Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Sebulan Pakai Motor Listrik VRQ1X Grab, Irit Dipakai Harian Tapi Ada PR di Shock dan Kecepatan

Gita Dwi Nuraini • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:51 WIB
Review motor listrik VRQ1X Grab setelah sebulan dipakai harian, irit biaya tapi punya beberapa kekurangan di performa.(Gemini AI)
Review motor listrik VRQ1X Grab setelah sebulan dipakai harian, irit biaya tapi punya beberapa kekurangan di performa.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik VRQ1X Grab mulai banyak dilirik masyarakat sebagai kendaraan harian murah dan hemat operasional. Salah satu pengguna membagikan pengalaman setelah menggunakan motor listrik bekas eks armada Grab tersebut selama kurang lebih satu bulan untuk aktivitas sehari-hari.

Dalam ulasannya, pengguna mengaku cukup menikmati penggunaan VRQ1X Grab meski ada beberapa kekurangan yang dirasakan, terutama pada sektor suspensi, pencahayaan, hingga performa ketika digunakan menyalip kendaraan besar di jalan raya.

Motor listrik VRQ1X Grab sendiri merupakan salah satu motor listrik yang cukup populer di pasar motor bekas karena harganya relatif terjangkau. Selain itu, biaya operasionalnya juga jauh lebih murah dibanding motor berbahan bakar bensin.

Baca Juga: OPPO A Series Kembali Naik Daun, HP Murah dengan ColorOS Ringan dan Fast Charging Jadi Andalan

Desain Mirip Scoopy dan Vespa

Secara tampilan, VRQ1X Grab memiliki desain retro modern yang disebut mirip Honda Scoopy generasi lama. Bentuk bodinya membulat dengan sentuhan klasik yang cukup menarik untuk penggunaan di perkotaan.

Bagian spakbor depan juga disebut menyerupai desain Vespa karena menutupi area shockbreaker depan. Pengguna menilai desain motor ini memang tidak akan disukai semua orang, namun tetap terlihat unik dan cukup nyaman dipandang.

“Kalau buat saya masih oke karena mirip Scoopy lama,” ujar pengguna dalam ulasannya.

Meski begitu, ada beberapa catatan pada bagian kaki-kaki. Suspensi depan disebut terasa keras karena motor sudah berusia sekitar tiga tahun dan kemungkinan belum pernah dilakukan perawatan serius.

Pengguna menyarankan shockbreaker depan diganti atau setidaknya dilakukan penggantian oli shock agar kenyamanan berkendara meningkat.

Baca Juga: OPPO A Series Jadi Andalan Baru, HP Murah dengan Storage Besar dan Fast Charging Cepat

Lampu Kurang Terang dan Sein Sering Bermasalah

Keluhan lain muncul pada sistem pencahayaan. Lampu depan dinilai cukup terang, namun sorotannya terlalu kecil sehingga kurang maksimal saat digunakan malam hari.

Selain itu, lampu sein juga menjadi salah satu masalah yang cukup sering muncul pada VRQ1X Grab. Pada unit yang direview, lampu sein mengalami mati total diduga akibat kabel putus.

Pengguna menyebut masalah sein seperti ini cukup sering ditemukan di berbagai unit motor listrik VRQ1X eks Grab lainnya.

Meski demikian, sistem pengereman masih dianggap cukup pakem. Namun karena bobot motor ringan dan ban bawaan sudah cukup lama, motor terasa mudah ngepot saat melakukan pengereman mendadak.

Baca Juga: OPPO A Series Makin Diburu, HP Murah dengan Baterai Awet dan Desain Premium

Kecepatan Maksimal Hanya 60 Km/Jam

Untuk performa, motor listrik VRQ1X Grab memiliki kecepatan maksimal sekitar 60 kilometer per jam. Dalam kondisi tertentu, motor sempat menyentuh angka 64 kilometer per jam saat digunakan sendiri di jalan menurun.

Namun secara umum, kecepatan rata-rata motor berada di kisaran 55 sampai 60 kilometer per jam. Pengguna menilai performa tersebut masih cukup untuk penggunaan dalam kota, tetapi terasa kurang ketika harus menyalip truk atau bus.

“Kalau buat nyalip kendaraan besar memang agak PR,” katanya.

Pengguna juga mengeluhkan ruang pijakan kaki yang cukup sempit dibanding motor listrik lain seperti Volta. Hal itu membuat membawa barang dalam jumlah banyak menjadi kurang praktis.

Baterai Masih Oke Meski Kondisi Bekas

Salah satu hal yang cukup diapresiasi adalah kondisi baterai motor. Meski berstatus bekas eks operasional Grab, baterainya disebut masih mampu menempuh jarak lebih dari 40 kilometer dengan sisa daya sekitar 20 persen.

Motor ini menggunakan dua slot baterai dan jarak tempuhnya tergantung gaya berkendara pengguna. Pengguna juga menyebut beberapa pemilik melakukan upgrade pada controller dan kabel BLDC agar performa motor lebih responsif.

Namun untuk pengguna dengan budget terbatas, upgrade dianggap belum terlalu penting selama motor masih nyaman digunakan harian.

Hemat Biaya Operasional Bulanan

Menurut pengguna, salah satu alasan tetap nyaman menggunakan VRQ1X Grab adalah penghematan biaya bulanan. Sebelum menggunakan motor listrik, pengeluaran bensin dan servis rutin motor bensin bisa mencapai ratusan ribu rupiah per bulan.

Dengan motor listrik, biaya tersebut bisa ditekan cukup signifikan. Hal ini membuat motor listrik dinilai cocok bagi pekerja dengan mobilitas harian pendek hingga menengah.

Meski demikian, pengguna tetap menyarankan calon pembeli mempertimbangkan kebutuhan perjalanan harian sebelum beralih penuh ke motor listrik. Sebab, keterbatasan jarak tempuh dan waktu pengisian daya masih menjadi tantangan utama kendaraan listrik saat ini.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#review motor listrik #motor listrik harian #Motor listrik bekas Grab #Motor listrik VRQ1X Grab #VRQ1X Grab irit biaya