Radar Tulungagung – Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Program subsidi motor listrik 2026 dipastikan terus dibahas pemerintah dan berpotensi dilanjutkan tahun ini secara bertahap.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam agenda taklimat bersama media. Pemerintah saat ini tengah mengkaji skema lanjutan insentif motor listrik untuk mendorong percepatan penggunaan kendaraan berbasis listrik di Indonesia.
Dalam penjelasannya, subsidi motor listrik 2026 nantinya akan difokuskan pada pembelian motor baru. Pemerintah bahkan membidik sekitar 6 juta unit motor baru sebagai tahap awal pelaksanaan program tersebut.
Subsidi Motor Listrik Akan Dilakukan Bertahap
Meski belum mengungkap detail besaran insentif yang akan diberikan, Purbaya memastikan program tersebut tidak akan dijalankan sekaligus. Pemerintah memilih menerapkan kebijakan secara bertahap sambil melihat kesiapan anggaran negara dan kapasitas industri otomotif nasional.
“Yang baru akan kita coba buat programnya. Tapi enggak semua sekaligus, kita lihat bertahap,” ujar Purbaya.
Ia menjelaskan, pemerintah ingin memastikan transisi kendaraan listrik berjalan tanpa membebani industri yang sudah ada. Karena itu, kebijakan ini dirancang agar perubahan menuju kendaraan listrik tetap berjalan seimbang.
Menurutnya, perpindahan ke kendaraan listrik pada dasarnya hanya menggeser sistem industri dan perpajakan tanpa menambah beban besar bagi pabrikan otomotif.
Pemerintah Sudah Bahas dengan Sejumlah Menteri
Rencana lanjutan subsidi motor listrik 2026 kini tengah dibahas bersama sejumlah kementerian terkait. Purbaya mengaku sudah melakukan diskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menurut Purbaya, Airlangga Hartarto mendukung rencana tersebut. Bahkan usulan program ini juga telah disampaikan kepada Presiden untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
“Beliau sudah memberi petunjuk jalankan kalau anggarannya ada,” kata Purbaya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa subsidi motor listrik kemungkinan besar kembali hadir dalam waktu dekat.
Fokus pada Kendaraan Ramah Lingkungan
Program subsidi motor listrik menjadi bagian dari strategi pemerintah mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Pemerintah ingin mendorong masyarakat menggunakan kendaraan yang lebih hemat energi dan rendah emisi.
Sebelumnya, subsidi motor listrik sebesar Rp7 juta per unit sempat diberikan pemerintah dan dinilai cukup efektif meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Kini, pemerintah berupaya melanjutkan program tersebut dengan skema baru yang lebih luas dan terukur.
Selain membantu masyarakat mendapatkan kendaraan lebih murah, kebijakan ini juga diharapkan memperkuat industri motor listrik nasional serta meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam produksi kendaraan listrik.
Industri Otomotif Bersiap Hadapi Transisi
Dengan rencana lanjutan subsidi motor listrik 2026, produsen otomotif diperkirakan mulai meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik mereka.
Pasar kendaraan listrik Indonesia sendiri dinilai memiliki potensi besar mengingat penjualan motor nasional mencapai jutaan unit setiap tahun.
Jika program ini benar-benar berjalan, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pasar motor listrik terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Kini masyarakat tinggal menunggu keputusan resmi pemerintah terkait besaran subsidi, syarat penerima, dan waktu pelaksanaan program insentif tersebut.
Editor : Maylanni Diana Fitri