Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review ICAR V23: SUV Listrik Bergaya Retro yang Jadi Boys Toys Baru, Desainnya Bikin Kepala Menoleh

M. Helmi Nurhisam • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:24 WIB
ICAR V23 hadir sebagai SUV listrik retro modern dengan desain unik, fitur offroad, dan konsep modular yang siap dimodifikasi. (Pinterest)
ICAR V23 hadir sebagai SUV listrik retro modern dengan desain unik, fitur offroad, dan konsep modular yang siap dimodifikasi. (Pinterest)

Radar Tulungagung – Pasar mobil listrik Indonesia kembali kedatangan pemain unik yang langsung mencuri perhatian publik. Kali ini datang dari ICAR V23, SUV listrik bergaya retro modern yang tampil berbeda dibanding kebanyakan mobil listrik asal China lainnya.

Mobil ini bahkan disebut sebagai “boys toys” oleh sejumlah reviewer otomotif karena karakter desain dan konsepnya yang lebih cocok dijadikan kendaraan hobi ketimbang sekadar alat transportasi harian.

ICAR V23 sendiri merupakan adik dari Chery J6 yang sebelumnya lebih dulu dikenal di Indonesia. Namun dibanding kakaknya, desain V23 justru terlihat lebih nyentrik, lebih berani, dan punya aura SUV offroad klasik yang sangat kuat.

Tidak heran kalau kehadiran ICAR V23 di jalan langsung menarik perhatian banyak orang. Bentuknya yang kotak, overfender besar, hingga detail-detail retro modern membuat mobil ini tampil sangat berbeda dibanding SUV listrik lain di kelasnya.

Baca Juga: OPPO A Series Makin Menarik, HP Murah dengan Baterai Awet dan Desain Premium Mulai Diburu

Desain Unik Jadi Daya Tarik Utama

Hal paling menonjol dari ICAR V23 tentu ada pada desainnya. Mobil ini punya tampilan yang sekilas mengingatkan pada Toyota FJ Cruiser hingga Mercedes-Benz G-Class, namun tetap memiliki identitas sendiri.

Bagian depannya memakai lampu bulat dengan desain futuristik khas kendaraan listrik modern. Overhang depan dan belakang dibuat sangat pendek sehingga roda terlihat berada di ujung bodi mobil, memberikan kesan SUV offroad sejati.

Pendekatan desain seperti ini membuat approach angle dan departure angle mobil menjadi sangat baik. Ground clearance-nya juga sudah di atas 200 mm sehingga cocok digunakan di jalan rusak maupun aktivitas outdoor ringan.

Di bagian belakang, terdapat box dekoratif yang menyerupai tempat ban cadangan seperti SUV offroad klasik. Pilar C juga dibuat unik tanpa kaca tambahan dan diberi aksen tulisan “V23” yang semakin mempertegas karakter mobil ini.

Baca Juga: Redmi Note 15 Mulai Naik Kelas, HP Midrange Xiaomi dengan Layar Premium dan Baterai Jumbo

 

Kabin Minimalis Tapi Tetap Fungsional

Masuk ke interior, suasana modern langsung terasa. Dashboard dibuat sangat minimalis tanpa panel instrumen di depan pengemudi. Semua informasi kendaraan ditampilkan lewat layar tengah berukuran 15,4 inci.

Meski tampil modern, ICAR V23 tetap mempertahankan banyak tombol fisik. Pengaturan AC, drive mode, ventilasi, hingga pengaturan spion masih menggunakan tombol konvensional sehingga terasa lebih praktis dibanding mobil listrik lain yang serba layar sentuh.

SUV listrik ini juga sudah menggunakan chipset Snapdragon 8155 yang membuat tampilan sistem infotainment terasa responsif dan halus saat digunakan.

Namun ada kekurangan dari konsep layar tengah tersebut. Karena sebagian layar digunakan sebagai panel instrumen digital, area yang benar-benar bisa dipakai untuk Android Auto dan navigasi terasa lebih kecil.

Siap Dimodifikasi untuk Pecinta Adventure

Salah satu keunikan terbesar ICAR V23 adalah konsep modular yang diusungnya. Mobil ini dirancang agar mudah dipasangi berbagai aksesori tambahan tanpa perlu memodifikasi struktur utama kendaraan.

Di bagian depan misalnya, terdapat panel khusus yang bisa dibuka untuk pemasangan lampu tambahan. Bahkan mobil ini sudah memiliki tombol AUX khusus untuk mengoperasikan aksesori seperti lampu sorot tanpa perlu menarik kabel tambahan.

Tidak hanya itu, beberapa panel di bagian samping dan belakang juga bisa dilepas lalu diganti dengan aksesori lain seperti tangga, box tambahan, hingga dudukan perlengkapan outdoor.

Konsep seperti ini membuat ICAR V23 terasa sangat personal dan cocok untuk pengguna yang suka modifikasi kendaraan adventure.

Performa Nyaman dengan Kemampuan Offroad Menarik

Untuk urusan performa, ICAR V23 hadir dalam versi all wheel drive dengan baterai besar berkapasitas sekitar 80 kWh. Mobil ini juga dibekali beberapa mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi.

Karakter suspensinya terasa lebih rigid dibanding Chery J6 sehingga mobil terasa lebih stabil saat melaju di kecepatan tinggi.

Kemampuan offroad-nya juga cukup serius untuk ukuran SUV listrik monokok. Water wading capacity mencapai 600 mm dan ground clearance tinggi membuat mobil ini tetap percaya diri diajak melibas genangan atau jalur rusak ringan.

Meski begitu, ada beberapa kekurangan yang masih terasa. Salah satunya adalah posisi mengemudi yang terlalu tegak sehingga terasa seperti mengendarai truk kecil.

Selain itu, wheelbase mobil yang panjang membuat radius putarnya terasa cukup besar meski dimensi bodinya sebenarnya relatif kompak.

Fitur Lengkap, Tapi Belum Istimewa

ICAR V23 memang sudah dibekali berbagai fitur modern seperti ADAS, adaptive cruise control, ventilated seat, hingga electric seat. Namun secara keseluruhan, fitur-fiturnya masih terasa standar dibanding mobil China lain di kelas harga serupa.

Mobil ini juga belum memiliki panoramic sunroof yang biasanya menjadi fitur wajib di SUV listrik premium.

Meski begitu, kekuatan utama ICAR V23 memang bukan sekadar fitur, melainkan karakter desain dan konsepnya yang unik. SUV listrik ini hadir bukan hanya untuk dipakai harian, tetapi juga untuk tampil beda dan menjadi kendaraan lifestyle bagi penggunanya.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Review iCAR V23 #mobil retro modern #mobil offroad #ICAR V23 #suv listrik