Radar Tulungagung – Motor listrik Indomobil Tirano kembali menyita perhatian publik setelah muncul sebagai produk kedua Indomobil E-Motor dengan konsep adventure bergaya “T-Rex”. Dengan harga Rp25,9 juta OTR Jakarta, motor listrik Indomobil Tirano disebut menawarkan fitur paling lengkap di kelasnya, mulai dari cruise control, reverse mode, hingga fast charging resmi di jaringan dealer.
Sejumlah reviewer otomotif menilai motor ini bukan sekadar skutik listrik biasa, melainkan sudah mengarah ke segmen petualang ringan. “Ini motor laki banget, modelnya gagah dan siap touring,” ujar salah satu reviewer dalam uji coba. Dengan spesifikasi motor 3 kW dan baterai 2,45 kWh, Tirano diklaim mampu menempuh hingga 110 km dalam mode eco.
Motor ini juga sudah dipasarkan secara nasional dengan jaringan dealer Indomobil yang tersebar di berbagai kota besar, membuat akses servis dan pengisian daya lebih mudah bagi konsumen.
Spesifikasi Indomobil Tirano: Motor Listrik 3 kW dengan Range 110 Km
Indomobil Tirano hadir dengan spesifikasi teknis yang cukup agresif untuk kelas motor listrik menengah. Motor ini menggunakan penggerak hub motor 3 kW dengan torsi sekitar 180 Nm, yang membuat akselerasinya terasa instan di putaran awal.
Baterai yang digunakan berkapasitas 2,45 kWh dengan sistem 24S lithium-ion. Dalam pengujian, motor listrik Indomobil Tirano mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 80 km/jam, sementara jarak tempuh realistis berada di kisaran 110 km dalam mode hemat.
“Kalau mode sport, top speed bisa tembus 80 km/jam, ini sudah setara motor bensin kelas skutik harian,” ungkap salah satu penguji. Data ini membuat Tirano cukup kompetitif di segmen motor listrik urban hingga semi touring.
Fitur Lengkap: Cruise Control, Reverse Mode hingga Touchscreen TFT
Salah satu daya tarik utama motor listrik Indomobil Tirano adalah kelengkapan fiturnya. Motor ini sudah dilengkapi panel TFT touchscreen yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, termasuk fitur mirroring dan navigasi langsung di layar.
Selain itu, Tirano juga dibekali cruise control yang dapat diaktifkan di kecepatan minimal 30 km/jam. Fitur ini memungkinkan pengendara menjaga kecepatan tanpa memutar gas terus-menerus, mirip sistem pada mobil modern.
Tidak hanya itu, terdapat juga fitur reverse mode, regenerative braking dengan beberapa level, hingga hill start assist yang mencegah motor mundur di tanjakan. “Fitur ini bikin motor terasa seperti mobil kecil,” ujar seorang reviewer.
Dari sisi kenyamanan, motor ini sudah dilengkapi USB charging, bagasi, serta rangka besi (crash bar) yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus rak barang dengan kapasitas hingga puluhan kilogram.
Touring Jarak Jauh 1.800 Km dan Upgrade Baterai Jadi Sorotan
Menariknya, motor listrik Indomobil Tirano juga sudah diuji dalam perjalanan jarak jauh hingga 1.800 km melintasi enam provinsi. Dalam perjalanan tersebut, pengendara memanfaatkan jaringan charging PLN dan dealer Indomobil untuk mengisi daya.
Dalam satu etape perjalanan, motor ini bahkan mampu menempuh lebih dari 600 km dalam dua hari dengan sistem charging bertahap. “Enaknya Tirano, dealer dan PLN charging ada di mana-mana, jadi lebih aman buat touring,” kata pengendara.
Selain itu, muncul tren modifikasi berupa penambahan baterai paralel. Dengan biaya sekitar Rp3,7 juta, kapasitas jarak tempuh bisa meningkat hingga sekitar 176 km sekali charge. Namun, pengguna tetap diingatkan bahwa modifikasi ini berpotensi memengaruhi garansi pabrik.
Meski demikian, sistem fast charging resmi Indomobil tetap menjadi solusi utama. Pengisian dari kosong hingga penuh dapat dilakukan sekitar 1 jam menggunakan charger 3.000 watt yang tersedia di dealer.
Penutup: Motor Listrik Indomobil Tirano Bukan Sekadar Skutik Harian
Secara keseluruhan, motor listrik Indomobil Tirano menawarkan kombinasi desain adventure, fitur modern, dan harga kompetitif di Rp25 jutaan. Dengan kemampuan jarak tempuh hingga 110 km, kecepatan 80 km/jam, serta fitur lengkap seperti cruise control dan touchscreen, motor ini diposisikan sebagai alternatif serius di pasar motor listrik Indonesia.
“Ini bukan motor listrik biasa, tapi sudah masuk level touring ringan,” menjadi kesimpulan umum dari berbagai reviewer otomotif.
Editor : Maylanni Diana Fitri