JAKARTA - Sepeda e-bike Polygon Kalosi Miles menjadi sorotan setelah seorang pengguna membagikan pengalaman pemakaian harian yang dinilai sangat irit baterai. Dalam penggunaan rutin selama dua minggu untuk aktivitas pulang-pergi kerja sejauh sekitar 12 kilometer per hari, baterai e-bike tersebut masih tersisa 46 persen dari kondisi awal penuh.
Pengalaman itu dibagikan YouTuber Ahmad Sinan melalui sesi tanya jawab seputar penggunaan Polygon Kalosi Miles yang baru dipakainya sekitar dua minggu. Topik mengenai daya tahan baterai, keamanan saat terkena hujan, hingga tips perawatan baterai e-bike menjadi perhatian utama warganet.
Tren penggunaan sepeda listrik atau e-bike sendiri terus meningkat sepanjang 2026, terutama untuk kebutuhan commuting dan back to work di perkotaan. Selain dinilai lebih hemat tenaga, e-bike juga dianggap lebih efisien dibanding kendaraan bermotor untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah.
Polygon Kalosi Miles Diklaim Irit untuk Aktivitas Harian
Dalam penjelasannya, Ahmad Sinan mengaku menggunakan Polygon Kalosi Miles setiap hari untuk perjalanan dari rumah ke kantor dengan jarak sekitar 5 sampai 6 kilometer sekali jalan.
“Pulang pergi itu sekitar 12 kilometer. Baterai full selama dua minggu masih sisa 46 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan baterai menjadi lebih hemat karena sepeda tidak selalu digunakan dalam kondisi menanjak atau memakai bantuan motor listrik secara penuh. Pada beberapa kondisi jalan menurun, sepeda tetap bisa melaju tanpa perlu banyak kayuhan.
Polygon Kalosi Miles sendiri memiliki bobot sekitar 25 kilogram. Meski cukup berat untuk ukuran sepeda biasa, bobot tersebut justru membantu sepeda meluncur stabil saat berada di jalan menurun.
Dalam sesi Q&A, Ahmad Sinan juga meluruskan anggapan salah satu penonton yang mengira mode “95 kilometer” berarti sepeda berjalan sangat pelan. Menurutnya, mode Eco pada e-bike tersebut tetap mampu melaju di kisaran 20–25 km/jam, tergantung kondisi jalan dan penggunaan pedal.
“Kalau speed lima berarti dituntun, bukan dipakai jalan,” katanya sambil bercanda.
Aman Kena Hujan, Tapi Ada Syarat Penting yang Harus Diperhatikan
Selain soal daya tahan baterai, banyak calon pengguna e-bike juga mempertanyakan keamanan sepeda listrik saat terkena hujan. Ahmad Sinan menyebut Polygon Kalosi Miles relatif aman dipakai saat hujan ringan maupun sedang, selama komponen baterai dan motor tidak terendam air.
“Kalau kena hujan aman aja sih, yang penting enggak terendam,” jelasnya.
Ia menambahkan, baterai dan sistem motor listrik pada e-bike modern memang sudah dirancang memiliki perlindungan tertentu terhadap cipratan air. Namun, pengguna tetap disarankan menghindari genangan tinggi untuk menjaga usia komponen elektrikal.
Garansi baterai sepeda ini juga disebut mencapai dua tahun dari Polygon. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna pemula yang masih khawatir terhadap risiko kerusakan baterai atau motor listrik.
Menurut Ahmad Sinan, hingga saat ini belum ada perawatan berkala khusus yang diperlukan untuk baterai, selain penggunaan yang wajar dan pengisian daya yang benar.
Tips Merawat Baterai E-Bike agar Awet dan Tidak Cepat Drop
Dalam video tersebut, Ahmad Sinan juga membagikan tips sederhana agar baterai e-bike tetap awet dalam jangka panjang. Salah satu hal yang paling ditekankan adalah menghindari kebiasaan membiarkan baterai terlalu kosong sebelum diisi ulang.
Ia menyarankan pengguna segera mengisi daya ketika kapasitas baterai masih berada di atas 20 persen. Bahkan, untuk penyimpanan jangka panjang, kapasitas ideal disarankan berada di kisaran 30–40 persen.
“Kalau bisa jangan sampai di bawah 20 persen baru dicas,” katanya.
Polygon Kalosi Miles diketahui menggunakan baterai berkapasitas 250 Wh. Dengan penggunaan harian yang relatif ringan dan mode Eco, kapasitas tersebut dinilai cukup efisien untuk kebutuhan commuting perkotaan.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap e-bike juga dipengaruhi biaya operasional yang rendah dan kenyamanan berkendara. Pengguna tetap bisa berolahraga melalui kayuhan pedal, tetapi tidak cepat lelah saat menempuh jarak lebih jauh.
Di tengah tren kendaraan ramah lingkungan 2026, sepeda listrik seperti Polygon Kalosi Miles mulai dilirik sebagai alternatif transportasi praktis untuk aktivitas sehari-hari di kota besar.
Editor : Divka Vance Yandriana