Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Touring 1.000 Km Pakai Polytron Fox Air ke Dieng, Koko Serba Bisa Gaspol Jalur Selatan hingga Diguyur Hujan di Tasikmalaya

Dyah Wulandari • Selasa, 19 Mei 2026 | 21:14 WIB
Touring 1.000 km pakai Polytron Fox Air menuju Dieng sukses ditempuh meski baterai soak dan diguyur hujan deras.
(screenshot youtube)
Touring 1.000 km pakai Polytron Fox Air menuju Dieng sukses ditempuh meski baterai soak dan diguyur hujan deras.
(screenshot youtube)

JAKARTA - Touring motor listrik jarak jauh kembali membuktikan kemampuannya di Indonesia. YouTuber otomotif Koko Serba Bisa sukses menuntaskan perjalanan lebih dari 1.000 kilometer menggunakan Polytron Fox Air menuju Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Perjalanan touring motor listrik tersebut dilakukan pada awal Desember 2025 dengan rute berangkat dari Jakarta Barat menuju Dieng lewat jalur selatan Pulau Jawa, sementara perjalanan pulang direncanakan melalui jalur Pantura.

Tidak sekadar touring biasa, perjalanan ini menjadi touring terjauh yang pernah dilakukan Koko Serba Bisa bersama motor listrik Polytron Fox Air. Menariknya lagi, sepanjang perjalanan ia tetap memilih gaya berkendara gaspol tanpa berusaha menghemat baterai.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Polytron Fox Air ke Bangkalan Madura, Baterai Masih Sisa 60 Persen Setelah Lewati Jembatan Suramadu

“Saya selalu berusaha gaspol sepanjang perjalanan tanpa ada usaha untuk mengirit baterai,” ujarnya dalam vlog perjalanan.

Yang lebih mengejutkan, motor listrik yang digunakan ternyata memakai baterai dengan kondisi sudah mulai soak sejak touring sebelumnya ke Lampung. Meski demikian, Polytron Fox Air tetap mampu diajak perjalanan jauh tanpa kendala besar.

Target Jakarta-Bandung 6 Jam Kembali Gagal

Perjalanan dimulai pukul 06.00 pagi dari kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Koko memilih jalur Jonggol menuju Bandung demi menghindari kemacetan utama.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Jakarta-Bali Pakai Polytron Fox Air, Jodi Motovlog dan Mario Iroth Hadapi Drama Baterai Tinggal 2 Persen

Ia sempat memasang target ambisius untuk menembus perjalanan Jakarta-Bandung hanya dalam waktu enam jam menggunakan motor listrik. Namun target tersebut kembali gagal tercapai.

Setelah beberapa kali berhenti charging di PLN Jonggol dan PLN Rajamandala, Koko akhirnya tiba di Bandung sekitar pukul 14.00 siang atau delapan jam setelah keberangkatan.

“Jadi saya belum bisa pecahin rekor baru. Jakarta-Bandung naik motor listrik masih 8 jam,” katanya.

Baca Juga: Ola Electric S Plus Bikin Heboh, Motor Listrik Rp23 Jutaan Ini Diklaim Bisa Tempuh 320 KM Sekali Cas

Selama perjalanan menuju Bandung, kondisi baterai Polytron Fox Air juga mengalami tantangan cukup berat. Saat melintasi jalur pegunungan Cipatat hingga menuju Bandung Barat, motor sempat mengalami kode error E1 yang menandakan baterai overheat.

Baterai Soak Tetap Kuat Diajak Touring

Meski baterai disebut sudah mengalami penurunan performa, Polytron Fox Air tetap mampu menempuh perjalanan panjang dengan cukup stabil.

Baca Juga: Review Exotic ET 320, Skuter Listrik Rp3 Jutaan yang Bisa Dipakai Bertiga dan Tempuh 35 KM Sekali Cas

Dalam salah satu etape perjalanan, motor menghabiskan sekitar 59 persen baterai untuk jarak 56 kilometer saat melintasi jalur Jonggol menuju Rajamandala.

Namun kondisi berubah drastis ketika memasuki jalur pegunungan dan turunan panjang Nagreg menuju Tasikmalaya. Sistem regenerative braking membuat baterai terasa jauh lebih hemat.

“10 kilometer cuma makan 3 persen baterai,” ujar Koko saat menikmati turunan panjang jalur Nagreg.

Baca Juga: Review EKX X21 Max, Sepeda Listrik Mirip Sur Ron dengan Kecepatan 50 Mph dan Harga Rp30 Jutaan Bikin Heboh

Ia juga beberapa kali mencoba top speed motor hingga menyentuh kecepatan sekitar 95 km/jam setelah melakukan remap controller.

Jalur Selatan Jawa Bikin Ketagihan

Selain menguji performa motor listrik, touring ini juga memperlihatkan keindahan jalur selatan Jawa Barat yang dipenuhi pegunungan, sawah, dan tikungan panjang.

Baca Juga: Oppo Reno 15F 5G Harga 6,5 Juta Tuai Pro-Kontra, Overprice atau Justru Layak? Ini Review Lengkapnya

Koko mengaku baru pertama kali benar-benar menikmati jalur selatan menuju Garut dan Tasikmalaya menggunakan motor. Menurutnya, suasana perjalanan jauh lebih menyenangkan dibanding jalur perkotaan.

“Ternyata asik ya jalur selatan. Saya sudah lama pengin lewat sini,” katanya.

Ia juga memuji etika berkendara masyarakat Bandung dan sekitarnya yang dinilai lebih tertib dibanding Jakarta. Menurutnya, pengendara di luar Jakarta jauh lebih jarang menggunakan klakson secara berlebihan.

Baca Juga: Ola Electric S Plus Bikin Heboh, Motor Listrik Rp23 Jutaan Ini Diklaim Bisa Tempuh 320 KM Sekali Cas

Diguyur Hujan Deras di Tasikmalaya

Drama perjalanan terjadi saat memasuki wilayah Tasikmalaya pada malam hari. Cuaca berubah ekstrem dengan hujan deras disertai genangan air di sejumlah ruas jalan.

Koko akhirnya memutuskan berhenti di SPKLU UP3 Tasikmalaya untuk melakukan charging sambil berteduh.

“Banjir banget tadi, tapi mau gimana lagi posisi charging-nya di sini,” ujarnya.

Baca Juga: Oppo Reno 15F Disebut Overprice, Benarkah? Ini Review Lengkap dari Desain hingga Performa yang Bikin Penasaran

Meski diguyur hujan dan menghadapi berbagai kondisi jalan, touring motor listrik menuju Dieng ini tetap berjalan lancar. Perjalanan tersebut sekaligus membuktikan bahwa motor listrik seperti Polytron Fox Air kini semakin layak digunakan untuk touring jarak jauh lintas provinsi.

Dengan dukungan SPKLU yang semakin banyak serta efisiensi baterai yang terus berkembang, touring motor listrik diprediksi bakal menjadi tren baru di kalangan pecinta roda dua Indonesia.

Editor : Dyah Wulandari
#touring motor listrik #Dieng Banjarnegara #Jalur Selatan Jawa #SPKLU Tasikmalaya #Polytron Fox Air