(screenshot youtube)
JAKARTA - Pasar SUV listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain unik lewat kehadiran iCar V23. Mobil listrik bergaya urban offroad ini langsung mencuri perhatian karena desainnya yang nyentrik dan berbeda dari kebanyakan SUV listrik asal Tiongkok.
Dalam ulasan terbaru kanal otomotif AutonetMagz, iCar V23 disebut sebagai mobil “boys toys”, yakni kendaraan yang tampil atraktif, menyenangkan dipakai, dan mampu menarik perhatian di jalan. Meski begitu, mobil ini juga memiliki sejumlah kekurangan yang cukup terasa dalam penggunaan harian.
Secara positioning, iCar V23 merupakan adik dari Chery J6 yang lebih dulu hadir di Indonesia. Di pasar global, model ini masih berada dalam grup Chery dan mengusung karakter SUV kompak dengan kemampuan offroad ringan.
Baca Juga: Nubia Focus 2 5G Jadi HP Kamera Murah Paling Unik 2026, Bisa Rekam Video 4K dan Foto Bintang
Reviewer AutonetMagz menyebut salah satu nilai jual terbesar iCar V23 terletak pada desainnya. Dimensinya memang tidak terlalu besar, hanya sekitar 4,2 meter, tetapi tampilannya dibuat sangat proporsional layaknya SUV offroad sungguhan.
Overhang depan dan belakang dibuat pendek dengan posisi roda di ujung bodi. Desain tersebut membuat iCar V23 terlihat gagah dan siap melibas berbagai medan. Ground clearance yang tinggi serta approach angle dan departure angle besar semakin memperkuat aura offroad pada mobil listrik ini.
Desain Unik Jadi Daya Tarik Utama
Tampilan depan iCar V23 disebut mengingatkan pada Toyota FJ Cruiser berkat penggunaan lampu bulat dan desain fascia yang mengotak. Sementara bagian belakangnya memiliki sentuhan ala Mercedes-Benz G-Class dengan box tambahan menyerupai cover ban serep.
Baca Juga: 5 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan hingga Rp3 Jutaan 2026, Sensor 108 MP dan OIS Jadi Andalan
“Banyak orang nengok dan nanya ini mobil apa,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Selain tampil unik, iCar V23 juga menawarkan konsep modular yang cukup menarik. Pengguna dapat mengganti beberapa panel bodi dan aksesori sesuai kebutuhan tanpa harus melakukan modifikasi besar.
Beberapa bagian seperti panel bumper, pilar belakang, hingga dudukan aksesori tambahan sudah disiapkan dari pabrik. Bahkan tersedia soket khusus untuk pemasangan lampu tambahan offroad.
Baca Juga: Poco X7 Pro Jadi HP Gaming Paling Hemat Baterai 2026, Main 120 FPS Tetap Adem Tanpa Cooler
Kabin Minimalis dan Teknologi Modern
Masuk ke dalam kabin, iCar V23 tampil dengan desain minimalis khas mobil listrik modern. Mobil ini tidak menggunakan panel instrumen konvensional di belakang kemudi. Semua informasi kendaraan dipusatkan pada layar tengah berukuran 15,4 inci.
Meski terlihat modern, reviewer menilai langkah tersebut punya konsekuensi tersendiri. Sebagian layar dipakai untuk panel instrumen sehingga area Android Auto menjadi lebih sempit.
Baca Juga: Infinix GT50 Pro dan GT30 Pro Jadi HP Gaming Murah Paling Dicari, FPS Tinggi Tapi Tetap Adem
Namun di sisi lain, iCar V23 masih mempertahankan beberapa tombol fisik untuk pengaturan AC, drive mode, hingga audio. Hal ini dianggap lebih praktis dibanding mobil listrik lain yang serba mengandalkan layar sentuh.
Layar infotainment-nya sendiri sudah menggunakan chipset Snapdragon 8155 khusus otomotif sehingga tampilannya terasa responsif dan mulus saat digunakan.
Performa dan Kemampuan Offroad
Varian yang diuji merupakan versi all wheel drive dengan baterai berkapasitas sekitar 80 kWh. Mobil ini juga dibekali berbagai mode berkendara, termasuk mode offroad yang dapat diatur sesuai kebutuhan pengemudi.
Baca Juga: Infinix GT50 Pro dan GT30 Pro Jadi HP Gaming Murah Paling Dicari, FPS Tinggi Tapi Tetap Adem
Bantingan suspensinya terasa lebih rigid dibanding Chery J6, tetapi justru membuat mobil terasa lebih stabil di kecepatan tinggi. Selain itu, kemampuan melibas genangan air juga cukup baik karena water wading capacity mencapai 600 mm.
Meski demikian, iCar V23 tetap memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah kepraktisan kabin belakang yang minim tempat penyimpanan dan tidak adanya armrest di kursi baris kedua.
Radius putarnya juga terasa besar untuk ukuran mobil kompak. Reviewer bahkan menyebut sensasi mengemudinya seperti membawa mobil yang lebih besar dari dimensi aslinya.
Baca Juga: Realme 16 5G dan Vivo V60 Lite 5G Ramaikan Pasar HP RAM 12 GB, Baterainya Jumbo Banget
Fitur Dinilai Kurang Istimewa
Kekurangan lain yang cukup disorot adalah fitur. Meski sudah dilengkapi ADAS dan ventilated seat, reviewer merasa fitur yang ditawarkan masih tergolong standar untuk mobil listrik di kelas harga premium.
Mobil ini bahkan tidak memiliki panoramic sunroof yang kini mulai umum di SUV listrik asal Tiongkok. Pengaturan jok elektriknya juga dinilai sederhana karena belum menyediakan lumbar support maupun pengaturan tilt seat.
Baca Juga: Infinix GT50 Pro dan GT30 Pro Jadi HP Gaming Murah Paling Dicari, FPS Tinggi Tapi Tetap Adem
Hingga kini, iCar V23 versi reguler masih belum diumumkan harga resminya di Indonesia. Namun versi limited edition yang sempat diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 disebut dibanderol di kisaran Rp600 jutaan.
Dengan desain unik, kemampuan offroad mumpuni, dan konsep modular yang menarik, iCar V23 berpotensi menjadi salah satu SUV listrik paling mencolok di Indonesia. Meski begitu, konsumen tetap perlu mempertimbangkan sisi kepraktisan dan fitur sebelum meminangnya.
Editor : Dyah Wulandari