(screenshot youtube)
JAKARTA - Touring motor listrik jarak jauh kembali membuktikan kemampuannya di Indonesia. YouTuber otomotif Koko Serba Bisa sukses menuntaskan perjalanan lebih dari 1.000 kilometer menggunakan Polytron Fox Air menuju Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Perjalanan touring motor listrik tersebut dilakukan pada awal Desember 2025 dengan rute berangkat dari Jakarta Barat menuju Dieng lewat jalur selatan Pulau Jawa, sementara perjalanan pulang direncanakan melalui jalur Pantura.
Tidak sekadar touring biasa, perjalanan ini menjadi touring terjauh yang pernah dilakukan Koko Serba Bisa bersama motor listrik Polytron Fox Air. Menariknya lagi, sepanjang perjalanan ia tetap memilih gaya berkendara gaspol tanpa berusaha menghemat baterai.
“Saya selalu berusaha gaspol sepanjang perjalanan tanpa ada usaha untuk mengirit baterai,” ujarnya dalam vlog perjalanan.
Yang lebih mengejutkan, motor listrik yang digunakan ternyata memakai baterai dengan kondisi sudah mulai soak sejak touring sebelumnya ke Lampung. Meski demikian, Polytron Fox Air tetap mampu diajak perjalanan jauh tanpa kendala besar.
Target Jakarta-Bandung 6 Jam Kembali Gagal
Perjalanan dimulai pukul 06.00 pagi dari kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Koko memilih jalur Jonggol menuju Bandung demi menghindari kemacetan utama.
Ia sempat memasang target ambisius untuk menembus perjalanan Jakarta-Bandung hanya dalam waktu enam jam menggunakan motor listrik. Namun target tersebut kembali gagal tercapai.
Setelah beberapa kali berhenti charging di PLN Jonggol dan PLN Rajamandala, Koko akhirnya tiba di Bandung sekitar pukul 14.00 siang atau delapan jam setelah keberangkatan.
“Jadi saya belum bisa pecahin rekor baru. Jakarta-Bandung naik motor listrik masih 8 jam,” katanya.
Baca Juga: Ola Electric S Plus Bikin Heboh, Motor Listrik Rp23 Jutaan Ini Diklaim Bisa Tempuh 320 KM Sekali Cas
Selama perjalanan menuju Bandung, kondisi baterai Polytron Fox Air juga mengalami tantangan cukup berat. Saat melintasi jalur pegunungan Cipatat hingga menuju Bandung Barat, motor sempat mengalami kode error E1 yang menandakan baterai overheat.
Baterai Soak Tetap Kuat Diajak Touring
Meski baterai disebut sudah mengalami penurunan performa, Polytron Fox Air tetap mampu menempuh perjalanan panjang dengan cukup stabil.
Dalam salah satu etape perjalanan, motor menghabiskan sekitar 59 persen baterai untuk jarak 56 kilometer saat melintasi jalur Jonggol menuju Rajamandala.
Namun kondisi berubah drastis ketika memasuki jalur pegunungan dan turunan panjang Nagreg menuju Tasikmalaya. Sistem regenerative braking membuat baterai terasa jauh lebih hemat.
“10 kilometer cuma makan 3 persen baterai,” ujar Koko saat menikmati turunan panjang jalur Nagreg.
Ia juga beberapa kali mencoba top speed motor hingga menyentuh kecepatan sekitar 95 km/jam setelah melakukan remap controller.
Jalur Selatan Jawa Bikin Ketagihan
Selain menguji performa motor listrik, touring ini juga memperlihatkan keindahan jalur selatan Jawa Barat yang dipenuhi pegunungan, sawah, dan tikungan panjang.
Baca Juga: Oppo Reno 15F 5G Harga 6,5 Juta Tuai Pro-Kontra, Overprice atau Justru Layak? Ini Review Lengkapnya
Koko mengaku baru pertama kali benar-benar menikmati jalur selatan menuju Garut dan Tasikmalaya menggunakan motor. Menurutnya, suasana perjalanan jauh lebih menyenangkan dibanding jalur perkotaan.
“Ternyata asik ya jalur selatan. Saya sudah lama pengin lewat sini,” katanya.
Ia juga memuji etika berkendara masyarakat Bandung dan sekitarnya yang dinilai lebih tertib dibanding Jakarta. Menurutnya, pengendara di luar Jakarta jauh lebih jarang menggunakan klakson secara berlebihan.
Baca Juga: Ola Electric S Plus Bikin Heboh, Motor Listrik Rp23 Jutaan Ini Diklaim Bisa Tempuh 320 KM Sekali Cas
Diguyur Hujan Deras di Tasikmalaya
Drama perjalanan terjadi saat memasuki wilayah Tasikmalaya pada malam hari. Cuaca berubah ekstrem dengan hujan deras disertai genangan air di sejumlah ruas jalan.
Koko akhirnya memutuskan berhenti di SPKLU UP3 Tasikmalaya untuk melakukan charging sambil berteduh.
“Banjir banget tadi, tapi mau gimana lagi posisi charging-nya di sini,” ujarnya.
Meski diguyur hujan dan menghadapi berbagai kondisi jalan, touring motor listrik menuju Dieng ini tetap berjalan lancar. Perjalanan tersebut sekaligus membuktikan bahwa motor listrik seperti Polytron Fox Air kini semakin layak digunakan untuk touring jarak jauh lintas provinsi.
Dengan dukungan SPKLU yang semakin banyak serta efisiensi baterai yang terus berkembang, touring motor listrik diprediksi bakal menjadi tren baru di kalangan pecinta roda dua Indonesia.
Editor : Dyah Wulandari