KLATEN - Isuzu Panther hingga saat ini masih memegang takhta sebagai salah satu mobil diesel paling legendaris di Indonesia. Meski produksinya telah dihentikan, permintaan pasar terhadap unit sekennya justru semakin menggila. Salah satu unit yang tengah mencuri perhatian adalah Isuzu Panther Grand Touring bekas 2012 warna hitam yang baru saja diperkenalkan oleh kanal YouTube Mobil Deso di wilayah Klaten, Jawa Tengah.
Unit Isuzu Panther Grand Touring bekas 2012 ini menjadi sangat spesial karena hadir dengan balutan warna hitam, yang merupakan warna paling favorit dan paling dicari oleh para "Panther Mania". Tidak hanya soal tampilan, mobil ini diklaim memiliki riwayat kepemilikan yang jelas sebagai tangan kedua, dengan pajak tahunan yang masih sangat panjang atau full satu tahun.
Bagi para pemburu mobil tangguh, Isuzu Panther Grand Touring bekas 2012 ini ditawarkan dengan harga Rp195 juta. Harga tersebut merupakan harga "net" setelah sebelumnya dibuka pada angka Rp198 juta. Penjual menegaskan bahwa meskipun harga sudah dipangkas, calon pembeli masih bisa melakukan negosiasi tipis sebagai tanda persaudaraan.
Kondisi Eksterior "Ngaleng" dan Ban Tebal
Menilik sisi eksterior, Isuzu Panther Grand Touring tahun 2012 ini menunjukkan kualitas yang sangat terawat. Saat dilakukan pengecekan bodi dengan cara diketuk, suara yang dihasilkan masih "ngaleng breng", menandakan bahwa pelat bodi masih orisinal dan belum tertutup dempul tebal. Bagian fender, kap mesin, hingga pintu samping kanan dan kiri semuanya masih dalam kondisi presisi.
Kaca-kaca di seluruh bagian mobil juga dipastikan utuh tanpa ada retakan. Untuk sektor kaki-kaki, mobil ini menggunakan ban Dunlop dengan ketebalan mencapai 80 hingga 90 persen pada bagian depan. Sementara pada bagian belakang, terpasang ban Bridgestone Dueler dengan profil yang sama kuatnya. Velg orisinal bawaan pabrik ring 15 semakin menambah kesan gagah pada mobil keluarga bermesin diesel turbo ini.
Interior Orisinal dengan Fitur Elektrikal Normal
Masuk ke area kabin, Isuzu Panther Grand Touring ini masih mempertahankan kesan orisinalitasnya. Door trim di keempat pintu masih rapi, bahkan lampu indikator pada pintu sopir masih berfungsi normal saat dibuka. Bagian plafon dan kisi-kisi AC tampak bersih, mencerminkan bahwa pemilik sebelumnya sangat memperhatikan kebersihan interior.
Meskipun ada sedikit sobekan kecil pada jok baris kedua dan jok sopir karena faktor usia, secara keseluruhan kenyamanan interior masih sangat terjaga. Fitur-fitur elektrikal seperti electric mirror untuk mengatur spion kanan-kiri masih berfungsi normal. Begitu pula dengan power window di semua sisi yang masih naik-turun dengan lancar. Sebagai tambahan hiburan, head unit standar telah di-upgrade ke model yang lebih modern.
Mesin Sehat Tanpa Gejala Ngobos
Poin paling krusial dari Isuzu Panther tentu terletak pada mesin 4JA1-L 2.500cc Turbo Diesel-nya. Saat mesin dinyalakan, suaranya terdengar sangat renyah dan stabil. Berdasarkan odometer, mobil ini telah menempuh jarak sekitar 219.000 kilometer. Angka yang tergolong wajar untuk mobil tangguh berusia 14 tahun.
Pengecekan paling mendalam dilakukan pada bagian stik oli atau dipstick. Hasilnya, mesin tidak mengeluarkan asap atau uap (tidak ngobos), yang merupakan indikator bahwa kompresi mesin masih sangat padat dan sehat. Tuas transmisi juga masih terasa "nyess" dan presisi saat dipindahkan, menandakan sektor transmisi masih dalam kondisi prima.
Bagi peminat luar kota yang tidak bisa hadir langsung ke Klaten, pihak penjual menyediakan layanan pengiriman unit sampai ke lokasi tujuan. Namun, mereka sangat menyarankan calon pembeli untuk datang langsung guna melakukan test drive dan cek unit secara menyeluruh agar tidak terjadi kekecewaan. Dengan kondisi yang sangat terawat dan warna favorit, unit Panther Grand Touring 2012 ini diprediksi tidak akan lama mendekam di garasi penjualan.
Editor : Vicky Permana Saputra