Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Self Balancing Omo X Resmi Diperkenalkan, Bisa Jalan Sendiri Tanpa Turunkan Kaki, Siap Masuk Indonesia dan Disebut Tesla-nya Motor Listrik

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 20 Mei 2026 | 18:03 WIB
Motor self balancing Omo X viral karena bisa berdiri dan jalan sendiri. Siap masuk Indonesia dengan teknologi robotik futuristik.(pinterest)
Motor self balancing Omo X viral karena bisa berdiri dan jalan sendiri. Siap masuk Indonesia dengan teknologi robotik futuristik.(pinterest)

Radar Tulungagung- Teknologi kendaraan roda dua kembali mencuri perhatian publik. Kali ini datang dari motor self balancing Omo X yang diperkenalkan dalam sebuah global tech launch event di Jewel Changi Airport, Singapura. Motor listrik futuristik ini langsung viral karena mampu berdiri sendiri tanpa harus ditopang kaki pengendara maupun standar samping.

Motor self balancing Omo X disebut sebagai salah satu inovasi paling unik di dunia kendaraan listrik saat ini. Tidak hanya tampil futuristik, motor ini juga diklaim menjadi motor listrik pertama di dunia dengan teknologi self balancing yang diproduksi secara massal untuk dijual ke konsumen.

Dalam acara peluncuran yang berlangsung megah di area Cloud 9 Plaza, Singapura, Omo X tampil sebagai pusat perhatian. Desain modern dengan garis minimalis dan teknologi canggih membuat banyak pengunjung penasaran dengan kemampuan motor listrik tersebut.

Pihak perusahaan bahkan tidak menyebut dirinya sekadar produsen motor listrik. Mereka memperkenalkan diri sebagai perusahaan teknologi robotik yang fokus mengembangkan intelligent wheel robots atau robot pintar berbasis roda.

Bisa Berdiri Sendiri Tanpa Turunkan Kaki

Salah satu fitur paling menarik dari Omo X adalah kemampuan self balancing atau menjaga keseimbangan secara otomatis. Teknologi ini memungkinkan motor tetap berdiri tegak meski pengendara berhenti di lampu merah tanpa perlu menurunkan kaki.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Masih Tunggu Izin BBWS Brantas, Target Dimulai Oktober 2026

Saat demonstrasi berlangsung, motor terlihat mampu berdiri sendiri tanpa bantuan standar. Bahkan motor bisa berjalan otomatis mendekati penggunanya di atas panggung. Teknologi tersebut langsung memancing tepuk tangan para tamu undangan.

Tidak hanya itu, motor juga mampu bergerak secara mandiri sambil mempertahankan keseimbangan layaknya robot. Kemampuan inilah yang membuat Omo X berbeda dibanding motor listrik biasa.

Menurut pihak perusahaan, kendaraan ini bukan hanya motor listrik, melainkan “motor robot” yang memiliki kecerdasan digital di dalam sistemnya.

Gunakan Digital Brain dan Teknologi Robotik

Teknologi utama yang digunakan pada Omo X disebut sebagai Omo Robot Architecture. Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama yaitu perception, think, dan execution.

Baca Juga: Dunia Pendidikan Tulungagung Berduka, Mantan Rektor UIN SATU Tulungagung Prof Maftukhin Wafat di Usia Pengabdian

Ketiganya bekerja secara real time untuk membantu motor memahami lingkungan sekitar, menjaga keseimbangan, hingga mengontrol gerakan kendaraan secara otomatis.

Perusahaan menjelaskan bahwa konsep kendaraan ini sebenarnya lebih dekat ke robot berbentuk motor dibanding kendaraan konvensional.

Karena itulah banyak pengunjung menyebut Omo X sebagai “Tesla-nya motor roda dua”. Sebab pendekatan yang dilakukan mirip dengan strategi Tesla yang menggabungkan kendaraan listrik dengan software, AI, dan teknologi robotik.

Desain Futuristik Jadi Daya Tarik

Selain teknologi self balancing, desain futuristik Omo X juga menjadi daya tarik utama. Bentuk bodinya terlihat modern dengan garis tegas dan tampilan minimalis.

Motor ini tampil berbeda dibanding motor listrik pada umumnya. Tidak terlihat seperti motor konvensional yang hanya mengganti mesin bensin menjadi motor listrik.

Aura kendaraan masa depan terasa sangat kuat dari desain hingga sistem pengoperasiannya.

Pihak perusahaan juga memperkenalkan robot bernama Mobility One yang menggunakan teknologi serupa. Robot tersebut dirancang untuk kebutuhan logistik, transportasi otomatis, hingga pengiriman barang jarak dekat.

Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang membangun ekosistem teknologi robotik yang lebih luas, bukan hanya menjual motor listrik semata.

Indonesia Jadi Target Penjualan

Kabar menariknya, Indonesia masuk dalam daftar pasar utama untuk Omo X. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam acara tersebut, tahap pre-order motor self balancing Omo X direncanakan dimulai pada akhir April.

Sementara penjualan resminya diperkirakan berlangsung sekitar akhir Mei apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana.

Perusahaan juga disebut mulai membangun jaringan dealer di Indonesia. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Bali menjadi area prioritas pengembangan dealer resmi.

Targetnya, lebih dari 100 dealer akan dibuka dalam waktu mendatang untuk mendukung penjualan dan layanan purnajual.

Kehadiran Omo X dinilai menjadi tanda bahwa kendaraan roda dua kini mulai berevolusi menjadi bagian dari ekosistem teknologi pintar berbasis AI dan robotik. Jika benar terealisasi di Indonesia, motor self balancing ini diprediksi bakal menjadi tren baru di industri kendaraan listrik nasional.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#motor listrik futuristik #motor self balancing Omo X #OMO X Indonesia #teknologi motor robot #motor listrik indonesia