Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Indomobil e Motor Sprinto, Motor Listrik Bergaya Honda Vario dengan Mode Boost Tembus 90 Km/Jam

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 17 Mei 2026 | 20:40 WIB
Review Indomobil e-Motor Sprinto, motor listrik bergaya Honda Vario dengan mode Boost hingga 90 km/jam. (Ilustrasi Gemini AI)
Review Indomobil e-Motor Sprinto, motor listrik bergaya Honda Vario dengan mode Boost hingga 90 km/jam. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Persaingan motor listrik di Indonesia semakin panas.

Salah satu yang mulai menarik perhatian adalah Indomobil e-Motor Sprinto, motor listrik bergaya Honda Vario yang menawarkan fitur melimpah serta pengalaman berkendara cukup mengejutkan.

Review Indomobil e-Motor Sprinto ramai diperbincangkan setelah kanal YouTube otomotif AutonetMagz mencoba langsung motor tersebut selama beberapa hari.

Hasilnya, Sprinto disebut punya rasa berkendara paling mendekati motor skutik konvensional.

Motor listrik ini hadir dengan desain yang aman dan mudah diterima pasar Indonesia.

Tampilan depannya terlihat agresif dengan lampu LED tajam ala motor Asia Tenggara.

Tidak sedikit yang menyebut desain Sprinto mirip Honda Vario maupun Honda Beat.

Mulai dari bentuk lampu, lekukan bodi, hingga karakter keseluruhan motor memang terasa familiar bagi pengguna skutik Jepang.

Baca Juga: 5 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan hingga Rp3 Jutaan 2026, Sensor 108 MP dan OIS Jadi Andalan

Riding Position Dibuat Senyaman Motor Harian

Dalam review Indomobil e-Motor Sprinto, salah satu poin paling menarik ada pada posisi berkendaranya. Tinggi jok 770 mm membuat pengendara dengan tinggi sekitar 169 cm masih bisa menapak cukup sempurna.

Setangnya dibuat lebih rendah dibanding kebanyakan motor listrik lain yang cenderung bergaya maxi scooter. Hal tersebut membuat sensasi berkendara terasa seperti motor matic harian pada umumnya.

Meski begitu, setang Sprinto terasa sedikit lebih lebar sehingga membutuhkan adaptasi saat digunakan untuk selap-selip di kemacetan.

Motor ini memiliki bobot sekitar 107,5 kilogram dengan ground clearance 150 mm. Handling-nya disebut cukup stabil terutama ketika suspensi belakang diatur pada setting paling keras.

Tiga Mode Berkendara Jadi Andalan

Sprinto menawarkan tiga mode berkendara, yaitu Comfort, Sport, dan Boost. Pada mode Comfort, motor cocok digunakan untuk perjalanan santai atau area perumahan.

Mode Sport menjadi pilihan paling ideal untuk penggunaan harian karena tenaga terasa lebih responsif dengan kecepatan maksimal di atas 60 km/jam.

Sementara mode Boost menjadi senjata utama motor listrik ini. Dalam pengujian, Sprinto mampu melaju hingga 90 km/jam dengan akselerasi yang terasa lebih agresif.

Saat digunakan menanjak sambil berboncengan, mode Boost juga dinilai paling nyaman dan effortless dibanding mode lainnya.

Fitur Lengkap di Kelas Menengah

Review Indomobil e-Motor Sprinto juga menyoroti fitur-fitur modern yang dibawa motor ini. Panel instrumen sudah menggunakan layar touchscreen lengkap dengan fitur mirroring smartphone dan Bluetooth speaker.

Selain itu, terdapat fitur hill start assist yang membantu saat berhenti di tanjakan. Ada pula traction control system atau TCS yang jarang ditemukan di motor listrik harga menengah.

Sprinto juga dibekali regenerative braking dengan dua level pengaturan. Fitur ini membantu mengembalikan energi ke baterai saat pengendara melakukan deselerasi.

Untuk pengereman, motor memakai sistem combi brake system atau CBS sehingga distribusi pengereman menjadi lebih stabil untuk penggunaan harian.

Baterai LFP dan Fast Charging Jadi Nilai Tambah

Indomobil e-Motor Sprinto menggunakan baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 2,45 kWh. Teknologi baterai ini dikenal lebih tahan panas dan memiliki usia pakai lebih panjang.

Motor juga sudah mendukung fast charging melalui konektor khusus pada baterainya. Klaim jarak tempuhnya mencapai 110 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Meski demikian, penggunaan mode Boost secara terus-menerus disebut membuat konsumsi baterai jauh lebih boros.

Dengan desain ala Honda Vario, fitur melimpah, serta rasa berkendara yang familiar, Sprinto tampaknya memang disiapkan untuk pengguna motor matic konvensional yang ingin mulai beralih ke motor listrik.

Baca Juga: 5 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan hingga Rp3 Jutaan 2026, Sensor 108 MP dan OIS Jadi Andalan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#review Indomobil e-Motor Sprinto #motor listrik Honda Vario #mode Boost motor listrik #motor listrik indonesia #motor listrik terbaru 2026