO A Series Kembali Naik Daun, HP Murah dengan ColorOS Ringan dan Baterai Besar

 

Tersedia Versi Rear Wheel Drive dan All Wheel Drive

Untuk pasar Indonesia, ICAR V23 hadir dalam dua pilihan penggerak. Varian pertama menggunakan sistem rear wheel drive atau penggerak roda belakang dengan baterai 60 kWh.

Mobil ini menghasilkan tenaga 134 HP dan torsi 180 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim mampu dicapai dalam 11 detik dengan jarak tempuh mencapai 401 kilometer.

Sementara bagi pengguna yang menginginkan performa lebih serius, tersedia varian Intelligent Wheel Drive atau all wheel drive. Varian ini memakai baterai 81,8 kWh dengan tenaga mencapai 211 HP.

Akselerasi 0–100 km/jam mampu diselesaikan dalam 7,5 detik dan jarak tempuhnya mencapai 501 kilometer.

Pengisian daya cepat DC hingga 104 kW juga sudah tersedia. Dengan fitur tersebut, baterai dapat terisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Interior Minimalis dengan Banyak Tombol Fisik

Masuk ke bagian interior, ICAR V23 menawarkan kabin minimalis namun tetap fungsional. Berbeda dengan banyak mobil listrik modern yang hampir semua fiturnya dikontrol lewat layar sentuh, mobil ini masih menyediakan banyak tombol fisik.

Pengaturan AC, drive mode, volume audio, hingga pengaturan spion masih menggunakan tombol konvensional berukuran besar sehingga lebih mudah digunakan, termasuk saat berkendara offroad.

Layar utama di tengah juga sudah mendukung Apple CarPlay, surround view monitor, dashcam bawaan, hotspot internet, hingga fitur Vehicle to Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik eksternal.

Selain itu, ICAR V23 juga menawarkan konsep modular yang unik. Banyak panel pada mobil ini bisa dilepas dan diganti dengan aksesori tambahan seperti lampu sorot, box penyimpanan, hingga perlengkapan adventure lainnya.

Ruang Belakang Lega, Bagasi Jadi Korban

Meski tampil kompak, ruang belakang ICAR V23 ternyata cukup lega. Penumpang dengan tinggi badan 177 cm masih mendapatkan legroom dan headroom yang nyaman.

Namun, kapasitas bagasinya memang terbatas. Bagasi belakang hanya mampu menampung dua koper ukuran medium. Untuk mendapatkan ruang tambahan, kursi belakang harus dilipat secara manual dengan mekanisme 50:50.

ICAR juga menghadirkan dua versi special edition di IMS 2026, yakni versi Retro Edition dan Cyber Space Edition. Masing-masing kabarnya hanya diproduksi sebanyak 100 unit.

Meski harga resminya belum diumumkan saat sesi preview media berlangsung, ICAR V23 diprediksi akan dibanderol lebih murah dibanding Chery J6. Varian rear wheel drive diperkirakan berada di kisaran Rp400 jutaan, sedangkan versi all wheel drive diprediksi tetap berada di bawah harga J6 AWD.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Cherry J6 #mobil offroad listrik #ICAR V23 #IMS 2026 #suv listrik