RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik Selis IMX kembali diuji untuk membuktikan klaim pabrikan terkait jarak tempuhnya. Dalam pengujian langsung di jalanan perkotaan, motor listrik ini ditargetkan mampu mencapai jarak antara 50 hingga 60 kilometer dalam sekali pengisian daya, sesuai dengan spesifikasi resmi yang dipasarkan.
Pengujian Selis IMX dilakukan dari titik awal di area showroom dengan kondisi baterai penuh dan odometer menunjukkan angka awal sekitar 4 kilometer. Sejak awal perjalanan, motor langsung digunakan dalam berbagai kondisi jalan, termasuk lalu lintas padat, jalur perkotaan, hingga rute kombinasi yang mencerminkan pemakaian harian.
Dalam pengujian ini, Selis IMX tidak hanya diuji dari sisi jarak tempuh, tetapi juga konsistensi performa di setiap mode kecepatan yang tersedia. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan data GPS untuk melihat selisih akurasi antara speedometer dan perangkat eksternal.
Pengujian Dimulai dari Kondisi Full Battery
Sejak awal perjalanan, Selis IMX menunjukkan kondisi baterai penuh dengan indikator empat bar. Pengendara kemudian mulai menguji motor pada berbagai mode, dimulai dari Mode 1 yang membatasi kecepatan hingga sekitar 33 km/jam berdasarkan speedometer. Sementara itu, hasil GPS menunjukkan angka sedikit lebih rendah, yakni sekitar 30 km/jam.
Perbedaan serupa juga terlihat pada Mode 2 yang mencatat kecepatan maksimal sekitar 41 km/jam di speedometer, sementara GPS menunjukkan angka 37–38 km/jam. Selisih ini dinilai masih dalam batas wajar untuk kendaraan listrik di kelas entry-level.
Perjalanan Perkotaan dan Konsumsi Baterai
Dalam perjalanan menuju beberapa titik seperti kawasan Sunter, Kemayoran, hingga Kelapa Gading, Selis IMX menunjukkan performa yang stabil. Pada jarak sekitar 10 kilometer pertama, kondisi baterai masih terlihat penuh, meskipun saat akselerasi penuh indikator sempat turun satu bar.
Saat perjalanan berlanjut hingga sekitar 26 kilometer berdasarkan odometer, kondisi baterai masih tergolong stabil. Namun, penggunaan akselerasi penuh membuat indikator daya sedikit lebih cepat berkurang, yang menunjukkan karakter konsumsi energi sangat dipengaruhi gaya berkendara.
Mendekati 50 Km: Performa Mulai Melemah
Ketika jarak tempuh mencapai sekitar 45–49 kilometer, Selis IMX mulai menunjukkan penurunan performa. Akselerasi terasa lebih lemah dibanding awal perjalanan, meskipun motor masih mampu berjalan dengan baik dalam kecepatan rendah hingga menengah.
Data GPS menunjukkan total jarak sekitar 47 kilometer, sementara odometer mencatat angka sekitar 45 kilometer. Selisih ini dianggap wajar mengingat perbedaan metode pengukuran serta adanya aktivitas tambahan di luar perjalanan utama.
Hasil Uji Jarak Tempuh
Dari hasil pengujian, Selis IMX hampir mencapai klaim pabrikan yaitu 50 hingga 60 kilometer dalam sekali pengisian daya. Dalam kondisi penggunaan real di jalan raya dengan variasi kecepatan dan lalu lintas, motor ini mampu menempuh sekitar 45–47 kilometer sebelum performanya mulai menurun signifikan.
Penguji menyebut bahwa jarak tersebut masih mendekati klaim resmi, terutama jika pengendara menggunakan mode hemat atau menjaga kecepatan stabil di level rendah. Namun, jika digunakan dengan akselerasi penuh secara terus-menerus, jarak tempuh bisa lebih cepat berkurang.
Performa Mode Berkendara
Dalam pengujian, Mode 1 mencatat kecepatan sekitar 33 km/jam, Mode 2 sekitar 41 km/jam, dan Mode 3 mendekati 50 km/jam berdasarkan GPS. Hal ini menunjukkan bahwa Selis IMX cukup fleksibel untuk penggunaan harian, meskipun performa optimal sangat bergantung pada pemilihan mode dan gaya berkendara.
Harga dan Posisi di Pasar
Selis IMX dengan varian baterai lithium dipasarkan di kisaran belasan juta rupiah, menjadikannya salah satu motor listrik paling terjangkau di kelasnya. Dengan hasil uji jarak tempuh yang mendekati klaim pabrikan, motor ini masih dianggap kompetitif untuk kebutuhan mobilitas dalam kota.
Editor : Gita Dwi Nuraini