Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Polygon Kalosi Miles: Sepeda Listrik Rp15 Jutaan Ini Disebut Nyaman Buat Commuting hingga Antar Anak Sekolah

Cholifatun Nisak • Kamis, 21 Mei 2026 | 18:49 WIB
Review Polygon Kalosi Miles, sepeda listrik Rp15 jutaan dengan pedal assist dan baterai 400 Wh untuk commuting harian.
Review Polygon Kalosi Miles, sepeda listrik Rp15 jutaan dengan pedal assist dan baterai 400 Wh untuk commuting harian.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Polygon Kalosi Miles menjadi salah satu sepeda listrik yang mulai banyak dilirik pengguna perkotaan karena menawarkan kombinasi desain hybrid, motor listrik bertenaga, dan kenyamanan untuk aktivitas harian. Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube Fargo Aneh, sepeda listrik Polygon ini disebut cocok digunakan untuk commuting, olahraga santai, hingga mengantar anak sekolah tanpa membuat pengendara cepat lelah.

Polygon Kalosi Miles dipasarkan di kisaran harga Rp15 jutaan. Harga tersebut dinilai sebanding dengan fitur yang ditawarkan, mulai dari sistem pedal assist, baterai lithium terintegrasi, hingga rangka hybrid yang menggabungkan karakter road bike dan MTB.

Reviewer dalam video itu mengaku sengaja memilih Kalosi Miles untuk mendukung aktivitas harian sekaligus olahraga ringan. “Olahraga sambil sepedahan, tapi nggak mau capek banget,” ujarnya saat menjelaskan alasan memilih e-bike tersebut.

Baca Juga: Kalosi Miles Jadi Sepeda Listrik Favorit untuk Harian dan Semi Offroad, Kecepatan Tembus 32 Km per Jam

Polygon Kalosi Miles Usung Konsep Hybrid dan Pedal Assist

Polygon Kalosi Miles hadir dengan desain hybrid yang memadukan kenyamanan road bike dan ketangguhan MTB ringan. Bentuk rangka dibuat lebih fleksibel untuk penggunaan di jalan perkotaan, namun masih nyaman ketika melewati jalur bergelombang atau jalan tidak rata.

Salah satu fitur utama sepeda listrik ini adalah pedal assist. Sistem tersebut membuat motor listrik hanya bekerja ketika pengendara tetap mengayuh pedal. Dengan begitu, sensasi bersepeda tetap terasa sekaligus membantu mengurangi tenaga yang dikeluarkan.

Motor listrik belakang merek Bafang berkekuatan 250 watt diklaim mampu membantu sepeda melaju hingga kecepatan maksimum 32 km/jam. Pengguna juga dapat mengatur tingkat bantuan tenaga listrik melalui panel kontrol yang terpasang di setang.

“Kalau kita goes baru dia kasih dorongan, nggak bisa jalan tanpa kita putar pedal,” jelas reviewer dalam video tersebut.

Untuk sumber tenaga, Polygon Kalosi Miles memakai baterai lithium 36 volt 11,6 Ah dengan kapasitas sekitar 400 Wh. Baterai dibuat menyatu dengan frame sehingga tampilan sepeda terlihat lebih rapi dan modern.

Baterai juga dapat dilepas menggunakan sistem kunci sehingga memudahkan proses pengisian daya. Dalam ulasan tersebut disebutkan waktu pengisian penuh membutuhkan sekitar 4 sampai 5 jam menggunakan charger bawaan 42 volt 2 ampere.

Dipakai Harian, Baterai Masih Tersisa Lebih dari 50 Persen

Dalam pengujian yang dilakukan reviewer, Polygon Kalosi Miles digunakan untuk perjalanan sekitar 16 hingga 17 kilometer. Setelah perjalanan selesai, indikator baterai masih menunjukkan sisa daya lebih dari setengah kapasitas.

Reviewer menilai sepeda listrik ini sangat cocok untuk kebutuhan commuting di kota besar karena mampu membantu pengguna tetap aktif tanpa terlalu kelelahan akibat cuaca panas atau perjalanan jarak menengah.

Selain dipakai sendiri, sepeda listrik ini juga dimodifikasi dengan tambahan child carrier untuk membawa anak sekolah. Kursi tambahan tersebut dilengkapi three-point belt serta pelindung kaki agar lebih aman saat digunakan.

Harga kursi anak tersebut sekitar Rp700 ribuan, sedangkan rak tambahan di bagian belakang mencapai hampir Rp600 ribu. Total biaya aksesori tambahan disebut mendekati Rp1,3 juta.

“Jangan sampai gara-gara pengin murah jadi nggak safety, apalagi buat anak,” ujar reviewer.

Polygon Kalosi Miles juga disebut mampu menopang beban cukup besar. Reviewer menjelaskan roda depan dan belakang diklaim memiliki kapasitas maksimal sekitar 110 kilogram masing-masing, meski distribusi bobot tetap perlu diperhatikan agar berkendara lebih stabil.

Rem Hidrolik dan Sistem Kabel Internal Jadi Nilai Tambah

Selain performa motor listrik, bagian yang mendapat perhatian adalah detail rangka dan sistem kabel internal. Reviewer menilai sambungan frame atau welding Polygon terlihat rapi sehingga memberi kesan kokoh dan premium.

Kabel rem belakang serta kabel kontrol motor disembunyikan di dalam frame sehingga tampilan sepeda terlihat bersih. Sementara untuk kenyamanan berkendara, Kalosi Miles menggunakan suspensi depan SR Suntour dan rem cakram hidrolik.

Groupset Shimano Altus 8-speed yang digunakan juga dianggap cukup untuk kebutuhan harian. Reviewer menyebut perpindahan gigi pada sepeda listrik tidak terlalu sering digunakan karena bantuan motor listrik sudah cukup membantu saat melewati tanjakan.

Ban Schwalbe semi-MTB yang dipasang membuat sepeda tetap nyaman dipakai di jalan aspal maupun jalur kasar ringan. Di sisi lain, baterai dan motor disebut sudah memiliki fitur tahan cipratan air.

“Kalau disiram gede asal nggak tenggelam masih aman,” katanya.

Di akhir ulasan, reviewer menyimpulkan bahwa Polygon Kalosi Miles merupakan pilihan menarik bagi pengguna pemula yang ingin mulai beralih ke sepeda listrik. Selain mendukung mobilitas harian, sepeda ini juga dinilai lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan bermotor.

“Buat commuting ini membantu banget karena jalan belasan kilometer tapi nggak terlalu capek,” tutupnya.

Baca Juga: Sepeda Listrik Polygon Kalosi Miles Diklaim Irit Baterai, Dipakai 2 Minggu PP Kantor Masih Sisa 46 Persen

Editor : Cholifatun Nisak
#Sepeda Listrik Polygon #Polygon Kalosi Miles #Harga Polygon Kalosi Miles #review #rekomendasi