Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Uji Coba Motor Listrik VR Tembus 52 Km Sekali Cas, Biaya Charging Cuma Rp750 Bikin Pengguna Motor Bensin Melirik

Gita Dwi Nuraini • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:48 WIB
Motor listrik VR tembus 52 km sekali cas dengan biaya charging cuma Rp750, cocok untuk mobilitas harian hemat biaya.(Gemini AI)
Motor listrik VR tembus 52 km sekali cas dengan biaya charging cuma Rp750, cocok untuk mobilitas harian hemat biaya.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik VR mulai menarik perhatian masyarakat setelah hasil uji coba penggunaan harian menunjukkan efisiensi biaya yang sangat murah. Dalam pengujian yang dilakukan dari bengkel DK Motor, motor listrik VR mampu menempuh jarak hingga 52 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya senilai sekitar Rp750.

Hasil tersebut menjadi sorotan karena biaya operasional motor listrik VR jauh lebih hemat dibanding motor berbahan bakar bensin. Pengujian dilakukan dengan rute perjalanan cukup panjang melewati Langensari hingga Pasar Banjar dengan kondisi jalan dan cuaca yang bervariasi.

Motor listrik VR yang diuji merupakan unit second dengan kapasitas baterai 60 volt 20 ampere. Meski bukan unit baru, performanya dinilai masih cukup impresif untuk kebutuhan mobilitas harian di kawasan perkotaan maupun perjalanan kerja jarak menengah.

Baca Juga: OPPO A Series Kembali Naik Daun, HP Murah dengan ColorOS Ringan dan Fast Charging Jadi Andalan

Uji Jalan Dimulai dari DK Motor

Pengujian dimulai dari bengkel DK Motor dengan kondisi baterai penuh 100 persen. Pengguna juga memanfaatkan aplikasi Strava untuk membandingkan jarak tempuh selama perjalanan berlangsung.

Pada titik pertama di lampu merah Langensari, motor telah menempuh sekitar 7,4 kilometer berdasarkan speedometer kendaraan. Saat itu kapasitas baterai masih tersisa 91 persen dengan kecepatan rata-rata berkisar 30 hingga 40 kilometer per jam.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pasar Banjar. Sesampainya di lokasi, total jarak tempuh mencapai sekitar 22,3 kilometer. Pada titik tersebut, sisa baterai berada di angka 46 persen.

Pengendara lalu kembali menuju DK Motor untuk menguji apakah motor listrik VR masih mampu digunakan perjalanan pulang-pergi dua kali dengan satu kali pengisian daya penuh.

Baca Juga: OPPO A Series Jadi Andalan Baru, HP Murah dengan Storage Besar dan Fast Charging Cepat

Masih Kuat untuk Perjalanan Putaran Kedua

Saat kembali ke titik awal, jarak tempuh sudah mencapai sekitar 30 kilometer dengan sisa baterai sekitar 49 persen. Pengujian kembali dilanjutkan menuju Langensari untuk putaran kedua.

Di perjalanan kedua menuju Langensari, speedometer menunjukkan angka 37,7 kilometer dengan kapasitas baterai tersisa 34 persen. Pengujian terus dilakukan hingga motor akhirnya benar-benar kehabisan daya.

Motor listrik VR akhirnya berhenti di sekitar wilayah Padud sebelum mencapai Pasar Banjar. Berdasarkan speedometer kendaraan, total jarak tempuh tercatat mencapai sekitar 52 kilometer.

Penguji menyebut angka tersebut merupakan hasil riil di lapangan tanpa rekayasa. Bahkan selama perjalanan berlangsung, motor juga digunakan dalam kondisi hujan deras dan tetap mampu beroperasi normal tanpa kendala berarti.

Baca Juga: OPPO A Series Makin Diburu, HP Murah dengan Baterai Awet dan Desain Premium

Biaya Cas Jadi Keunggulan Utama

Salah satu hal yang paling disorot dari motor listrik VR adalah biaya charging yang sangat murah. Untuk pengisian daya penuh dari nol hingga 100 persen, pengguna hanya membutuhkan biaya listrik sekitar Rp750.

Jika dibandingkan motor bensin, biaya tersebut jauh lebih rendah. Pengguna memperkirakan perjalanan sejauh 52 kilometer menggunakan motor konvensional bisa menghabiskan sekitar satu liter bensin atau setara Rp10 ribuan.

Efisiensi inilah yang membuat motor listrik mulai dilirik masyarakat sebagai solusi kendaraan hemat untuk aktivitas sehari-hari. Terutama bagi pekerja dengan mobilitas rutin sekitar 10 hingga 20 kilometer per hari.

Faktor yang Mempengaruhi Jarak Tempuh

Meski mampu menembus 52 kilometer, penguji menjelaskan jarak tempuh motor listrik sangat dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari gaya berkendara, beban yang dibawa, kondisi tekanan ban, hingga medan jalan yang dilalui.

Tanjakan dan kondisi baterai juga disebut mempengaruhi performa kendaraan listrik. Karena itu, hasil penggunaan setiap orang bisa berbeda tergantung pola pemakaian masing-masing.

Jika dihitung secara realistis dengan kemungkinan selisih pembacaan sekitar 10 kilometer, motor listrik VR masih dianggap mampu menempuh jarak efektif sekitar 40 kilometer dalam sekali cas.

Jarak tersebut dinilai sudah cukup untuk kebutuhan perjalanan harian seperti berangkat kerja, aktivitas dalam kota, maupun penggunaan operasional ringan lainnya.

Dengan biaya operasional murah, minim perawatan, serta kemampuan menempuh puluhan kilometer dalam sekali pengisian daya, motor listrik VR mulai dianggap sebagai alternatif kendaraan masa depan yang lebih ekonomis dibanding motor berbahan bakar bensin.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#jarak tempuh motor listrik #motor listrik hemat biaya #uji coba motor listrik #biaya cas motor listrik #Motor listrik VR