RADAR TULUNGAGUNG - Yamaha Motor Company kembali mencuri perhatian pecinta otomotif lewat kehadiran Yamaha E01, motor listrik bergaya maxi scooter yang disebut-sebut punya sensasi berkendara paling mirip motor bensin. Bahkan sejumlah reviewer otomotif menyebut tarikan Yamaha E01 terasa lebih mengisi dibanding Yamaha NMAX di putaran bawah.
Motor listrik Yamaha E01 memang belum resmi dijual di Indonesia. Namun Yamaha Indonesia mulai membuka program uji coba publik di empat kota besar yakni Jakarta, Bandung, Medan, dan Bali untuk mengumpulkan masukan dari masyarakat sebelum dipasarkan massal.
Dalam ulasan kanal YouTube Otomotif TV, Yamaha E01 disebut sebagai motor listrik yang mampu menjadi standar baru kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Sensasi berkendaranya dinilai berbeda dibanding kebanyakan motor listrik yang sudah beredar di pasaran.
Riding Yamaha E01 Disebut Paling Natural
Secara dimensi, Yamaha E01 memang sangat mirip dengan Yamaha NMAX. Tinggi joknya hanya berbeda sekitar 1 cm dibanding skutik bongsor andalan Yamaha tersebut.
Posisi duduk santai, setang lebar, serta jok tebal membuat motor ini nyaman dipakai perjalanan jauh. Suspensinya juga disebut empuk dan stabil meski melintasi jalan rusak.
Yang paling menarik perhatian adalah karakter tenaga motor listriknya. Yamaha E01 menggunakan motor listrik model mid-drive yang ditempatkan di tengah sasis, lalu tenaga disalurkan ke roda belakang melalui belt dan reduction gear.
Teknologi ini membuat distribusi tenaga terasa halus, linear, namun tetap bertenaga. Reviewer menyebut motor ini tidak memberikan hentakan berlebihan seperti motor listrik lain yang kadang terasa liar saat tuas gas diputar mendadak.
“Naiknya cepat, tapi halus dan smooth. Ini yang bikin enak,” ungkap reviewer dalam video tersebut.
Torsi Yamaha E01 Tembus 30 Nm
Yamaha E01 dibekali tiga mode berkendara yakni Eco, Standard, dan Power. Pada mode Power, motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga hingga 10,8 HP dengan torsi mencapai 30,2 Nm.
Sebagai perbandingan, Yamaha NMAX memiliki torsi sekitar 13,9 Nm. Artinya, Yamaha E01 punya dorongan tenaga bawah yang jauh lebih besar.
Bahkan saat diuji di tanjakan kawasan Bukit Pelangi Bogor menggunakan mode Eco, motor ini tetap mampu melaju dengan mudah tanpa kehilangan tenaga signifikan.
Mode Eco sendiri mampu membawa Yamaha E01 melaju hingga 68 km/jam dengan klaim jarak tempuh mencapai 104 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Sementara pada mode Standard dan Power, kecepatan maksimalnya bisa menembus 100 km/jam, meski konsekuensinya konsumsi daya menjadi lebih boros.
Baterai Besar dan Bisa Fast Charging
Motor listrik Yamaha E01 menggunakan baterai tanam berkapasitas 4,9 kWh dengan tegangan 87,6 volt dan 56,3 Ah. Posisi baterai ditempatkan di tengah bawah motor untuk menjaga distribusi bobot tetap seimbang.
Yamaha sengaja memakai baterai permanen alias non-swap demi menjaga kualitas dan umur pakai baterai tetap optimal.
Untuk pengisian daya, Yamaha menyediakan tiga metode charging. Pertama menggunakan portable charger yang membutuhkan waktu sekitar 14 jam dari kosong hingga penuh.
Kedua memakai wall charging system dengan waktu pengisian sekitar 5 jam. Sedangkan metode fast charging memungkinkan baterai terisi hingga 90 persen hanya dalam waktu sekitar 1 jam.
Fitur Yamaha E01 Sangat Modern
Selain performa, Yamaha E01 juga dibekali fitur modern yang cukup lengkap. Mulai dari traction control system, ABS, GPS tracker, hingga konektivitas cloud server.
Motor ini bahkan mampu mengirimkan data lokasi kendaraan secara otomatis sehingga posisi motor bisa dipantau lewat aplikasi smartphone.
Ada juga fitur regenerative braking yang membantu mengisi ulang daya baterai saat pengendara melepas gas.
Tak ketinggalan fitur mundur otomatis untuk memudahkan manuver parkir. Pengendara hanya perlu menekan tombol khusus dan motor akan berjalan mundur secara perlahan.
Belum Dijual, Yamaha Masih Kumpulkan Data Konsumen
Meski mendapat banyak pujian, Yamaha Indonesia belum memastikan kapan Yamaha E01 akan dijual resmi di Tanah Air. Saat ini pabrikan masih fokus mengumpulkan data dan masukan dari sekitar 4.000 pengguna yang mencoba motor tersebut selama satu tahun.
Program test ride Yamaha E01 dilakukan menggunakan sekitar 20 unit motor yang disebar ke beberapa kota besar di Indonesia.
Yamaha juga masih mempelajari harga ideal serta spesifikasi paling cocok untuk pasar Indonesia sebelum benar-benar memasarkan motor listrik premium ini secara massal.
Editor : Gita Dwi Nuraini