Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik Indomobil E-Motor Sprinto Disebut Mirip Honda Vario, Fitur TCS dan Touchscreen Bikin Penasaran

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 17 Mei 2026 | 20:43 WIB
Indomobil E-Motor Sprinto hadir dengan desain mirip Honda Vario dan fitur canggih motor listrik modern. (Ilustrasi Gemini AI)
Indomobil E-Motor Sprinto hadir dengan desain mirip Honda Vario dan fitur canggih motor listrik modern. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik makin ramai dibicarakan di Indonesia.

Salah satu yang mulai mencuri perhatian adalah Indomobil E-Motor Sprinto.

Skutik listrik ini disebut-sebut punya desain mirip Honda Vario hingga Honda Beat, lengkap dengan tampilan sporty khas motor Asia Tenggara.

Kemunculan Indomobil E-Motor Sprinto langsung jadi sorotan setelah sejumlah reviewer otomotif mencoba langsung sensasi berkendaranya.

Banyak yang menilai motor listrik ini menawarkan kombinasi desain aman, fitur melimpah, dan harga yang masih kompetitif di kelasnya.

Desain Indomobil E-Motor Sprinto memang jadi daya tarik utama. Sekilas, tampangnya mengingatkan pada Honda Vario dengan garis bodi tajam dan lampu depan agresif.

Bagian depan menggunakan lampu LED penuh lengkap dengan DRL dan sein LED di bagian atas.

Meski begitu, reviewer menilai karakter desain Sprinto tetap punya identitas sendiri.

Moncong depannya terlihat lebih lebar dibanding motor-motor Honda yang biasanya lebih lancip.

Velg, spion, hingga layout tombol juga dibuat menyerupai skutik populer di Indonesia agar lebih mudah diterima pasar.

Baca Juga: Wuling Alvez 2026 Makin Menggoda, Harga Mulai Rp 209 Juta tapi Fitur SUV Premium Selevel Honda HR-V

Fitur Motor Listrik yang Tidak Biasa

Salah satu keunggulan utama Indomobil E-Motor Sprinto ada pada fitur-fiturnya. Untuk ukuran motor listrik di kelas harga menengah, kelengkapannya tergolong mewah.

Panel instrumen sudah menggunakan layar touchscreen yang dapat melakukan mirroring smartphone. Pengguna juga bisa memutar musik melalui speaker Bluetooth bawaan.

Tak hanya itu, Sprinto dibekali fitur traction control system (TCS), hill start assist, regenerative braking, hingga anti-theft alarm. Kehadiran TCS pada motor listrik kompak ini bahkan membuat reviewer cukup terkejut karena fitur tersebut biasanya hadir di motor premium.

Hill start assist juga dinilai sangat membantu saat menghadapi tanjakan atau kondisi stop and go di kemacetan. Sistem ini menjaga motor agar tidak mundur ketika berhenti di jalan menanjak.

Performa dan Mode Berkendara

Indomobil E-Motor Sprinto memakai motor penggerak tipe hub drive dengan tenaga sekitar 3,5 kW atau setara 4,7 PS. Torsi puncaknya diklaim mencapai 195 Nm di roda belakang.

Motor listrik ini menyediakan tiga mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Boost. Pada mode Comfort, kecepatan maksimal berada di kisaran 40 km/jam dan cocok dipakai untuk penggunaan santai di area perkotaan.

Sementara mode Sport menjadi pilihan paling ideal untuk harian karena mampu mencapai lebih dari 60 km/jam. Sedangkan mode Boost memungkinkan Sprinto melaju hingga 90 km/jam dengan akselerasi lebih agresif.

Saat diuji di tanjakan dengan boncengan, mode Boost disebut paling bertenaga dan minim effort. Pengendara juga merasa handling motor cukup stabil berkat ban lebar ukuran 90 di depan dan 100 di belakang.

Baterai dan Jarak Tempuh

Untuk sumber tenaga, Sprinto menggunakan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh produksi Filion. Menariknya, baterai ini sudah mendukung fast charging.

Posisi port pengisian ditempatkan di bagian dalam bodi sehingga terlihat lebih rapi. Pengisian cepat dilakukan langsung melalui konektor baterai khusus yang tersedia di beberapa titik charging station.

Soal jarak tempuh, Indomobil mengklaim Sprinto mampu mencapai 110 kilometer dalam sekali pengisian daya. Namun hasil pengujian reviewer menunjukkan konsumsi baterai cukup bergantung pada mode berkendara yang digunakan.

Mode Boost menjadi yang paling boros karena mampu menguras baterai dengan cepat ketika dipakai terus-menerus.

Ergonomi dan Kenyamanan Berkendara

Dari sisi ergonomi, Sprinto mendapat banyak pujian. Posisi duduk dinilai mirip skutik bensin pada umumnya sehingga tidak terasa asing bagi pengguna Honda Vario atau Yamaha Lexi.

Dengan tinggi jok 770 mm dan ground clearance 150 mm, motor ini cukup nyaman untuk pengendara dengan tinggi sekitar 169 cm. Setangnya memang terasa lebih lebar, tetapi tetap nyaman digunakan untuk manuver harian.

Suspensi belakang juga sudah mendukung pengaturan preload sehingga karakter bantingan bisa disesuaikan, mulai dari empuk hingga lebih sporty.

Siap Menantang Pasar Motor Listrik Indonesia

Kehadiran Indomobil E-Motor Sprinto memperlihatkan keseriusan Indomobil dalam pasar kendaraan listrik Indonesia. Setelah menghadirkan Adora dan Tirano, kini Sprinto hadir sebagai pilihan motor listrik dengan rasa berkendara yang lebih dekat ke skutik Jepang.

Dengan desain familiar, fitur modern, dan harga di kisaran Rp25 jutaan, Sprinto dinilai punya peluang menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke motor listrik tanpa kehilangan sensasi motor konvensional.

Meski belum terlalu banyak terlihat di jalanan, Sprinto diklaim sudah mengantongi ratusan SPK sejak diperkenalkan di pameran otomotif nasional.

Baca Juga: Wuling Alvez 2026 Makin Menggoda, Harga Mulai Rp 209 Juta tapi Fitur SUV Premium Selevel Honda HR-V

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#harga motor listrik terbaru #Indomobil e-Motor Sprinto #fitur motor listrik #motor listrik mirip Honda Vario #motor listrik indonesia