Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

First Ride Polytron Fox 500: Motor Listrik Rasa XMAX, Tenaganya Bikin Kaget tapi Ada Kekurangan yang Mengganggu

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:15 WIB
First ride Polytron Fox 500 ungkap kenyamanan ala XMAX, performa bertenaga, serta kekurangan yang perlu diperbaiki. (Pinterest)
First ride Polytron Fox 500 ungkap kenyamanan ala XMAX, performa bertenaga, serta kekurangan yang perlu diperbaiki. (Pinterest)

Radar Tulungagung – Polytron Fox 500 menjadi salah satu motor listrik yang cukup mencuri perhatian di pasar otomotif Indonesia. Mengusung dimensi besar layaknya skutik premium, motor ini bahkan disebut memiliki karakter yang mengingatkan pada Yamaha XMAX dan Honda Forza. Dalam sesi first ride yang dilakukan Otomotive TV, Polytron Fox 500 menunjukkan sejumlah keunggulan, terutama dari sisi kenyamanan dan performa.

Kehadiran Polytron Fox 500 juga menjadi bukti bahwa motor listrik kini tak hanya mengandalkan efisiensi, tetapi mulai serius menawarkan sensasi berkendara yang mendekati motor konvensional. Dengan harga yang tergolong kompetitif, skutik listrik ini berusaha menarik konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan kenyamanan.

Dari impresi pertama, Polytron Fox 500 memang terasa sebagai motor besar. Namun, di balik dimensinya yang bongsor, terdapat sejumlah kejutan yang membuatnya layak diperhitungkan.

Baca Juga: Tak Hanya Mi Aceh, Jalur Banda Aceh-Medan Simpan Kuliner Murah dan Unik, Ada Mi Goreng Rp3 Ribu hingga Jagung Goreng Langka

Posisi Duduk Nyaman ala XMAX

Hal pertama yang paling terasa saat menjajal Polytron Fox 500 adalah ergonominya. Posisi duduk disebut sangat mirip dengan Yamaha XMAX. Joknya tebal, empuk, dan cukup lebar sehingga nyaman digunakan untuk perjalanan jauh.

Meski demikian, jok yang lebar membuat pengendara dengan tinggi badan sekitar 173 cm masih sedikit jinjit ketika kedua kaki menapak ke aspal. Agar lebih nyaman saat berhenti, pengendara perlu sedikit maju ke depan.

Area pijakan kaki juga cukup luas. Kaki dapat diposisikan secara fleksibel, baik dalam posisi santai maupun sedikit selonjor. Setang yang rendah dan dekat ke tubuh membuat posisi berkendara terasa rileks, terutama saat digunakan untuk mobilitas harian.

Baca Juga: Perjalanan Kuliner Aceh-Medan, Temukan Mi Goreng Rp3.000, Soto Bening Legendaris hingga Jagung Goreng yang Langka

Handling Stabil, Suspensi Jadi Nilai Plus

Sebagai skutik berukuran besar, bobot Polytron Fox 500 memang cukup terasa ketika pertama kali dikendarai. Namun, posisi baterai yang berada di bagian bawah motor membantu menciptakan pusat gravitasi yang baik.

Hasilnya, motor tetap terasa nurut saat diajak bermanuver. Meski demikian, penguji merasakan adanya karakter stang yang sedikit menarik ke arah dalam sehingga membutuhkan adaptasi.

Sektor suspensi justru mendapat pujian. Suspensi depan terasa empuk ketika melibas polisi tidur maupun permukaan jalan yang tidak rata. Sementara itu, suspensi belakang dinilai nyaman dan mampu meredam guncangan dengan baik.

Sistem pengereman juga responsif. Menariknya, ketika tuas rem ditekan, bukan hanya rem yang bekerja, tetapi aliran tenaga menuju motor listrik juga diputus sehingga deselerasi terasa lebih maksimal.

Performa Motor Listrik Bertenaga

Polytron Fox 500 menggunakan motor listrik tipe mid-drive yang ditempatkan di bagian tengah dan terhubung ke roda belakang melalui belt.

Motor ini memiliki tenaga nominal 5 kW dengan tenaga puncak mencapai 14,7 kW. Tersedia tiga mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport.

Mode Eco cocok digunakan untuk penggunaan santai di dalam kota. Mode Drive menawarkan respons yang lebih lincah untuk kebutuhan harian. Sementara mode Sport menjadi yang paling impresif karena mampu mengeluarkan tenaga maksimal.

Akselerasi awal terasa halus tanpa hentakan. Namun setelah kecepatan melewati 20 km/jam, tarikan motor menjadi jauh lebih agresif dan menyenangkan.

Polytron mengklaim Fox 500 mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 130 km/jam. Sementara baterai lithium berkapasitas 3,89 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam.

Ada Catatan yang Perlu Diperbaiki

Meski menawarkan banyak keunggulan, Polytron Fox 500 bukan tanpa kekurangan. Salah satu yang paling disorot adalah sudut belok setang yang terbatas.

Akibatnya, radius putar motor menjadi cukup besar. Saat bermanuver di jalan sempit atau melakukan putar balik, pengendara perlu ruang lebih luas dibandingkan skutik pada umumnya.

Selain itu, kualitas perakitan masih dinilai perlu ditingkatkan. Beberapa celah antar panel bodi terlihat belum konsisten sehingga mengurangi kesan premium.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 berhasil memberikan impresi positif. Kombinasi kenyamanan, performa bertenaga, fitur modern, dan harga yang kompetitif membuat motor listrik ini layak menjadi salah satu pilihan menarik di segmen skutik listrik premium Indonesia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#review Polytron Fox 500 #spesifikasi Polytron Fox 500 #first ride Polytron Fox 500 #motor listrik Polytron #Polytron fox 500