RADAR TULUNGAGUNG- Polygon Siskiu T7E kembali mencuri perhatian setelah media sepeda asal Inggris menyebut e-bike trail buatan Polygon ini sebagai salah satu e-MTB paling buas di kelas harga terjangkau. Dengan motor Shimano EP801 bertenaga 85 Nm dan travel suspensi 150 mm, Polygon Siskiu T7E disebut sangat agresif untuk jalur enduro dan turunan ekstrem.
Namun di balik performanya yang dipuji “absolutely rips” atau sangat brutal di trek, review tersebut juga mengungkap sejumlah masalah serius. Mulai dari baterai yang sempat terlepas hingga rear shock yang mengalami kerusakan hanya setelah dua kali pengujian.
Meski begitu, Polygon Siskiu T7E tetap dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori affordable e-bike shootout karena kombinasi performa, geometri, dan harga yang dianggap sulit ditandingi rival lain.
Geometri Polygon Siskiu T7E Disebut Sangat Agresif untuk Enduro
Dalam ulasan tersebut, Polygon Siskiu T7E digambarkan sebagai e-enduro bike dengan karakter long, low, and slack atau panjang, rendah, dan agresif.
Sepeda ini menggunakan frame alloy dengan konfigurasi roda bawaan full 29 inci. Namun Polygon menyediakan fitur high-low flip chip pada bagian seat stay untuk mengubah geometri atau mengubah setup menjadi mullet.
Setup mullet menggunakan roda depan 29 inci dan roda belakang 27,5 inci. Konfigurasi ini dinilai memberi handling lebih lincah sekaligus memudahkan rider menggeser posisi tubuh saat menghadapi turunan curam.
Reviewer menyebut fitur flip chip menjadi salah satu aspek paling penting pada Polygon Siskiu T7E.
Saat dilakukan pengukuran langsung, posisi low ternyata menghasilkan sudut head angle lebih rebah dan bottom bracket lebih rendah dibanding spesifikasi resmi.
Kondisi itu memang membuat karakter sepeda semakin agresif di jalur turunan. Namun di sisi lain, pedal menjadi lebih mudah membentur batu atau akar saat melewati tanjakan teknikal.
“Sebagian rider akan lebih cocok memakai posisi high agar bottom bracket sedikit lebih tinggi,” jelas reviewer.
Media tersebut juga menyarankan Polygon menyediakan setup mullet sebagai standar untuk ukuran frame kecil dan medium agar rider dengan postur lebih pendek mendapat handling lebih nyaman.
Motor Shimano EP801 dan Harga Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu alasan Polygon Siskiu T7E mendapat perhatian besar adalah kombinasi spesifikasi tinggi dengan harga yang relatif murah di kelas e-MTB full power.
Sepeda ini dibekali motor Shimano EP801 dengan torsi 85 Nm serta baterai removable 630 Wh. Kombinasi tersebut memungkinkan rider mendapatkan tenaga besar untuk tanjakan curam maupun perjalanan jarak jauh.
Motor Shimano EP801 juga memiliki tiga mode tenaga dan dua profil pengaturan berbeda yang bisa diatur melalui aplikasi Shimano E-Tube.
Pengguna dapat mengubah karakter motor sesuai kebutuhan, mulai dari mode hemat baterai hingga tenaga agresif untuk jalur ekstrem.
“Bike ini benar-benar mendorong rider mencari jalur paling liar,” tulis reviewer.
Untuk sektor suspensi, Polygon Siskiu T7E menggunakan fork SR Suntour dengan travel 150 mm dan rear shock 144 mm.
Keduanya sudah memiliki pengaturan rebound dan compression sehingga rider bisa menyesuaikan karakter suspensi antara lebih responsif atau lebih stabil.
Dengan spesifikasi tersebut, Polygon Siskiu T7E dijual sekitar 4.000 poundsterling atau setara Rp80 jutaan di pasar Inggris. Harga itu disebut jauh lebih murah dibanding banyak rival e-MTB full power lain.
Masalah Shock dan Baterai Sempat Bikin Reviewer Khawatir
Meski tampil impresif di jalur trail, reviewer mengungkap Polygon Siskiu T7E sempat hampir dicoret dari pengujian karena dua masalah besar.
Masalah pertama terjadi ketika baterai sepeda terlepas saat digunakan riding. Sementara masalah kedua muncul ketika rear shock mengalami kerusakan hanya setelah dua kali sesi pengujian.
“But with the battery falling out and the shock blowing, we almost wrote the Polygon off,” ungkap reviewer.
Kendati mengalami kendala tersebut, performa keseluruhan sepeda tetap dianggap sangat mengesankan. Handling agresif, tenaga motor besar, dan geometri modern membuat Polygon Siskiu T7E tetap menjadi salah satu e-bike paling menarik di kelasnya.
Review itu juga memperkuat reputasi Polygon Siskiu T7E sebagai e-MTB adventure yang cocok untuk rider pencinta jalur ekstrem, turunan cepat, dan eksplorasi trail teknikal.
Editor : Cholifatun Nisak