Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Polytron Fox 500: Motor Listrik Bongsor Mirip Yamaha XMAX, Tembus 130 Km/Jam dan Bagasi Super Lega

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:27 WIB
Review Polytron Fox 500, motor listrik bongsor mirip XMAX dengan top speed 130 km/jam dan bagasi super lega. (Pinterest)
Review Polytron Fox 500, motor listrik bongsor mirip XMAX dengan top speed 130 km/jam dan bagasi super lega. (Pinterest)

Radar Tulungagung – Kehadiran Polytron Fox 500 menjadi angin segar bagi pecinta motor listrik yang menginginkan skuter dengan bodi besar. Selama ini, mayoritas motor listrik di Indonesia hadir dengan dimensi kompak. Namun, Polytron menawarkan sesuatu yang berbeda lewat Fox 500 yang tampil layaknya skuter premium sekelas Yamaha XMAX.

Dalam ajang IMOS 2024, Polytron Fox 500 sukses mencuri perhatian pengunjung. Banyak calon konsumen bertubuh tinggi dan berpostur besar terlihat mengerubungi motor listrik ini. Alasannya sederhana, mereka akhirnya menemukan motor listrik dengan ergonomi yang lebih ramah untuk tubuh bongsor.

Tak sedikit yang menyebut desain Fox 500 sangat mirip dengan Yamaha XMAX. Mulai dari proporsi bodi, posisi berkendara, hingga tampilan speedometer, semuanya mengingatkan pada skuter matik 250 cc tersebut.

Baca Juga: Seberapa Kuat Polytron Fox 350? Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Diuji di Tanjakan Cinomati, Hasilnya Mengejutkan

Desain Bongsor dan Fitur Modern

Polytron Fox 500 sebelumnya diperkenalkan sebagai prototipe bernama Trex. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, akhirnya motor ini resmi dipasarkan dengan nama Fox 500.

Dari sisi tampilan, motor ini mengusung windshield besar, setang lebar, serta dek kaki luas yang memberikan kenyamanan saat berkendara jarak jauh. Speedometer mengombinasikan panel analog dengan berbagai indikator digital seperti jam, trip meter, odometer, level baterai, hingga indikator kesiapan motor.

Fitur modern juga cukup lengkap. Tersedia lampu LED penuh, hazard, passing lamp, USB charger, cruise control, hingga sistem cut-off ketika tuas rem ditarik.

Salah satu daya tarik terbesar ada pada sektor penyimpanan. Bagasi bawah jok tergolong sangat lega dan mampu menampung helm serta berbagai barang bawaan. Selain itu, terdapat dua kompartemen penyimpanan di bagian depan yang cukup besar.

Performa Polytron Fox 500

Soal performa, Polytron Fox 500 dibekali motor listrik tipe mid-drive dengan tenaga nominal 5 kW. Namun, tenaga puncaknya mencapai 14,7 kW yang disalurkan ke roda belakang menggunakan sistem belt drive.

Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport.

Pada mode Eco, kecepatan dibatasi hingga sekitar 60 km/jam. Sementara mode Drive mampu mencapai 90 km/jam. Adapun mode Sport memungkinkan pengendara memacu motor hingga kecepatan maksimal 130 km/jam.

Tarikan awalnya terasa halus tanpa hentakan berlebihan. Ketika kecepatan meningkat, tenaga mulai terasa lebih kuat sehingga sensasi berkendaranya menyerupai skuter matik konvensional berkapasitas besar.

Baca Juga: Tes Tanjakan Polytron Fox 350: Kuat Angkut Beban 140 Kg di Cinomati, Tapi Menyerah Saat 160 Kg

Suspensi Empuk dan Stabil

Saat diuji di jalan bergelombang, Fox 500 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan Fox R maupun Fox S.

Bagian belakang sudah menggunakan monoshock yang dinilai lebih nyaman untuk penggunaan harian. Redaman suspensi belakang terasa empuk saat melewati speed trap maupun jalan tidak rata.

Sementara itu, suspensi depan dinilai masih menyisakan sedikit bunyi ketika bekerja keras. Meski demikian, kenyamanan secara keseluruhan tetap mendapatkan apresiasi positif.

Pengendalian motor juga cukup stabil berkat penggunaan ban berukuran besar. Di depan menggunakan ban 110 mm, sedangkan belakang 140 mm dengan rem cakram pada kedua roda.

Baterai Sewa atau Milik Sendiri?

Polytron Fox 500 menggunakan baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 3,89 kWh atau 72 volt 54 Ah. Dalam kondisi ideal, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Proses pengisian baterai dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar lima jam.

Untuk harga, Polytron menawarkan dua skema pembelian. Konsumen bisa memilih paket sewa baterai dengan harga sekitar Rp43 jutaan OTR Jakarta. Sementara jika ingin memiliki baterai sepenuhnya, konsumen perlu menambah biaya sekitar Rp18 juta.

Skema sewa baterai dikenakan biaya Rp200 ribu per bulan, namun memberikan keuntungan berupa jaminan dan kemudahan penggantian baterai apabila terjadi kendala.

Dengan desain bongsor, fitur melimpah, performa menjanjikan, serta jarak tempuh yang kompetitif, Polytron Fox 500 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan skuter listrik premium dengan kenyamanan ala Yamaha XMAX.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#review Polytron Fox 500 #Motor Listrik Mirip XMAX #IMOS 202 #motor listrik Polytron #Polytron fox 500