Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Menguji Ketangguhan ICAR V23: SUV Listrik Boxy yang Siap Menggebrak Pasar Indonesia

Natasha Eka Safrina • Minggu, 17 Mei 2026 | 21:45 WIB
Review jujur ICAR V23: SUV listrik AWD bergaya boxy dengan akselerasi buas dan fitur custom melimpah. Cek performa aslinya di jalanan di sini! (Screenshot Youtube)
Review jujur ICAR V23: SUV listrik AWD bergaya boxy dengan akselerasi buas dan fitur custom melimpah. Cek performa aslinya di jalanan di sini! (Screenshot Youtube)

 

JAKARTA - Gelombang mobil listrik (EV) di Indonesia semakin bervariasi dengan kehadiran brand-brand baru yang menawarkan konsep unik. Salah satu yang paling dinantikan adalah ICAR, sub-brand premium dari Cherry Group, yang resmi memperkenalkan produk pertamanya untuk pasar tanah air, yaitu ICAR V23. Mengusung desain boxy (mengotak) yang maskulin dan retro modern, mobil ini diposisikan sebagai kendaraan hobi yang siap mengakomodasi personalisasi dan jiwa petualang pemiliknya.

Banyak yang menyamakan tampilan luar SUV tangguh ini dengan kombinasi kendaraan offroad legendaris dunia. Sisi depannya sekilas terinspirasi dari ketegasan Toyota Land Cruiser atau Ford Bronco, sementara siluet buritannya mengingatkan kita pada Mercedes-Benz G-Class berukuran mini. Menariknya, identitas nama yang dipakai di Indonesia tetap menggunakan ICAR—sama seperti pasar domestik Tiongkok—bukan "Iaur" yang digunakan untuk pasar global lainnya seperti Malaysia dan Thailand. Keputusan ini diambil karena pelafalan global tersebut dirasa memiliki konotasi kurang baik dalam bahasa gaul lokal.

Sebagai mobil hobi yang emosional, spesifikasi lengkap ICAR V23 yang mengaspal di Indonesia hanya dibekali satu opsi penggerak performa tinggi, yaitu Intelligent Wheel Drive (IWD) atau sistem penggerak empat roda (AWD). Kehadiran motor ganda ini membedakan kasta V23 dari saudaranya, Cherry J6, karena ia dikembangkan dengan keterlibatan mendalam dari anak perusahaan raksasa teknologi Xiaomi, Zhimi Technology, yang menyuntikkan DNA gadget pintar ke dalam interiornya.

Baca Juga: Review E-Bike Rise Alloy dan Carbon di Kamojang Viral, Harga Tembus Rp169 Juta tapi Handling Disebut seperti Sepeda Biasa

Performa Imersif dan Hasil Uji Konsumsi Baterai Realistis

Saat diuji langsung di rute kombinasi perkotaan dan jalan tol, spesifikasi lengkap ICAR V23 menyajikan sensasi berkendara yang sangat mengejutkan. Karakter penyaluran tenaga dari motor listrik ganda berdaya 212 HP dan torsi 292 Nm ini terasa sangat instan dan menjambak tanpa ada basa-basi kurva performa dari posisi diam. Ketika pedal gas diinjak penuh, akselerasi instannya terasa senyap namun sangat buas, bahkan mampu menuntaskan uji kecepatan 0-100 km/jam hanya dalam waktu 7,4 detik saja menggunakan alat berbasis GPS. Catatan ini tergolong impresif untuk sebuah SUV berbobot berat dengan aerodinamika mengotak.

Terkait efisiensi daya, ICAR V23 dibekali baterai berkapasitas masif 81,7 kWh. Menariknya, klaim jarak tempuh resmi pabrikan menggunakan metode NEDC tergolong underclaim, yakni hanya sejauh 430 km. Saat diuji dengan metode berkendara harian secara normal (eco driving), konsumsi energinya mampu mencatatkan angka efisiensi 6,1 km per kWh. Jika dikalikan dengan kapasitas baterai bersihnya, maka daya jelajah riil di jalanan Indonesia justru mampu menyentuh angka hampir 500 km, tepatnya kisaran 494 km. Karakter suspensinya sendiri disetel cukup kaku layaknya karakter mobil offroad tulen demi menjaga kestabilan handling di kecepatan tinggi mengingat mobil ini memiliki ground clearance jangkung mencapai 210 mm.


Kelebihan Fitur Pintar ADAS dan Keterbatasan Ruang Kabin

Sisi interior kendaraan ini menjadi lompatan besar bagi ekosistem produk Cherry Group karena masih mempertahankan tombol kontrol fisik yang ergonomis untuk pengaturan AC, volume audio, hingga knop putar drive mode. Kendaraan ini juga mendukung ekosistem modifikasi aftermarket yang luas, terbukti dengan tersedianya soket AUX 1 dan AUX 2 di plafon atas untuk pemasangan aksesoris lampu eksternal, serta titik-titik bracket modular di dasbor untuk panel pencahayaan tambahan. Komponen keselamatan aktif juga terjaga berkat integrasi sistem radar ADAS yang sangat responsif, mulai dari adaptive cruise control hingga lane keeping assist yang mampu membaca marka jalan dengan akurat.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap ICAR V23: SUV Listrik AWD Gagah dengan Jarak Tempuh Menakjubkan

Namun, pengujian jangka panjang ini juga mengungkap beberapa catatan minor yang perlu diperhatikan. Pertama, kaca spion kanan terasa kurang cembung (less wide) sehingga membatasi visibilitas titik buta, diduga karena setelan awal komponen ini masih menganut basis kemudi kiri. Kedua, absennya ventilasi AC ataupun sistem double blower di baris kedua membuat proses pendinginan kabin belakang membutuhkan waktu sedikit lebih lama di bawah terik matahari ekstrem. Ketiga, tidak adanya kepet penahan lumpur standar pada roda membuat bodi samping mobil ini sangat mudah kotor terpapar cipratan air saat melaju di jalanan basah.

Secara keseluruhan, dengan perkiraan harga yang berada di atas Cherry J6 dan edisi terbatas Collector's Edition yang menyentuh angka Rp789 juta, spesifikasi lengkap ICAR V23 memposisikan dirinya dengan baik sebagai game changer di segmen SUV listrik hobi bagi konsumen yang mencari keunikan desain dan ruang kreativitas modifikasi yang tak terbatas.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Review iCAR V23 #SUV listrik AWD #Performa Baterai ICAR #Mobil Listrik Cherry #ICAR V23