Radar Tulungagung – Kehadiran Polytron Fox 500 di ajang IMOS 2024 sukses mencuri perhatian pengunjung. Motor listrik bergaya maxi scooter ini bahkan nyaris tak pernah sepi dari kerumunan, terutama dari para pengunjung bertubuh bongsor yang selama ini merasa pilihan motor listrik di Indonesia terlalu kecil.
Bukan tanpa alasan. Polytron Fox 500 hadir dengan dimensi besar yang sekilas sangat mirip dengan Yamaha XMAX. Mulai dari desain bodi, posisi duduk, hingga impresi berkendaranya membuat banyak orang menyebutnya sebagai "XMAX versi listrik".
Menariknya lagi, harga Polytron Fox 500 cukup kompetitif. Motor ini dibanderol Rp 43 juta untuk skema sewa baterai dengan biaya langganan Rp 200 ribu per bulan. Selama IMOS 2024, Polytron juga memberikan diskon Rp 3,9 juta sehingga harganya turun menjadi Rp 38,1 juta.
Baca Juga: Tes Tanjakan Polytron Fox 350: Kuat Angkut Beban 140 Kg di Cinomati, Tapi Menyerah Saat 160 Kg
Desain Bongsor Mirip Yamaha XMAX
Fox 500 sebenarnya bukan nama baru. Motor ini sempat diperkenalkan dalam bentuk prototipe dengan nama T-Rex sebelum akhirnya dipasarkan secara resmi.
Dari sisi desain, aura Yamaha XMAX memang sangat kuat. Mulai dari windshield besar, setang lebar, hingga proporsi bodinya yang gambot membuat Fox 500 terlihat premium.
Speedometernya juga tampil modern dengan layar digital yang menampilkan berbagai informasi penting, seperti indikator baterai, trip meter, odometer, jam, riding mode, hingga notifikasi sistem apabila terjadi gangguan.
Di sektor pencahayaan, seluruh lampu sudah menggunakan teknologi LED. Tersedia pula fitur hazard, passing lamp, serta indikator rem yang akan aktif saat tuas rem ditarik.
Performa Kencang dengan Tiga Riding Mode
Polytron membekali Fox 500 dengan motor listrik berkekuatan 5 kW. Namun tenaga puncaknya mampu mencapai 14,7 kW yang disalurkan ke roda belakang melalui sistem belt drive.
Terdapat tiga mode berkendara yang bisa dipilih pengguna, yaitu Eco, Drive, dan Sport.
Mode Eco membatasi kecepatan hingga sekitar 60 km/jam sehingga cocok digunakan untuk perjalanan santai. Sementara mode Drive memungkinkan motor melaju hingga 90 km/jam dengan karakter lebih responsif.
Bagi pencinta performa, mode Sport menjadi pilihan paling menarik. Dalam mode ini, Fox 500 diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 130 km/jam.
Baterai Tembus 130 Kilometer
Motor listrik ini menggunakan baterai lithium ferro phosphate berkapasitas 3,89 kWh dengan konfigurasi 72 volt dan 54 Ah.
Polytron mengklaim Fox 500 mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar lima jam.
Bagi konsumen yang memilih skema sewa baterai, biaya langganan dipatok Rp 200 ribu per bulan. Namun jika ingin memiliki baterai secara penuh, konsumen cukup menambah sekitar Rp 18 juta dari harga dasar motor.
First Ride: Nyaman dan Senyap
Saat dicoba singkat di arena IMOS 2024, Fox 500 langsung memberikan kesan positif. Posisi duduk terasa nyaman berkat jok lebar dan pijakan kaki luas.
Tarikan awal motor tergolong halus, bahkan saat menggunakan mode Eco. Ketika kecepatan meningkat, tenaga terasa semakin kuat tanpa hentakan berlebihan.
Karakter berkendaranya juga mengingatkan pada XMAX. Setang lebar membuat posisi tubuh rileks, sementara ban berukuran besar membantu menjaga kestabilan saat bermanuver.
Suspensi belakang terasa empuk dan nyaman. Pengereman pun cukup pakem. Hanya saja, terdapat sedikit catatan pada suspensi depan yang masih memunculkan bunyi saat melewati permukaan jalan bergelombang.
Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 menawarkan kombinasi menarik antara kenyamanan maxi scooter premium dengan sensasi berkendara senyap khas motor listrik. Bagi konsumen yang mendambakan motor listrik berbodi besar dengan performa menjanjikan, Fox 500 menjadi salah satu opsi paling menarik di pasar Indonesia saat ini.
Editor : Maylanni Diana Fitri