RADAR TULUNGAGUNG - Tren sepeda listrik gunung atau e-bike semakin ramai di Indonesia. Tidak hanya merek premium, kini berbagai produsen lokal mulai menghadirkan MTB listrik dengan harga lebih terjangkau. Salah satu yang mencuri perhatian adalah United Berlin E-Bike yang belakangan ramai dibahas di YouTube.
Dalam sebuah video review, United Berlin E-Bike diperlihatkan sebagai sepeda MTB listrik dengan desain simpel namun sudah dibekali motor listrik, baterai lepas pasang, hingga fitur pedal assist yang cocok untuk penggunaan harian maupun gowes santai.
Kehadiran United Berlin E-Bike menarik perhatian pecinta sepeda karena menawarkan konsep e-MTB entry level dengan tampilan modern dan teknologi listrik yang mulai diminati pasar Indonesia. Sepeda ini disebut cocok bagi pengguna yang ingin mencoba sensasi mountain bike listrik tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu mahal.
Desain United Berlin E-Bike Tampil Simpel
Dari sisi tampilan, United Berlin E-Bike mengusung desain frame alloy dengan warna kombinasi hitam dan biru glossy.
Pada bagian frame terdapat tulisan “E-Series” yang menegaskan identitas sepeda listrik dari lini United. Model frame terlihat cukup modern dengan penempatan baterai di bagian downtube sehingga tampak lebih rapi.
Reviewer menyebut baterai pada United Berlin E-Bike dapat dilepas dengan mudah menggunakan sistem kunci di sisi frame.
“Baterainya bisa dicopot,” ujarnya dalam video.
Desain seperti ini memudahkan pengguna ketika ingin mengisi daya baterai tanpa perlu membawa seluruh sepeda ke dekat sumber listrik.
Selain itu, penggunaan ban tanwall dari Kenda ukuran 27,5 x 2,125 membuat tampilan sepeda terlihat lebih sporty dan kekinian.
Pakai Motor 36 Volt dan Pedal Assist
United Berlin E-Bike menggunakan motor listrik 36 volt yang ditempatkan di bagian roda belakang.
Sistem penggeraknya memakai pedal assist, artinya motor akan bekerja ketika pengendara mulai mengayuh pedal sepeda. Selain itu tersedia juga throttle atau tuas gas yang memungkinkan rider mendapatkan bantuan tenaga tambahan.
“Dia bakal bekerja saat crank-nya digowes,” jelas reviewer.
Sepeda ini diklaim mampu melaju hingga kecepatan sekitar 30 km/jam tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara pengguna.
Baterainya sendiri memiliki kapasitas 36 volt 8 Ah yang cukup untuk kebutuhan perjalanan harian maupun gowes santai di area perkotaan.
Pada bagian setang tersedia panel digital sederhana yang menampilkan informasi seperti kecepatan, voltase baterai, hingga odometer perjalanan.
Pengguna juga dapat memilih tiga level mode kecepatan sesuai kebutuhan riding.
Spesifikasi Masih Entry Level
Meski sudah mengusung teknologi listrik, spesifikasi mekanikal United Berlin E-Bike masih tergolong sederhana.
Sepeda ini memakai groupset Shimano Tourney 7 speed dengan shifter Shimano SIS. Komponen tersebut memang umum ditemukan pada MTB entry level.
Untuk sistem pengereman, reviewer menyebut sepeda masih menggunakan rem mekanikal Shimano standar.
Sementara suspensi depan terlihat memakai fork model teleskopik biasa yang disebut reviewer masih terasa cukup lentur.
“Kalau dilihat ini seperti melor,” katanya.
Bagian cockpit menggunakan handlebar alloy non-brand dengan stem sederhana. Sedangkan saddle dan seatpost memakai produk bawaan United dan Entity.
Meski spesifikasinya tidak terlalu tinggi, reviewer menilai setup tersebut masih cukup masuk akal untuk e-bike harian di kelas pemula.
Bobot Capai 20 Kilogram
Karena menggunakan baterai dan motor listrik, bobot United Berlin E-Bike disebut mencapai sekitar 20 kilogram.
Berat tersebut memang lebih tinggi dibanding MTB manual biasa. Namun hal itu dianggap wajar karena adanya tambahan komponen kelistrikan.
Reviewer bahkan mengaku cukup kesulitan saat ingin menggunakan standar atau mengangkat bagian belakang sepeda karena bobotnya yang cukup besar.
Selain itu, area roda belakang dipenuhi kabel motor listrik sehingga pengguna tidak bisa sembarangan memasang standar atau melakukan modifikasi tertentu.
“Daripada kabelnya putus,” ujarnya.
Cocok untuk Pengguna Pemula
Meski hadir dengan spesifikasi sederhana, United Berlin E-Bike dianggap menarik untuk pengguna yang baru ingin masuk ke dunia e-bike.
Konsep pedal assist dan throttle membuat sepeda ini cocok digunakan untuk commuting, olahraga ringan, hingga touring santai di jalur perkotaan.
Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan penggunaan dan harga yang diperkirakan lebih ramah dibanding e-MTB premium.
Kehadiran United Berlin E-Bike juga menunjukkan bahwa pasar sepeda listrik di Indonesia semakin berkembang, tidak hanya di segmen premium tetapi juga entry level.
Dengan desain modern, baterai lepas pasang, dan kemampuan melaju hingga 30 km/jam, United Berlin E-Bike bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin merasakan sensasi gowes dengan bantuan motor listrik.
Editor : Dinar Ananda Putri