RADAR TULUNGAGUNG - Kehadiran motor listrik Gesits G1 DLX di ajang pameran otomotif nasional langsung menarik perhatian pengunjung. Model terbaru ini disebut sebagai pengembangan dari Gesits G1 dengan sejumlah pembaruan fitur yang membuatnya terlihat lebih modern, praktis, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masa kini.
Sejak diperkenalkan, motor listrik Gesits G1 DLX menjadi salah satu unit yang paling banyak dilihat karena membawa kombinasi desain familiar dengan sentuhan teknologi baru. Meski secara basis masih mempertahankan DNA Gesits G1, versi DLX ini hadir dengan penyempurnaan di beberapa sektor penting seperti sistem pengoperasian, fitur digital, hingga kenyamanan berkendara.
Menariknya, motor listrik Gesits G1 DLX tidak melakukan perubahan besar pada desain utama, namun justru memperkuat karakter sebagai skuter listrik perkotaan yang praktis dan mudah digunakan. Pembaruan kecil namun signifikan inilah yang membuatnya terasa lebih premium dibanding generasi sebelumnya.
Desain Familiar dengan Sentuhan Lebih Premium
Secara tampilan, Gesits G1 DLX masih mempertahankan desain bodi ramping dan aerodinamis yang sudah dikenal sebelumnya. Garis bodinya tajam dengan dek rata, sehingga tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian. Secara proporsi, motor ini masih mengingatkan pada skuter matik populer di kelas 150 cc yang banyak digunakan di Indonesia.
Perubahan paling mencolok terlihat pada penggunaan pelek berwarna gold yang memberikan kesan lebih elegan dan eksklusif. Ban berukuran 14 inci juga tetap dipertahankan, membuat stabilitas berkendara terasa lebih mantap di berbagai kondisi jalan.
Sistem Keyless dan Panel Digital Modern
Salah satu peningkatan utama pada motor listrik Gesits G1 DLX adalah hadirnya sistem keyless. Pengguna tidak lagi memerlukan kunci manual untuk mengoperasikan motor. Cukup membawa remote, motor dapat dinyalakan atau dikunci dengan lebih praktis dan aman.
Panel instrumen digital juga mendapatkan pembaruan tampilan yang lebih informatif. Speedometer dapat menyesuaikan pencahayaan secara otomatis, sehingga tetap mudah dibaca baik di siang maupun malam hari. Informasi seperti kecepatan, status baterai, hingga indikator mode berkendara ditampilkan secara jelas.
Selain itu, motor ini sudah dilengkapi dengan dua port USB charger yang memungkinkan pengguna mengisi daya dua perangkat sekaligus. Fitur ini menjadi salah satu nilai tambah penting bagi pengguna yang sangat bergantung pada perangkat elektronik saat berkendara.
Performa Motor Listrik dan Sistem Penggerak
Dari sisi teknis, motor listrik Gesits G1 DLX menggunakan sistem penggerak mid drive yang menyalurkan tenaga ke roda belakang melalui belt. Motor ini memiliki daya sekitar 2 kW dengan kemampuan puncak hingga 5 kW, cukup untuk kebutuhan mobilitas dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.
Karakter tenaga yang dihasilkan cenderung halus dan stabil, sehingga nyaman digunakan baik oleh pengendara pemula maupun berpengalaman. Sistem ini juga membantu menjaga efisiensi energi agar konsumsi baterai tetap optimal.
Motor ini masih mengusung konsep dua slot baterai, meskipun penggunaannya tidak dilakukan secara bersamaan. Artinya, satu baterai digunakan terlebih dahulu, kemudian dapat diganti dengan baterai cadangan saat daya habis. Konsep ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.
Fitur Pendukung dan Kenyamanan Berkendara
Untuk menunjang kenyamanan, Gesits G1 DLX dibekali bagasi yang cukup luas untuk membawa barang kebutuhan harian. Selain itu, terdapat ruang penyimpanan tambahan di bagian tengah yang dapat digunakan untuk barang kecil seperti smartphone atau perlengkapan pribadi.
Sistem pengereman sudah menggunakan cakram yang memberikan kontrol lebih baik saat deselerasi. Motor ini juga dilengkapi lampu LED modern dengan DRL serta desain lampu sein yang terintegrasi agar visibilitas lebih optimal di jalan.
Fitur tambahan seperti safety switch dan standar samping juga disematkan untuk meningkatkan aspek keamanan. Semua fitur tersebut dirancang agar motor tetap mudah digunakan dalam aktivitas harian di lingkungan perkotaan yang padat.
Editor : Gita Dwi Nuraini