JAKARTA - Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia kembali kedatangan amunisi baru yang siap memanjakan para pejuang jalanan. Sukses merebut predikat sebagai salah satu pelopor kendaraan setrum terlaris di tanah air melalui seri Fox Air, pabrikan lokal ini kini resmi meluncurkan versi evolusi tertingginya. Mengusung nama Polytron Fox 350, skuter elektrik bergaya maksi ini hadir dengan membawa sederet pembaruan masif untuk memikat konsumen domestik.
Langkah pembaruan ini dinilai sangat tepat mengingat dinamika pasar yang kian kompetitif dan kritis. Secara visual, Polytron Fox 350 tampil jauh lebih berkarakter dibandingkan pendahulunya. Desain fasianya kini mengadopsi garis-garis lekuk yang lebih tegas, tajam, dan sporty, menanggalkan kesan membulat (rounded) yang ada pada generasi terdahulu. Karakter tegas ini dipadukan dengan pilihan warna bunglon inovatif seperti Green Flux, yang mampu memancarkan gradasi warna hijau, ungu, hingga biru tergantung sudut pencahayaan.
Menariknya, motor listrik ini tetap mempertahankan lingkar pelek 14 inci yang dinilai sangat ideal dengan postur jalanan di Indonesia yang tidak menentu. Penggunaan roda besar ini membuat dimensi kendaraan terasa setara dengan skutik bensin konvensional, sehingga memberikan stabilitas tinggi dan meredam guncangan dengan baik saat melintasi jalan berlubang.
Baca Juga: Apel PAMTER PSHT Tulungagung Digelar Jelang Bulan Sura, Pengamanan Humanis Jadi Prioritas
Skema Sewa Baterai Tanpa Batas Jarak
Demi meruntuhkan tembok keraguan masyarakat terkait mahalnya harga komoditas kendaraan ramah lingkungan, pabrikan menerapkan strategi harga yang sangat agresif. Melalui program subsidi motor listrik internal dari Polytron sebesar Rp7 juta, varian dengan sistem sewa baterai kini bisa dibawa pulang dengan harga final Rp15 jutaan saja dari harga normal Rp22,5 juta. Sementara untuk konsumen yang ingin sistem beli putus, harganya dipatok Rp27,5 juta setelah mendapat potongan serupa.
Bagi konsumen yang memilih skema sewa baterai, biaya langganan bulanan yang ditetapkan sangat bersahabat, yakni hanya Rp200.000 per bulan tanpa ada batasan kilometer (unlimited kilometer). Skema ini menjadi jaminan kenyamanan jangka panjang karena jika performa atau kesehatan baterai (battery health) menyusut di bawah 85 persen, konsumen dapat melakukan klaim penukaran baterai baru secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Fitur Pintar dan Kenyamanan Jarak Jauh
Beralih ke sektor performa, Polytron Fox 350 dibekali mesin listrik BLDC model half drive berdaya rata-rata 3.000 watt dengan tenaga puncak (peak power) menyentuh 6.400 watt. Skuter elektrik ini menyediakan dua opsi berkendara, yakni Mode D untuk efisiensi kota dengan batas kecepatan 60 km/jam, serta Mode Sport yang sensitif untuk melesat hingga kecepatan maksimal 95 km/jam. Di atas kertas, baterai Lithium LFP berkapasitas 3,75 kWh miliknya diklaim mampu menempuh jarak aman antara 85 hingga 98 kilometer untuk gaya berkendara harian yang dinamis.
Fungsionalitas motor ini kian lengkap berkat hadirnya fitur Cruise Control yang bisa diaktifkan mulai kecepatan 40 km/jam, fitur Hill Start Assist (HSA) untuk menahan posisi motor di tanjakan, serta Regenerative Braking dua level yang cerdas mengisi daya baterai secara otomatis saat tuas gas dilepas.
Sisi kenyamanan berkendara juga mendapat rombakan lewat fitur comfort deck, berupa tambahan dek pijakan kaki samping yang lebih rendah demi posisi selonjoran yang lebih rileks. Ditunjang dengan ruang bagasi bawah jok yang fungsional untuk jas hujan serta piranti cas, skuter elektrik ini menjelma menjadi pilihan paling rasional dan ekonomis bagi masyarakat perkotaan yang mendambakan kendaraan harian ramah kantong.
Editor : Natasha Eka Safrina