Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Uji Irit Wuling Alvez Tipe EX Libatkan Kru Berbobot Jumbo: Pakai Mesin Pickup, Hasil Full to Full Bikin Syok!

Natasha Eka Safrina • Minggu, 17 Mei 2026 | 20:40 WIB
Uji irit Wuling Alvez Tipe EX dengan muatan ekstrem kru berbobot jumbo. Hasil konsumsi BBM metode full to full tembus 20 km/liter! (Screenshot Youtube)
Uji irit Wuling Alvez Tipe EX dengan muatan ekstrem kru berbobot jumbo. Hasil konsumsi BBM metode full to full tembus 20 km/liter! (Screenshot Youtube)

 

JAKARTA – Sejak pertama kali meluncur di ajang IIMS pada 16 Februari 2023, Wuling Alvez langsung menggebrak pasar crossover tanah air. Di negara asalnya, Tiongkok, kendaraan ini sejatinya sudah mengaspal sejak 2022 dengan nama Wuling Xingchi. Salah satu fakta paling unik yang memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta otomotif adalah sektor dapur pacunya. Wuling Alvez di Indonesia mengandalkan mesin 1.500 cc Naturally Aspirated (NA) tanpa turbo, yang ternyata basisnya sama dengan mesin yang digunakan oleh mobil pickup wuling Formo Max.

Banyak pihak yang meragukan performa mesin pickup tersebut jika disematkan pada sebuah compact SUV modern. Untuk membuktikannya, sebuah pengujian ekstrem dilakukan pada varian tertinggi, Wuling Alvez Tipe EX seharga Rp 295 juta OTR Jakarta. Pengujian ini tidak main-main karena melibatkan simulasi muatan penuh (full load) dengan membawa lima orang kru yang memiliki bobot badan jumbo, ditambah satu koper berukuran medium di bagasi.

Simulasi Muatan Ekstrem dan Respons Suspensi Kabin

Bobot total penumpang yang masuk ke dalam kabin sangat fantastis. Kursi depan diisi oleh pengemudi dan kameramen berbobot masing-masing 83 kg dan 105 kg. Sementara itu, baris belakang dipadati oleh tiga kru dengan berat badan masing-masing 136 kg, 104 kg, dan 60 kg. Total beban mati yang harus digendong oleh SUV kompak sepanjang 4,3 meter dan lebar 1,7 meter ini mencapai hampir setengah ton.

Baca Juga: Gebrakan New Wuling Alvez Terbaru: SUV Murah Berfitur Premium, Siap Tumbangkan Dominasi Merek Jepang?

Saat seluruh kru masuk, posisi ban belakang tampak ambles namun jarak main suspensi (ground clearance) dinilai masih aman. Ketika diajak membelah jalanan kota, ruang kaki (legroom) dan ruang kepala (headroom) di baris kedua terbukti masih sangat akomodatif untuk penumpang bertubuh tinggi. Namun, karakter suspensi belakang terasa agak kaku saat melintasi polisi tidur dalam kota. Uniknya, bantingan suspensi tersebut justru terasa jauh lebih nyaman, stabil, dan tidak limbung ketika mobil dipacu dengan kecepatan tinggi di jalan tol.

Sensasi Berkendara dan Catatan Fitur Semi Otonom ADAS

Ketika mobil diuji secara personal atau berkendara sendiri, posisi duduk pengemudi dirasa sangat ergonomis meskipun setir belum dilengkapi fitur telescopic. Visibilitas ke depan sangat luas karena posisi dasbor yang dibuat agak rendah. Sektor kemudi mengadopsi model flat bottom berlapis kulit yang sangat enteng untuk bermanuver di jalan sempit, meskipun umpan balik (feedback) dari permukaan jalan terasa agak minim.

Saat melaju di jalan tol dalam kondisi hujan, fitur keselamatan aktif ADAS (Advanced Driver Assistance System) langsung diaktifkan. Fitur Adaptive Cruise Control dan Lane Keeping Assist bekerja cukup baik, meskipun sensor kameranya membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk membaca marka jalan. Sistem kemudi otomatisnya cenderung menjaga posisi mobil agak mepet ke garis kiri sebelum akhirnya mengoreksi kembali ke tengah secara perlahan. Catatan lain ada pada sektor pengereman, di mana rem cakram di keempat rodanya baru terasa menggigit pakem saat pedal rem ditekan agak dalam.

Baca Juga: Blak-blakan Kekurangan Wuling Alves Tipe EX: Benarkah Tarikan Mesin Lemot dan Harga Jual Kembali Jlok?

Hasil Uji Konsumsi BBM Metode Full to Full yang Mengejutkan

Pengujian efisiensi bahan bakar dilakukan dengan metode full to full guna mendapatkan data riil yang akurat. Aturan pengujian dibuat harian tanpa metode eco-driving yang sengaja diirit-iritkan, serta AC tetap dinyalakan pada suhu paling dingin. Mobil dipaksa menghadapi realitas kemacetan parah Jakarta dengan proporsi rute 70 persen macet total dan 30 persen lancar, serta kombinasi jalur 60 persen jalan tol dan 40 persen jalan arteri.

Setelah menempuh jarak total sejauh 74,2 kilometer hingga indikator bensin di panel instrumen menyala kuning, mobil kembali dibawa ke SPBU untuk diisi bensin hingga luber. Hasilnya sangat mengejutkan. Wuling Alvez Tipe EX hanya menelan bensin sebanyak 3,589 liter. Jika dikalkulasikan, 1 liter bahan bakar mampu menempuh jarak fantastis hingga 20,6 kilometer. Hasil ini luar biasa irit untuk sebuah mobil mesin konvensional 1.500 cc non-hybrid yang dipadukan dengan transmisi CVT 8-percepatan simulasi manual.

Kesimpulannya, Wuling Alvez merupakan perwujudan mimpi konsumen Indonesia yang menginginkan Crossover gagah, kaya fitur seperti sunroof, memiliki sistem ADAS, dan konsumsi BBM yang luar biasa irit. Meskipun material interiornya didominasi plastik keras dan performa mesinnya biasa saja, mobil ini tetap memegang predikat value for money terbaik di bawah angka Rp 300 juta.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Wuling Alvez #Harga Wuling Alvez #fitur ADAS Wuling #Crossover irit #Uji konsumsi BBM