Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

5 LCGC Bekas Harga Rp50 Jutaan Paling Layak Dibeli di 2025, Irit BBM, Perawatan Murah, Honda Brio Satya hingga Toyota Agya Masih Jadi Buruan

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 2 Juni 2026 | 17:57 WIB
5 LCGC bekas harga Rp50 jutaan paling layak dibeli di 2025. Irit BBM, murah perawatan, Brio Satya hingga Agya jadi favorit.(pinterest)
5 LCGC bekas harga Rp50 jutaan paling layak dibeli di 2025. Irit BBM, murah perawatan, Brio Satya hingga Agya jadi favorit.(pinterest)
Radar Tulungagung- LCGC bekas harga Rp50 jutaan masih menjadi incaran banyak masyarakat yang membutuhkan mobil harian dengan biaya operasional rendah. Di tengah harga mobil baru yang terus meningkat, segmen Low Cost Green Car (LCGC) tetap menawarkan solusi bagi keluarga muda maupun pekerja yang mengutamakan efisiensi.

Menariknya, LCGC bekas harga Rp50 jutaan saat ini masih cukup mudah ditemukan di pasar mobil bekas. Mayoritas unit yang tersedia merupakan keluaran tahun 2013 hingga 2017 dengan kondisi yang masih layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Selain terkenal irit bahan bakar, LCGC bekas harga Rp50 jutaan juga memiliki keunggulan dari sisi perawatan yang relatif murah, ketersediaan suku cadang melimpah, serta jaringan bengkel yang luas. Berikut lima rekomendasi mobil LCGC yang dinilai paling layak dipertimbangkan pada 2025.

Datsun GO+ Masih Jadi Pilihan 7 Penumpang Termurah

Bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga dengan kapasitas lebih banyak, Datsun GO+ keluaran 2014 hingga 2017 masih menjadi pilihan menarik.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Garansi Baterai Motor Listrik Indomobil 3 Tahun, Harga Rp8,5 Juta dan Ternyata Dipakai di 3 Model Sekaligus

Mobil ini merupakan satu-satunya LCGC berkonfigurasi tiga baris kursi di kelasnya. Harga bekasnya saat ini mulai dari kisaran Rp52 jutaan tergantung kondisi kendaraan.

Datsun GO+ dibekali mesin 1.200 cc yang cukup responsif untuk penggunaan harian. Konsumsi bahan bakarnya juga tergolong efisien, mampu mencapai sekitar 15 hingga 19 kilometer per liter.

Meski demikian, ruang penumpang pada baris ketiga tergolong sempit. Interiornya juga masih sederhana dengan tingkat peredaman kabin yang belum optimal.

Suzuki Karimun Wagon R Andalkan Kabin Lega

Pilihan berikutnya adalah Suzuki Karimun Wagon R produksi 2014 hingga 2016. Mobil ini dikenal memiliki desain tallboy yang membuat ruang kabin terasa lebih lapang dibanding dimensi eksteriornya.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Indomobil Terbaru Bikin Geger! Adora, Sprinto, Tirano Ternyata Selisih Tipis, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya

Di pasar mobil bekas, harga Karimun Wagon R berada di kisaran Rp50 jutaan. Mesin 1.000 cc yang digunakan terkenal irit dan cukup tangguh untuk penggunaan perkotaan.

Konsumsi BBM mobil ini berkisar antara 14 hingga 18 kilometer per liter. Keunggulan lainnya adalah biaya perawatan yang relatif murah serta ketersediaan spare part yang mudah ditemukan.

Namun, tenaga mesin terasa kurang bertenaga saat menghadapi tanjakan, sementara kualitas peredaman kabin masih menjadi salah satu kekurangannya.

Daihatsu Ayla Tetap Favorit Pengguna Pemula

Daihatsu Ayla menjadi salah satu model LCGC paling populer di Indonesia. Unit produksi tahun 2014 hingga 2016 saat ini masih banyak diburu karena dikenal hemat bahan bakar dan mudah dirawat.

Harga bekas Ayla berada di rentang Rp65 juta hingga Rp70 jutaan tergantung tipe dan kondisi kendaraan.

Mobil ini mengandalkan mesin 1.000 cc yang mampu mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 14 hingga 20 kilometer per liter. Karakter tersebut membuat Ayla cocok digunakan sebagai mobil pertama maupun kendaraan keluarga muda.

Meski demikian, desain interiornya masih sederhana dan peredaman suara kabin belum menjadi keunggulan utama mobil ini.

Toyota Agya Unggul dari Jaringan Servis Luas

Toyota Agya keluaran 2013 hingga 2015 juga masih menjadi pilihan favorit di pasar mobil bekas. Salah satu alasan utamanya adalah jaringan layanan purnajual Toyota yang tersebar luas di berbagai daerah.

Harga bekas Toyota Agya saat ini berada di kisaran Rp60 jutaan hingga Rp70 jutaan. Mobil ini menggunakan mesin 1.000 cc yang terkenal bandel serta mudah dalam perawatan.

Konsumsi BBM-nya berkisar antara 14 hingga 18 kilometer per liter. Selain itu, nilai jual kembali Agya juga relatif stabil dibanding beberapa kompetitornya.

Kekurangannya terletak pada ruang kabin yang tidak terlalu luas serta performa mesin yang masih terbatas untuk penggunaan dengan muatan penuh.

Honda Brio Satya Jadi Pilihan Paling Menarik

Jika mencari LCGC dengan performa terbaik, Honda Brio Satya keluaran 2013 hingga 2014 menjadi salah satu opsi paling menarik.

Mobil ini dibekali mesin 1.200 cc i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga lebih besar dibanding sebagian besar rival di kelas LCGC. Karakter mesin yang responsif membuat Brio Satya dikenal sebagai mobil yang menyenangkan untuk dikendarai.

Konsumsi bahan bakarnya tetap kompetitif, yakni sekitar 14 hingga 20 kilometer per liter. Selain itu, handling Brio Satya juga sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di segmennya.

Meski begitu, kapasitas bagasi tergolong kecil dan ruang penumpang belakang tidak terlalu luas. Harga bekasnya pun cenderung lebih tinggi dibanding beberapa model LCGC lainnya.

Secara keseluruhan, kelima mobil tersebut masih menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan hemat, mudah dirawat, dan layak digunakan pada 2025. Pemilihan model terbaik tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk penggunaan keluarga, mobil harian, maupun kendaraan dengan karakter lebih fun to drive.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Toyota Agya bekas #Honda Brio Satya #LCGC bekas harga Rp50 jutaan #Mobil bekas irit BBM 2025 #Daihatsu Ayla