Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polygon Siskiu T7E Versi Indonesia Resmi Diperkenalkan, Pakai Shimano EP801 dan Spek Trail Premium yang Bikin Rider Kepincut

Dinar Ananda Putri • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:06 WIB
Polygon Siskiu T7E versi Indonesia hadir dengan Shimano EP801, suspensi premium, dan setup trail agresif untuk rider adventure.
Polygon Siskiu T7E versi Indonesia hadir dengan Shimano EP801, suspensi premium, dan setup trail agresif untuk rider adventure.

 
 RADAR TULUNGAGUNG - Polygon Siskiu T7E versi Indonesia mulai mencuri perhatian para pecinta mountain bike listrik atau e-bike di Tanah Air. Kehadiran Polygon Siskiu T7E menjadi sorotan karena membawa spesifikasi premium untuk kebutuhan trail dan adventure, mulai dari motor Shimano EP801 terbaru hingga suspensi full suspension yang dirancang khusus untuk medan ekstrem.

Dalam sebuah video singkat yang beredar di YouTube, detail spesifikasi Polygon Siskiu T7E versi Indonesia diperlihatkan secara langsung. E-bike ini tampil dengan kombinasi komponen kelas menengah atas yang membuatnya digadang-gadang menjadi salah satu sepeda listrik gunung paling menarik di kelasnya.

Polygon Siskiu T7E sendiri merupakan e-MTB full suspension yang dirancang untuk rider pencinta jalur off-road, tanjakan curam, hingga turunan teknikal. Dengan dukungan motor listrik bertenaga besar dan geometri trail agresif, sepeda ini disebut mampu memberikan pengalaman riding yang lebih stabil sekaligus nyaman.

Baca Juga: Realme Narzo 90 Resmi Meluncur, HP 5G Baterai 7.000 mAh Harga Rp3 Jutaan Ini Bikin Xiaomi dan Infinix Waspada

Shimano EP801 Jadi Andalan Polygon Siskiu T7E

Salah satu daya tarik utama Polygon Siskiu T7E versi Indonesia adalah penggunaan motor listrik Shimano EP801 terbaru. Motor ini dikenal memiliki karakter tenaga responsif dengan torsi besar untuk membantu rider saat melintasi tanjakan berat maupun jalur berbatu.

Dalam video tersebut disebutkan bahwa Polygon Siskiu T7E memakai Shimano EP801 lengkap dengan crank bawaan terbaru. Mesin listrik ini menjadi generasi penerus Shimano EP8 yang sudah populer di kalangan pengguna e-bike premium.

Penggunaan motor Shimano EP801 membuat Polygon Siskiu T7E memiliki kemampuan pedal assist yang lebih halus namun tetap bertenaga. Sistem ini sangat membantu rider ketika menghadapi jalur trail panjang atau medan ekstrem yang membutuhkan tenaga tambahan.

Selain motor listrik, sepeda ini juga dibekali baterai berkapasitas 600 Wh yang tertanam rapi di bagian frame. Kapasitas tersebut dinilai cukup besar untuk kebutuhan touring maupun riding harian jarak jauh.

Suspensi SR Suntour dan Fork 150 mm

Polygon Siskiu T7E versi Indonesia menggunakan suspensi depan SR Suntour Ion dengan travel 150 mm. Fork ini sudah memakai standar boost axle 15x110 yang membuat handling lebih stabil saat melibas jalur teknikal.

Pada bagian belakang, Polygon memasangkan rear shock SR Suntour Tri Air yang dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih baik di jalur berbatu maupun turunan panjang.

Menariknya, headset sepeda ini dilengkapi sistem stopper atau penahan putaran setang. Fitur tersebut membuat handlebar tidak berputar berlebihan ketika belok penuh sehingga kabel rem dan kabel shifter lebih aman.

“Pada saat belok ada tahanannya,” ungkap narator dalam video tersebut.

Sistem seperti ini biasanya ditemukan pada sepeda kelas trail dan enduro premium karena meningkatkan keamanan sekaligus memberi kesan eksklusif.

Baca Juga: Harga Naik Rp500 Ribu, Redmi Note 15 4G Tetap Diburu? Ini Review Lengkap Spesifikasi dan Fitur HP Xiaomi Terbaru 2026

Ban 29 Inci dan Rem Shimano SLX

Untuk kebutuhan trail agresif, Polygon Siskiu T7E menggunakan ban Schwalbe Hans Dampf ukuran 29x2.60 di bagian depan dan belakang. Ukuran ban besar tersebut memberikan traksi lebih baik saat melewati jalur tanah, akar, maupun batuan licin.

Sementara sektor pengereman dipercayakan pada Shimano SLX dengan rotor berukuran 203 mm depan dan belakang. Sistem pengereman besar ini memungkinkan rider mendapatkan kontrol lebih maksimal saat melaju di turunan curam.

Kaliper rem yang digunakan juga sudah memakai konfigurasi double piston Shimano MT510 sehingga performa pengereman tetap konsisten meski dipakai di jalur ekstrem.

Polygon Siskiu T7E juga dibekali drivetrain Shimano SLX 12 speed yang sudah mendukung sistem lock clutch pada rear derailleur. Teknologi tersebut membuat rantai lebih stabil dan tidak mudah terlepas saat melewati medan berguncang.

Bisa Diatur untuk Setup Mullet

Salah satu fitur menarik lain pada Polygon Siskiu T7E versi Indonesia adalah kemampuan pengaturan geometri untuk setup mullet.

Pada bagian linkage belakang tersedia sistem adjustable chip yang memungkinkan rider mengganti konfigurasi roda belakang menjadi 27,5 inci tanpa mengubah karakter handling secara drastis.

“Kalau menggunakan 27,5 belakang bisa digeser ke depan,” jelas narator.

Fitur ini memberi fleksibilitas bagi rider yang ingin mendapatkan karakter sepeda lebih lincah tanpa kehilangan kestabilan saat turun gunung.

Selain itu, Polygon Siskiu T7E juga memakai dropper post TransX travel 150 mm yang memudahkan pengaturan tinggi sadel secara cepat ketika berpindah dari tanjakan ke turunan.

E-MTB Premium untuk Pecinta Adventure

Dengan kombinasi motor Shimano EP801, suspensi SR Suntour, drivetrain Shimano SLX, dan geometri trail modern, Polygon Siskiu T7E versi Indonesia disebut cocok untuk rider yang gemar adventure maupun eksplorasi jalur ekstrem.

Spesifikasi tersebut membuat e-bike ini siap digunakan untuk cross country, trail riding, hingga enduro ringan.

Kehadiran Polygon Siskiu T7E juga menunjukkan bahwa pasar e-bike premium di Indonesia mulai berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap sepeda listrik gunung.

Baca Juga: Redmi 15C Resmi Meluncur, HP Murah Xiaomi Rp1,5 Jutaan dengan Baterai 6000 mAh dan NFC, Layak Dibeli atau Tidak?

Editor : Dinar Ananda Putri
#e-bike Polygon #Polygon Siskiu T7E #Shimano EP801 #sepeda listrik gunung #sepeda adventure