RADAR TULUNGAGUNG- Citroen EC3 kembali mencuri perhatian pasar otomotif Indonesia sebagai salah satu mobil listrik Eropa termurah yang saat ini dipasarkan di Tanah Air. Model ini menjadi versi elektrifikasi dari Citroen C3 yang sebelumnya hadir dengan mesin pembakaran internal, namun kini diubah menjadi kendaraan listrik berbasis platform Smart Car.
Dalam ulasan mendalam, Citroen EC3 diposisikan sebagai crossover mungil perkotaan yang didatangkan langsung dari India dalam status CBU (Completely Built Up). Mobil ini menjadi bagian dari strategi Citroen untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan EV Eropa lain yang umumnya berada di atas Rp500 juta.
Menariknya, Citroen EC3 tetap mempertahankan DNA Citroen C3, mulai dari desain eksterior hingga kenyamanan suspensi khas Eropa. Namun, ubahan terbesar ada pada sistem penggerak yang kini menggunakan motor listrik, menjadikannya salah satu opsi mobil listrik Eropa dengan harga paling agresif di kelasnya, yakni sekitar Rp395 juta.
Mobil Listrik Eropa Berbasis Citroen C3
Secara historis, Citroen merupakan merek otomotif asal Prancis yang sudah berdiri sejak 1919. Di Indonesia sendiri, Citroen dikenal melalui berbagai model sedan klasik seperti GS, GX, hingga BX. Kini, Citroen bertransformasi dengan menghadirkan model SUV dan kendaraan listrik, termasuk Citroen EC3.
Mobil ini menggunakan platform Smart Car yang juga dipakai pada Citroen C3 bermesin bensin. Versi listriknya pertama kali diperkenalkan di India pada 2023 sebelum akhirnya masuk ke Indonesia pada Oktober di tahun yang sama. Karena statusnya CBU dari India, kualitas rakitan antara versi bensin dan listrik disebut tidak memiliki perbedaan signifikan.
Spesifikasi dan Jarak Tempuh Citroen EC3
Dari sisi teknis, Citroen EC3 dibekali baterai berkapasitas 29,2 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 320 km berdasarkan standar MIDC. Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 57 PS dengan torsi 143 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui single-speed transmission.
Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung fast charging hingga 100 kW yang mampu mengisi daya 10–80 persen dalam waktu sekitar 57 menit. Sementara jika menggunakan home charging AC, waktu pengisian penuh bisa mencapai sekitar 10 jam lebih.
Meski begitu, klaim jarak 320 km disebut cukup optimistis, karena penggunaan di dunia nyata diperkirakan berada di bawah angka tersebut tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Desain, Fitur, dan Kenyamanan
Secara tampilan, Citroen EC3 mengusung desain crossover compact dengan sentuhan dua warna (dual tone), roof rail, dan lampu depan halogen. Velg menggunakan ring 15 inci dengan desain sederhana.
Interiornya dibuat minimalis dengan dominasi material plastik keras, namun tetap mengedepankan kenyamanan khas Citroen. Joknya empuk dengan ruang kabin yang cukup lega untuk mobil di kelasnya. Salah satu keunggulan utama adalah suspensi yang sangat nyaman, cocok untuk penggunaan dalam kota.
Fitur hiburan sudah mendukung head unit dengan konektivitas dasar, serta beberapa port USB dan power socket. Namun, fitur keselamatan dan teknologi bantuan berkendara tergolong minim, tanpa ADAS maupun cruise control.
Kelebihan dan Kekurangan
Keunggulan utama Citroen EC3 terletak pada harga yang relatif terjangkau untuk mobil listrik Eropa, kenyamanan suspensi, serta kabin yang cukup lega. Mobil ini juga cocok untuk pengguna pertama EV karena karakter berkendaranya yang tidak terlalu agresif dan mudah dipahami.
Namun, sejumlah kekurangan juga mencolok, mulai dari fitur yang tergolong sederhana, kualitas material interior yang masih perlu peningkatan, hingga karakter motor listrik yang dianggap belum sehalus kompetitor asal Tiongkok. Klaim jarak tempuh yang cukup optimistis juga menjadi catatan tersendiri bagi calon pembeli.
Kesimpulan
Citroen EC3 hadir sebagai opsi menarik di segmen mobil listrik entry-level Eropa di Indonesia. Dengan harga sekitar Rp395 juta, mobil ini menawarkan kombinasi desain sederhana, kenyamanan tinggi, dan harga yang relatif kompetitif.
Meski belum sempurna dari sisi fitur dan teknologi, Citroen EC3 tetap menjadi langkah penting Citroen dalam memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan listrik Indonesia yang semakin kompetitif.
Editor : Cholifatun Nisak