RADAR TULUNGAGUNG- Nissan resmi mengonfirmasi kehadiran Nissan Grafite 2026 sebagai MPV kompak tiga baris terbaru yang akan menjadi andalan baru perusahaan di segmen mobil keluarga terjangkau. Kehadiran Nissan Grafite 2026 menjadi langkah strategis pabrikan Jepang tersebut untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan murah, khususnya di India yang menjadi lokasi debut perdananya.
Mobil ini dijadwalkan melakukan peluncuran resmi pada Januari 2026, sementara pengumuman harga akan dilakukan pada Maret 2026. Kehadiran Nissan Grafite langsung menarik perhatian karena diposisikan sebagai rival baru di segmen MPV murah tujuh penumpang yang selama ini dihuni sejumlah model populer.
Nissan Grafite 2026 dibangun menggunakan basis yang sama dengan Renault Triber. Dengan platform CMF-A+, mobil ini dirancang untuk menawarkan kombinasi antara harga terjangkau, kapasitas penumpang besar, dan efisiensi penggunaan harian. Jika nantinya masuk ke pasar Indonesia, model ini berpotensi menjadi pesaing kuat bagi Toyota Calya maupun Daihatsu Sigra yang mendominasi segmen LCGC MPV.
Desain Lebih Modern dengan Identitas Khas Nissan
Secara tampilan, Nissan Grafite masih mempertahankan proporsi dasar Renault Triber. Mobil ini tetap mengusung konfigurasi tiga baris kursi dengan panjang bodi kurang dari empat meter yang membuatnya praktis digunakan di area perkotaan.
Meski demikian, Nissan memberikan sejumlah pembeda pada sisi eksterior. Bagian depan mendapatkan desain bumper baru, grille khas Nissan berukuran besar, serta velg alloy dengan desain yang lebih segar. Lampu utama juga mengalami penyegaran melalui elemen pencahayaan baru yang membuat tampilannya terlihat lebih modern.
Pada bagian belakang, Nissan Grafite memperoleh desain bumper yang direvisi serta lampu belakang baru. Identitas model juga semakin kuat dengan hadirnya tulisan "Grafite" pada pintu bagasi yang membedakannya dari saudara kembarnya.
Kabin Lapang untuk Kebutuhan Keluarga
Meski interior resmi belum diperlihatkan kepada publik, sejumlah informasi menyebutkan bahwa tata letak kabin Nissan Grafite akan mengadopsi desain Renault Triber dengan sentuhan warna dan material yang lebih khas Nissan.
MPV ini diperkirakan tetap mengandalkan konfigurasi tujuh penumpang yang menjadi daya tarik utama. Layout kabin dirancang untuk memaksimalkan ruang bagi seluruh penumpang sekaligus memberikan fleksibilitas saat membawa barang.
Pada varian tertinggi, Nissan Grafite diprediksi dibekali panel instrumen semi digital berukuran 7 inci dan layar infotainment sentuh 8 inci. Selain itu, tersedia pula fitur wireless charging, tombol start-stop engine, serta sistem pendingin udara dengan ventilasi hingga baris kedua dan ketiga.
Fitur Keselamatan Lebih Lengkap
Di sektor keselamatan, Nissan tampaknya ingin meningkatkan daya saing produknya. Nissan Grafite disebut akan dibekali enam airbag sebagai fitur standar pada varian tertentu.
Selain itu, tersedia juga sensor parkir depan dan belakang, hill start assist untuk membantu saat menanjak, sistem pemantau tekanan ban atau TPMS, serta kamera belakang guna memudahkan proses parkir.
Kelengkapan fitur keselamatan tersebut menjadi nilai tambah penting mengingat segmen MPV murah kini semakin kompetitif dan konsumen semakin memperhatikan aspek keamanan kendaraan keluarga.
Mesin 1.0 Liter yang Irit Bahan Bakar
Untuk urusan performa, Nissan Grafite diperkirakan menggunakan mesin bensin 1.0 liter naturally aspirated tiga silinder yang sama dengan Renault Triber, Nissan Magnite, dan Renault Kiger.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 76 daya kuda dan torsi 95 Nm. Meski tidak dirancang untuk performa tinggi, spesifikasi ini dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas keluarga sehari-hari dan penggunaan di perkotaan.
Nissan juga menyediakan dua pilihan transmisi, yakni manual lima percepatan dan Automated Manual Transmission (AMT), sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan berkendara.
Dengan kombinasi harga terjangkau, kapasitas tujuh penumpang, serta fitur yang semakin lengkap, Nissan Grafite 2026 berpotensi menjadi pemain baru yang menarik di segmen MPV murah. Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, model ini bisa menjadi ancaman serius bagi dominasi Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di pasar mobil keluarga terjangkau.
Editor : Cholifatun Nisak