Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tambah Baterai Rp3,7 Juta di Motor Listrik Indomobil Tirano, Jarak Tempuh Naik Jadi 176 Km Sekali Cas!

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:51 WIB
Tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta bikin jarak tembus 176 km, ini hasil dan risikonya(pinterest)
Tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta bikin jarak tembus 176 km, ini hasil dan risikonya(pinterest)

Radar Tulungagung - Modifikasi tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta viral setelah seorang pengguna membagikan pengalaman peningkatan jarak tempuh hingga 176 km dalam sekali pengisian daya. Modifikasi ini dilakukan tanpa mengubah jalur utama kelistrikan, namun tetap memiliki risiko terhadap garansi kendaraan.

Motor listrik Indomobil E-Motor Tirano yang awalnya memiliki jarak tempuh sekitar 110 km di mode eco, kini diklaim mampu menempuh jarak jauh hampir dua kali lipat setelah pemasangan baterai paralel di bagian bagasi.

Viral Tambah Baterai Motor Listrik Indomobil Tirano Rp3,7 Juta, Ini Skema Pemasangannya

Fenomena tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta dilakukan dengan sistem baterai paralel yang tidak memotong jalur kabel utama motor. Sistem ini hanya menambahkan jalur baru yang dihubungkan ke controller menggunakan konektor tambahan.

Baca Juga: HP 2 Jutaan Terbaik 2026: Daftar Terbaru Bikin Kaget, Spek Makin Ganas, Banyak yang Mirip Flagship!

Dalam praktiknya, pengguna membuat dua jalur utama, yaitu jalur baterai tambahan menuju controller dan jalur khusus pengisian daya menggunakan konektor XT90. Langkah ini dilakukan karena kabel bawaan dinilai terlalu tipis untuk arus besar, sehingga berpotensi panas jika digunakan untuk fast charging.

Baterai tambahan yang digunakan berkapasitas 72V 30Ah dengan konfigurasi 24 sel (24S), disesuaikan dengan sistem baterai bawaan Tirano agar tetap seimbang. Pemasangan dilakukan di bengkel motor listrik dengan biaya sekitar Rp350 ribu termasuk instalasi kabel.

Namun, pengguna menegaskan bahwa meskipun secara teknis bisa dikembalikan ke kondisi semula, modifikasi ini tetap berpotensi membuat garansi kendaraan dari Indomobil E-Motor menjadi tidak berlaku atau “void”.

Harga Baterai Rp3,7 Juta di Shopee, Kapasitas Bertambah Hampir Dua Kali Lipat

Baterai tambahan untuk motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta dibeli melalui marketplace dengan harga awal sekitar Rp4 juta, namun turun menjadi Rp3,7 juta setelah diskon voucher. Variasi harga baterai di pasaran disebut sangat beragam tergantung jenis dan kualitas sel.

Baca Juga: Unboxing Heboh Polygon Kalosi: Sepeda Listrik Trail Ini Langsung Dites Jalan ke Sumenep, Ternyata Punya Sistem Baterai Unik dan Mode Booster!

Secara teknis, baterai utama Tirano memiliki kapasitas sekitar 32Ah, sementara baterai tambahan 30Ah. Secara hitungan kasar, total kapasitas seharusnya bisa menggandakan jarak tempuh, namun dalam praktiknya peningkatan hanya sekitar 60%.

Jika sebelumnya jarak tempuh mode eco Tirano sekitar 110 km, maka dengan baterai tambahan ini realisasi jarak menjadi sekitar 176 km dalam sekali pengisian daya penuh. Angka ini dianggap cukup signifikan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.

Pengguna juga menjelaskan bahwa perbedaan hasil ini dipengaruhi oleh berat tambahan baterai, sistem BMS (Battery Management System), serta karakter charger yang digunakan, sehingga efisiensi tidak bisa mencapai 100% dari kapasitas tambahan.

Kenapa Hanya Naik 60%? Ini Faktor Teknis yang Mempengaruhi Jarak Tempuh

Meski secara teori kapasitas baterai hampir dua kali lipat, peningkatan tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta tidak serta-merta membuat jarak tempuh ikut berlipat. Salah satu faktor utama adalah sistem cut-off BMS yang menghentikan pengisian saat baterai utama sudah penuh.

Pada kondisi tersebut, baterai tambahan masih menyisakan tegangan sekitar 82 volt, padahal secara teknis masih bisa naik hingga 87,6 volt. Artinya, masih ada potensi energi yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, faktor berat tambahan baterai juga ikut mempengaruhi konsumsi energi motor. Semakin berat beban kendaraan, semakin besar pula daya yang dibutuhkan untuk melaju, terutama saat akselerasi dan tanjakan.

Meski begitu, sistem ini tetap dianggap aman karena tidak membuat baterai bekerja di zona ekstrem yang berisiko panas berlebih. Bahkan, cut-off di 82 volt dinilai justru membantu menjaga umur baterai agar lebih awet.

Penutup: Solusi Jarak Tempuh Lebih Jauh, Tapi Tetap Ada Risiko

Modifikasi tambah baterai motor listrik Indomobil Tirano Rp3,7 juta menjadi solusi populer bagi pengguna yang ingin memperpanjang jarak tempuh tanpa menunggu teknologi baterai bawaan ditingkatkan pabrikan.

Namun, pengguna tetap perlu memahami bahwa modifikasi ini memiliki konsekuensi, terutama terkait garansi dan keamanan sistem kelistrikan.

Dengan hasil peningkatan hingga 176 km sekali charge, langkah ini menunjukkan bahwa motor listrik Indomobil E-Motor Tirano masih memiliki ruang pengembangan besar, terutama dari sisi efisiensi baterai dan manajemen daya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#tambah baterai Tirano #Indomobil E-Motor Tirano modifikasi #baterai motor listrik 176 km #upgrade baterai motor listrik #Tirano EV jarak tempuh