Radar Tulungagung- Motor listrik kini semakin ramai di Indonesia. Namun, masih banyak masyarakat yang ragu soal ketahanan dan biaya perawatan kendaraan listrik dalam jangka panjang. Keraguan itu coba dipatahkan lewat pengalaman nyata pengguna motor listrik United T1800 yang sudah dipakai hampir enam tahun.
Dalam video wawancara yang diunggah kanal YouTube otomotif, seorang pengguna bernama Mas DP membagikan pengalamannya menggunakan United T1800 sejak sebelum motor listrik tersebut memiliki surat resmi pada 2020. Menariknya, motor listrik itu disebut masih nyaman digunakan hingga sekarang.
Pengalaman panjang menggunakan motor listrik United T1800 ini langsung menarik perhatian pecinta otomotif. Pasalnya, banyak anggapan bahwa motor listrik cepat rusak atau performanya menurun setelah beberapa tahun pemakaian.
Dipakai Harian dan Touring Ribuan Kilometer
Mas DP mengaku dirinya merupakan salah satu pendiri komunitas pengguna motor listrik United. Ia mulai menggunakan motor tersebut sejak sebelum 2020 dan hingga kini masih mempertahankan kondisi motor dalam keadaan orisinal.
“Controller, dinamo, sampai shockbreaker masih bawaan asli,” ujarnya.
Motor listrik itu bahkan digunakan untuk aktivitas harian dengan jarak tempuh cukup tinggi. Dalam sehari, kendaraan tersebut bisa dipakai hingga 100 kilometer dengan dukungan dua baterai.
Tak hanya itu, motor tersebut juga pernah diajak touring jarak jauh hingga ke Bali dalam acara G20. Total perjalanan yang ditempuh mencapai sekitar 1.300 kilometer.
Menurut Mas DP, pengalaman touring menggunakan motor listrik menjadi bukti bahwa kendaraan listrik bukan hanya cocok dipakai di dalam kota, tetapi juga bisa digunakan untuk perjalanan jauh selama pengisian daya dipersiapkan dengan baik.
Biaya Perawatan Ternyata Sangat Murah
Hal paling mengejutkan dari pengalaman pengguna United T1800 ini adalah biaya perawatannya. Selama hampir enam tahun penggunaan, total biaya servis dan penggantian komponen disebut tidak sampai Rp1 juta.
Baca Juga: Review Gesit Raya 2025: Motor Listrik Murah di Bawah Rp20 Juta, Jarak Tempuh Asli Ternyata Segini
Komponen yang diganti pun hanya bagian ringan seperti soket baterai, kampas rem, dan ban. Tidak ada penggantian besar pada motor penggerak maupun sistem kelistrikan utama.
“Kalau dihitung dari awal sampai sekarang, enggak sampai Rp1 juta,” kata Mas DP.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena jauh berbeda dibanding biaya perawatan motor bensin konvensional yang rutin membutuhkan ganti oli, roller CVT, hingga servis mesin berkala.
Fitur United T1800 Masih Jadi Daya Tarik
Selain dikenal irit, United T1800 juga memiliki beberapa fitur unik yang cukup menarik. Salah satunya adalah speaker bawaan yang dapat menghasilkan suara seperti motor sport melalui koneksi Bluetooth.
Fitur lainnya adalah mode reverse atau gigi mundur yang memudahkan saat parkir. Motor listrik ini juga memiliki tiga mode kecepatan dengan top speed yang diklaim bisa mencapai 70 km/jam pada mode tertinggi.
Dinamo penggerak menggunakan motor Bosch 1.800 watt yang ditempatkan di roda belakang. Dalam kondisi normal, satu baterai mampu menempuh jarak sekitar 60 hingga 70 kilometer.
Meski usianya sudah tidak muda, hampir seluruh tombol dan fitur pada motor tersebut masih berfungsi normal. Hanya bagian stiker dan beberapa tombol yang mulai memudar akibat usia pemakaian.
Pengguna Motor Listrik Semakin Banyak
Mas DP juga mengungkapkan perkembangan motor listrik di Indonesia saat ini jauh lebih pesat dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, pilihan model dan merek masih sangat terbatas.
Kini, banyak merek baru dari China maupun lokal yang masuk pasar Indonesia. Menurutnya, hal itu justru menguntungkan konsumen karena pilihan kendaraan menjadi semakin beragam.
Ia juga menyinggung soal subsidi motor listrik Rp7 juta dari pemerintah yang sempat membuat minat masyarakat meningkat tajam. Namun setelah subsidi berakhir, jumlah peminat mulai menurun.
Meski begitu, pengguna lama seperti dirinya tetap optimistis kendaraan listrik akan terus berkembang di Indonesia karena lebih hemat biaya operasional dan minim perawatan.
Masih Nyaman Seperti Motor Baru
Dalam sesi test ride, reviewer yang mencoba motor tersebut juga mengaku terkejut dengan kondisinya. Meski sudah berusia hampir enam tahun, performa motor masih terasa seperti baru.
Tarikan motor dinilai tetap responsif dan tidak terasa berat seperti motor matik konvensional yang biasanya mulai mengalami penurunan performa setelah beberapa tahun penggunaan.
“Rasanya masih sama kayak motor baru,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Pengalaman ini menjadi bukti bahwa motor listrik bukan sekadar tren sesaat. Dengan perawatan yang tepat, kendaraan listrik ternyata mampu bertahan lama dan tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Editor : Maylanni Diana Fitri