Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hyundai Kona Electric Bekas 3 Tahun Bikin Geger Pasar EV! Harga Anjlok, Performa Masih Nendang, Ternyata Lebih Asyik dari EV Baru?

Cholifatun Nisak • Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB
Hyundai Kona Electric bekas jadi incaran! Harga turun, performa masih kuat, dan tetap menarik di pasar EV Indonesia.
Hyundai Kona Electric bekas jadi incaran! Harga turun, performa masih kuat, dan tetap menarik di pasar EV Indonesia.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Hyundai Kona Electric bekas kembali mencuri perhatian di pasar mobil listrik Indonesia. SUV listrik asal Korea Selatan ini kini banyak diburu karena harga Hyundai Kona Electric bekas yang sudah turun signifikan, bahkan berada di kisaran 300 jutaan rupiah. Meski sudah berusia sekitar tiga tahun, mobil ini masih menawarkan pengalaman berkendara yang menarik dan fitur yang tergolong lengkap di kelasnya. Fenomena ini membuat Hyundai Kona Electric menjadi salah satu opsi menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kondisi pasar saat ini, Hyundai Kona Electric bekas memiliki daya tarik utama pada value for money. Saat pertama kali hadir, mobil ini dipasarkan hampir mendekati 700 juta rupiah. Namun depresiasi yang cukup besar membuatnya kini berada di segmen yang jauh lebih ramah di kantong. Menariknya, meskipun harga turun, kondisi baterai masih tergolong baik dengan jarak tempuh sekitar 40.000 km pemakaian. Garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km juga masih berlaku, sehingga memberikan rasa aman bagi calon pembeli mobil listrik bekas ini.

Performa Hyundai Kona Electric Masih Menggigit

Dari sisi teknis, Hyundai Kona Electric generasi awal ini menggunakan baterai sekitar 39 kWh dengan jarak tempuh klaim sekitar 289 km. Jika dibandingkan dengan model terbaru, angka ini memang jauh lebih kecil, namun untuk penggunaan harian di dalam kota masih tergolong cukup. Motor listriknya menghasilkan tenaga instan yang membuat akselerasi terasa responsif sejak awal injakan pedal.

Karakter ini bahkan disebut lebih “galak” di awal dibandingkan versi terbaru yang sudah disetel lebih halus. Akselerasi 0–100 km/jam berada di kisaran 8 detik, cukup kompetitif untuk SUV listrik di masanya. Sensasi dorongan instan ini menjadi salah satu keunggulan yang masih dirasakan hingga sekarang, terutama bagi pengemudi yang menyukai karakter fun to drive.

Baca Juga: OPPO A Series Jadi Andalan Baru, HP Murah dengan Storage Besar dan Fast Charging Cepat

Kenyamanan Berkendara dan Kekurangan

Dari sisi kenyamanan, Hyundai Kona Electric menawarkan pengalaman berkendara yang cukup solid untuk pengemudi. Posisi duduk ergonomis, handling stabil, serta respon kemudi yang presisi menjadi nilai lebih. Namun, kenyamanan penumpang belakang menjadi salah satu kelemahan utama. Posisi baterai di bawah lantai membuat ruang kaki sedikit lebih tinggi, sehingga posisi duduk terasa lebih tegak dan kurang rileks.

Selain itu, suspensi bagian belakang cenderung terasa keras ketika melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. Hal ini membuat perjalanan dengan penumpang penuh perlu sedikit penyesuaian gaya berkendara agar tetap nyaman.

Fitur dan Interior Masih Relevan

Meskipun bukan model terbaru, Hyundai Kona Electric sudah dibekali fitur yang masih relevan hingga saat ini. Tersedia layar infotainment besar, wireless charging, sunroof, serta fitur keselamatan seperti lane keeping assist dan cruise control. Namun sistem adaptive cruise control belum tersedia pada generasi ini, sehingga pengemudi masih perlu lebih aktif dalam mengontrol laju kendaraan.

Material interior juga tergolong solid dengan kombinasi soft touch dan plastik berkualitas. Audio bawaan Hyundai bahkan dinilai berada di atas rata-rata mobil konvensional di kelasnya, menambah kenyamanan saat berkendara.

Value for Money di Pasar Mobil Listrik Bekas

Dengan harga yang sudah turun drastis, Hyundai Kona Electric kini menjadi salah satu opsi paling menarik di pasar mobil listrik bekas Indonesia. Kombinasi antara performa, kenyamanan berkendara, serta biaya operasional rendah membuatnya tetap kompetitif meski kalah dari sisi teknologi dibandingkan EV terbaru dari China.

Bagi konsumen yang ingin masuk ke dunia kendaraan listrik tanpa mengeluarkan biaya besar, Hyundai Kona Electric bekas bisa menjadi pilihan rasional. Terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, biaya per kilometer yang rendah serta bebas ganjil genap menjadi keuntungan utama.

Baca Juga: OPPO A Series Kembali Naik Daun, HP Murah dengan ColorOS Ringan dan Fast Charging Jadi Andalan

Editor : Cholifatun Nisak
#Hyundai Kona Electric #mobil listrik bekas #review Kona EV #harga mobil listrik #suv listrik