RADAR TULUNGAGUNG- Kehadiran MG4 EV kembali menggebrak pasar mobil listrik Tanah Air setelah versi rakitan lokal (CKD) resmi dipasarkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau. MG4 EV kini dibanderol sekitar Rp433 juta, membuatnya langsung menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di kelasnya. Dengan banderol tersebut, MG4 EV menawarkan kombinasi performa, teknologi, dan efisiensi yang sebelumnya hanya ditemukan pada mobil listrik di atas Rp600 juta.
Langkah agresif MG ini langsung memposisikan MG4 EV sebagai pesaing serius di segmen hatchback listrik. Di Indonesia, mobil ini bersaing ketat dengan model seperti Wuling Binguo EV hingga Hyundai Ioniq 5 yang berada di kelas lebih tinggi. Namun, keunggulan utama MG4 EV terletak pada harga yang lebih rendah dengan fitur yang tetap lengkap, menjadikannya opsi “value for money” yang sulit diabaikan oleh konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Secara teknis, MG4 EV dibekali baterai 51 kWh berbasis lithium iron phosphate (LFP) yang diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 425 km dalam sekali pengisian. Mobil ini menggunakan penggerak roda belakang (rear wheel drive) dengan tenaga sekitar 170 PS dan torsi 250 Nm. Akselerasinya cukup impresif untuk kelasnya, yakni sekitar 7,7 detik untuk 0–100 km/jam. Kombinasi ini membuat MG4 EV tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai.
Baca Juga: Toyota Calya Tipe G 2026 Bikin Kaget, Harga Rp 180 Jutaan Sudah Auto Retract dan Full LED
Desain Eksterior Modern dan Aerodinamis MG4 EV
Tampilan MG4 EV mengusung desain hatchback futuristis dengan garis tajam di hampir seluruh bodinya. Bagian depan terlihat modern dengan lampu LED penuh, sementara sisi samping dibuat minimalis namun tetap sporty. Meski beberapa bagian terlihat agak tebal dan jendela belakang relatif kecil, desain keseluruhannya tetap dinilai proporsional. Di bagian belakang, lampu LED memanjang memberikan kesan modern meski tidak terlalu agresif.
Interior Minimalis dengan Fokus Teknologi
Masuk ke kabin, MG4 EV mengusung konsep minimalis dengan dominasi layar digital berukuran sekitar 10,25 inci. Tombol fisik dibuat sangat terbatas sehingga sebagian besar pengaturan dilakukan melalui layar sentuh. Sistem infotainment sudah terkoneksi internet melalui fitur iSmart yang memungkinkan pengguna memantau kondisi mobil lewat ponsel. Meski modern, sebagian pengguna mungkin membutuhkan adaptasi karena minimnya tombol fisik, terutama untuk pengaturan AC.
Kabin MG4 EV juga menawarkan ruang yang cukup ergonomis untuk ukuran hatchback. Posisi duduk pengemudi tergolong nyaman dengan visibilitas yang baik, meski beberapa bagian interior masih menggunakan material plastik keras. Bagian belakang cukup untuk tiga penumpang, namun ruang tengah terasa lebih sempit karena tidak adanya headrest.
Performa, Handling, dan Kenyamanan MG4 EV
Salah satu keunggulan utama MG4 EV adalah karakter berkendaranya. Suspensi mobil ini dinilai cukup nyaman dengan karakter sedikit kaku khas Eropa, namun tetap stabil saat melaju di kecepatan tinggi. Handling-nya terasa presisi, didukung distribusi bobot baterai di lantai yang membuat mobil lebih stabil saat bermanuver.
Fitur adaptive cruise control dan berbagai sistem ADAS juga tersedia, meski beberapa pengguna menilai respons pengereman sistemnya masih belum sepenuhnya halus. Namun secara keseluruhan, pengalaman berkendara MG4 EV dinilai menyenangkan, baik untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Kesimpulan: Salah Satu EV Paling Worth It di Indonesia
Dengan harga Rp433 juta, MG4 EV menjadi salah satu mobil listrik paling kompetitif di Indonesia saat ini. Kombinasi jarak tempuh yang cukup jauh, performa solid, serta fitur modern membuatnya unggul di kelas harga menengah. Tidak berlebihan jika MG4 EV disebut sebagai salah satu EV paling “worth it” yang saat ini tersedia di pasar Indonesia.
Editor : Cholifatun Nisak